Acer Predator 21 X: Laptop Gaming MONSTER, Bisa Main Game Pakai Mata!

acer-predator-cr-05
Laptop gaming dengan spesifikasi MONSTER!

Beberapa waktu lalu, tim editorial Duniaku diundang oleh Acer dalam rangka sneak-peek produk gaming terbarunya. Adalah sang laptop gaming Acer Predator 21 X dan sang monitor gaming Acer Predator Z271T, dua produk baru dari Acer yang masih belum dirilis.

Dua gadget gaming baru Acer ini benar-benar bisa dibilang sebagai gadget gaming yang GILA. Bagaimana tidak, sang laptop memiliki konfigurasi perangkat keras yang bisa membuat kamu geleng-geleng kepala atau melongo karena kelewat kagum dengan spesifikasi perangkat keras miliknya. Sementara sang monitor, punya layar lengkung super lebar yang dilengkapi dengan sensor eye-tracking milik tobii.

acer-predator-02

Di atas kertas Acer Predator 21 X sementara ini punya spesifikasi seperti ini:

  • Intel Core i7 gen 7 Kaby Lake
  • DUA BUAH Nvidia GeForce GTX 1080 8GB GDDR5X
  • 21 Inch Monitor Lengkung, Lengkap dengan teknologi G-Sync dan Tobii Eye Tracker
  • Mechanical Keyboard dengan Cherry-MX Switch
  • RAM yang bisa di-upgrade sampai 64 GB

Bagaimana? Spesifikasi dari sang Acer Predator 21 X ini benar-benar gila bukan! Kalau laptop gaming biasa paling hanya punya satu buah kartu grafis saja, Acer Predator akan memberi kamu performa gaming yang paling maksimal dengan dua buah kartu grafis Nvidia GeForce GTX 1080!

acer-predator-04

Dibantu teknologi SLI dari GeForce yang dapat mengintegrasikan performa dua buah kartu grafis (atau lebih), membuat bermain game bukan lagi suatu kekhawatiran bagi kamu. Tak perlu banyak lakukan pengaturan grafis di sana dan sini! Dengan konfigurasi perangkat keras seperti itu, game apapun sepertinya dapat dilahap dengan kualitas grafis ultra dan masih bisa mendapatkan 60 frame-per-second atau bahkan lebih!

acer-predator-03

Tapi kalau ingin bisa memboyong laptop ini untuk LAN-Party bersama kawan, sepertinya kamu akan butuh jasa ojek online atau bahkan mobil box. Sebab demi mendapat performa tersebut, Acer Predator 21 X tercatat memiliki total bobot semua komponennya sebesar 8 kg. Belum lagi kamu harus membawa DUA BUAH ADAPTOR charger yang beratnya ada di kisaran 1 – 1,5 kg. Jadi total beban yang harus kamu angkat jika ingin memboyong Acer Predator 21 X adalah sekitar 10 sampai 11 kg.

acer-predator-01-res
Dua buah adaptor charger guys! Butuh mobil box buat angkut laptop ini kemana mana nih!

Teknologi lain yang menarik dan juga memunculkan pertanyaan adalah kehadiran Tobii eye-tracking di monitor laptop Acer Predator 21 X dan juga monitor gaming Acer. Dikatakan pihak Acer dalam kesempatan tersebut, menggunakan teknologi ini kamu tak perlu lagi repot kendalikan pergerakan karakter dengan mouse, cukup gerakkan mata dan karakter yang sedang kamu mainkan akan bergerak sesuai pergerakan mata kamu!

Di satu sisi, teknologi ini memang terasa amat keren untuk digunakan. Kamu bakal serasa seperti jadi mentalist Deddy Corbuzier yang bisa menggerakan objek cuma dengan mata saja! Tapi pertanyaan lain yang datang adalah, apakah teknologi ini bersifat aplikatif dan memudahkan? Mudahnya mungkin kamu bisa bayangkan bermain Counter Strike Global Offensive dengan menggunakan mata untuk membidik senjata ke musuh, apakah akan jadi lebih mudah? Kami rasa sih tidak, malah jadi lebih melelahkan dan bidikan senjata kamu pun bisa jadi berantakan.

acer-predator-05

Tapi tak usah khawatir, fitur ini masih bisa dimatikan jika kamu tak berniat untuk menggunakannya. Bagi kamu yang berniat untuk memboyong laptop monster ini, maka kamu harus sedikit bersabar dahulu. Acer Predator 21 X dan juga monitor gaming Acer Predator Z271T baru tersedia pada Q1 tahun depan, atau sekitar bulan Januari – Maret tahun depan. Laptop monster ini kabarnya bisa kamu pulang cuma dengan $5000 saja atau sekitar Rp65 Juta, murah bukan? Atau kemahalan ya?

Diedit oleh Febrianto Nur Anwari


SHARE
Previous articleIni yang Perlu Kalian Ketahui dari Asal-Usul Nama Indonesia
Next articleIngin Mengerti Dunia Politik Itu Seperti Apa? Tonton 5 Anime Tentang Politik Berikut ini!
Bukan orang biasa yang hobi main game dan jadi hobi menulis tentang game. Game favorit adalah game multiplayer kompetitif, kini juga jadi pengamat dunia persilatan eSport lokal dan internasional.