BlackBerry Terakhir Resmi Dijual, Android dengan Standar Keamanan Tertinggi

BlackBerry Terakhir

Harga BlackBerry DTEK60 Terungkap! BlackBerry Terakhir Ini Dijual Gak Semahal PRIV

Harga BlackBerry DTEK60 Terungkap! BlackBerry Terakhir Ini Dijual Gak Semahal PRIV, spesifikasi BlackBerry DTEK60, beli BlackBerry DTEK60 Indonesia
Baca Juga

Setelah rumor dan bocorannya beberapa waktu lalu, akhirnya BlackBerry resmi merilis BlackBerry DTEK60, penerus smartphone BlackBerry Android kedua DTEK50 (yang berbasis dari Alcatel Idol 4), dan alternatif yang lebih murah dibandingkan BlackBerry PRIV yang dianggap kelewat mahal — walau masih menawarkan keyboard QWERTY khas BlackBerry.

Seperti bocoran spesifikasinya yang sudah kami tuliskan sebelumnya, apa saja fitur yang dituliskan vendor smartphone asal Kanada ini memang tidak mengejutkan. Diantaranya kalian mendaptkan Layar Super AMOLED 5.5-inch dengan resolusi 2K alias Quad HD 1440p (2560 x 1440-pixel untuk kepadatan pixel mencapai 534-ppi), prosesor kelas atas Snapdragon 820 (versi lite yah, atau varian terendah Snapdragon 820), memory RAM 4GB, 32GB internal storage dan ada slot microSD card slot, kamera utama 21MP dengan LED flash dual-tone f/2.0 aparture dan Phase-Detect Autofocus, serta kamera depan 8MP dengan f/2.2 aparture.

blackberry-android-3

Kemudian sebagai sumber tenaga utama, ada baterai berkapasitas 3000mAh (kini diklaim mampu bertahan 24 jam) yang mendukung Qualcomm Quick Charge 3.0 dengan standar 50% terisi hanya dalam 30 menit, sensor sidik jari di punggungnya, port USB Type-C (yang sayangnya masih standar USB 2.0 kecepatannya), langsung menjalankan Android 6.0 Marshmallow, hingga speaker stereo menghadap depan ala HTC. Seperti spesifikasi BlackBerry DTEK50, untuk yang satu ini kembali meminjam konfigurasi Android TCL lainnya, yaitu TCL 950.

Selain hardware, daya tarik utama sebuah BlackBerry tentu saja software-nya, dimana bundle aplikasi dan banyak fungsi yang paling banyak figunakan yang menjadi solusi BlackBerry melalui DTEK bisa diakses mudah melalui “convenience key” yang berada di sisi kanan (tepat di tengah) smartphone ini. Kalian juga mendapat akses aplikasi khas BlackBerry, seperti Calendar dan Hub, yang mungkin menjadi sisa-sisa legenda BlackBerry di masa lalu yang masih kita kenali saat ini. Pengguna BlackBerry bisa menemukan kembali Hub dengan konten manajemen pribadi seperti email, SMS, event yang akan datang, pembaruan media sosial, dan berita terbaru dalam satu tempat. Selain Hub, aplikasi kemanan tinggi langsung dari BlackBerry, mungkin juga satu faktor lain yang membuat smartphone ini ditawarkan dengan harga mencapai Rp6.5 jutaan.

DTEK by BlackBerry: Official How To Demo

Sejauh ini BlackBerry DTEK60 baru bisa dipesan di Amerika Serikat, Kanada, Perancis, Jerman, Inggris Raya, Spanyol, Italia dan Belanda langsung melalui toko online resmi BlackBerry. Belum ada kabar apakah DTEK60 juga akan dijual di Indonesia.

Standar keamanan BlackBerry yang tinggi.
Standar keamanan BlackBerry yang tinggi.

Di sisi lain, seperti yang kami beritakan sebelumnya, BlackBerry bakal menyerah dan berhenti memproduksi smartphone, dan sudah mengumumkan akan menghentikan produksi smartphone BlackBerry di internal perusahaan. BlackBerry kini resmi memutuskan untuk mundur dari bisnis smartphone, dan mereka akan fokus pada layanan perusahaan serta aplikasi saja. Produksi smartphone mereka pun diserahkan kepada partner dari Indonesia, yaitu  PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk.

Resmi Berakhir, Smartphone BlackBerry Buatan Indonesia Diproduksi oleh Tiphone

Resmi Berakhir, Smartphone BlackBerry Buatan Indonesia Dipoduksi Tiphone, BlackBerry Tiphone, BlackBerry Produksi Indonesia, BlackBerry Made in Indonesia
Baca Juga

Sumber: BlackBerry


SHARE
Previous articleBukannya Cantik, 7 Karakter Perempuan di Anime Ini Malah Disebut Paling Sadis dan Brutal!
Next articleSony Konfirmasikan Kontroler DualShock 4 Profesional untuk Atlet eSport
Penggemar strategy RPG Jepang, serta semua serial Super Robot Wars, yang saat ini masih menjadi kontributor penulis artikel game guide salah satu media game Indonesia. Mulai memburu game-game mobile, dan juga emulator melalui gadget Android, hanya untuk memainkan kembali game-game RPG klasik, yang menurutnya tetap lebih baik dibandingkan game modern.