Ngalahin Tukang Bubur Naik Haji, Inilah 7 Acara TV dengan Episode Terpanjang di Dunia!

general-hospotal-1Tanpa kita sadari, sebenarnya tayangan TV Indonesia sedang dijajah. Dijajah oleh serbuan deretan sinetron yang selalu hadir di jam prime time. Mungkin bukan jadi masalah jika serial sinetron tersebut memberikan hiburan sekaligus nilai edukasi. Namun sayangnya, kebanyakan sinetron Indonesia malah hanya memperhatikan hiburannya saja. Terlebih dengan alur cerita yang rumit tanpa arah tujuan yang jelas sehingga membuat jumlah episodenya membengkak sampai ribuan.

Namun sinetron Indonesia yang memiliki ribuan episode itu, bukan ada apa-apanya jika dibandingkan dengan tujuh acara TV terpanjang di dunia berikut ini.


7

The Young and The Restless


acara tv terpanjangMari kita mulai dari sebuah acara TV Amerika berjudul The Young and The Restless. Tayang sejak 26 Maret 1973, serial televisi ini memiliki lebih dari 10 ribu episode sampai tahun 2014 lalu. Meskipun memiliki jumlah episode yang begitu banyak, namun tak membuat para penontonnya bosan. Bahkan The Young and The Restless masih menjadi acara TV favorit.

The Young and The Restless menceritakan dua buah keluarga yang memiliki kesenjangan sosial, yakni si kaya dan si miskin. Namun cerita semakin rumit dengan munculnya keluarga-keluarga lain yang memiliki latar belakang berbeda.


6

All My Children


all-my-childrenAcara TV terpanjang selanjutnya masih datang dari negeri Paman Sam. Tayang sejak 5 Januari 1970, All My Children baru berakhir pada tahun 2011 lalu dan memiliki jumlah 10.712 episode. Selain ceritanya yang begitu kompleks, salah satu nilai jual dari acara TV terpanjang ini adalah aktor utamanya yang cukup terkenal yakni Erica Kane.

Meskipun sudah resmi berakhir, namun sang produser menyatakan tak menutup kemungkinan jika suatu saat All My Children bakal dilanjutkan kembali.


5

One Life to Live


one-life-to-liveDengan jumlah episode sebanyak 11.096, membuat One Life to Live berada di posisi kelima sebagai acara TV terpanjang sampai saat ini. Tayang sejak 15 Juli 1968 sampai 13 Januari 2012, acara ini cukup mengundang banyak kontroversi. Pasalnya, One Life to Live sering mengangkat isu sara dan sosial ekonomi yang di mana saat itu merupakan hal yang sensitif.

One Life to live terpaksa harus berhenti mengudara karena tingginya biaya dan rating yang semakin rendah.

LANJUT KE HALAMAN DUA

1
2

SHARE
Previous article6 Film Horor Paling Ditunggu yang Siap Meneror Kamu di Tahun 2017
Next articleJangan Ngaku Penggemar Overwatch, Jika Gak Punya Figure Reaper Ini
Penikmat anime detective. Fans Liverpool layar kaca