Seminar BEKRAF Game Prime: 5 Tips Penting Bagi Kamu yang Ingin Membuat Game Mobile

membuat gameBisa dibilang tahun 2016 ini merupakan momentum besar bagi perkembangan industri game untuk terus tumbuh. Pasalnya, sejarah baru sudah tercipta bagi industri game tanah air tahun ini, dimana pemerintah telah resmi menetapkan 8 Agustus sebagai Hari Game Indonesia.

Berkembangnya industri game Indonesia ke arah yang menjanjikan, mendorong banyak orang yang akhirnya tertarik untuk terjun ke dalam industri ini. Atau malah kamu tertarik untuk membuat game sendiri?

Dalam sebuah sesi seminar BEKRAF Game Prime 2016 yang bertajuk “360 Degree Introducing Course: Crafting Your 1st Mobile Game”, Adam Ardisasmita selaku CEO dan co-founder Arsanesia memberikan 5 tips penting bagi orang-orang yang ingin mencoba membuat game mobile untuk pertama kalinya.

  1. Buatlah Game yang Sederhana Dulu

Karena terbiasa memainkan game-game kelas AAA, mungkin banyak orang yang ingin langsung mencoba untuk membuat game pertamanya dengan grafis ala GTA V atau Battlefield, padahal sumber daya untuk menciptakan game seperti itu belum memadai.”Yang perlu diperhatikan ketika ingin membuat game adalah bikin game kecil-kecil aja. Karena bikin game itu ada prosesnya. bukan hasil akhir yang penting, tapi proses belajarnya,” kata Adam. Jadi tak perlu mekanika rumit untuk membuat game pertama. Mekanika sederhana ala game tetris pun bukan jadi masalah.

  1. Perhatikan Timeline

Dalam membuat game pertama juga, jangan pernah remehkan estimasi waktu yang diperlukan. Pasalnya, disiplin waktu merupakan salah satu kunci bagaimana sebuah game itu selesai dibuat. “Untuk game pertama, pastikan timeline-nya jangan lebih dari satu bulan. Satu bulan paling lama. Kalau misalnya ngaret, maksimal tiga bulan,” lanjut Adam. Hal ini demi mencegah kejenuhan jika pengerjaan game memakan waktu sampai satu tahun lebih.

  1. Producer Email

membuat-game-2Di dalam sebuah pembuatan game, ada yang dinamakan produser yang bertugas mengontrol setiap tugas yang sudah dikerjakan. Adam memberikan sebuah tips menarik, dimana semua orang bisa menganggap dirinya produser game itu sendiri.

“Temen-temen bisa email ke diri masing-masing setiap minggu. Misalkan setiap minggu, temen-temen buka emailnya, review game kalian di situ seakan-akan sedang melakukan report ke produser,” ujar Adam. Producer email berfungsi dalam hal mengingatkan progres apa saja yang belum dan sudah dikerjakan selama pembuatan game.

  1. Gak Boleh Stuck Lebih dari 1 Jam

Ini juga menjadi salah satu kendala banyak orang ketika ingin membuat game pertama. Seperti disampaikan oleh Adam, dalam pembuatan game pasti saja ada berbagai kendala yang membuat seseorang kesulitan dan stuck dalam suatu task sampai lebih dari satu jam. “Proses stuck ini gak boleh lebih dari satu jam. Lebih baik kerjakan task yang lain dulu. Atau teman-teman juga bisa pergi ke internet, karena di sana ada banyak sekali forum yang bisa memberikan solusi,” ujarnya.

  1. Harus Dimainkan Orang Lain

Untuk mengetahui letak kelebihan dan kekurangan game yang sudah dibuat, maka penting halnya game tersebut harus diuji coba oleh user. “Di sanalah kita mendapatkan feedback yang sebenarnya. Jadi penting, sejelek apapun game pertama yang dibuat teman-teman, harus dicobain oleh orang lain untuk mendapat feedback-nya,” pungkas Adam.

Munas AGI Hasilkan Narenda Wicaksono Sebagai Ketua Baru AGI

Bisa dibilang tahun 2016 ini merupakan momentum besar bagi perkembangan industri game untuk terus tumbuh. Pasalnya, sejarah baru sudah tercipta bagi industri game tanah air tahun ini, dimana pemerintah telah resmi menetapkan 8 Agustus sebagai Hari Game Indonesia. Berkembangnya industri game Indonesia ke arah yang menjanjikan, mendorong banyak orang yang akhirnya tertarik untuk terjun ke […]
Baca Juga

Apakah kamu semakin tertarik untuk terjun ke dalam industru game setelah mengetahui lima tips membuat game di atas?


SHARE
Previous articleInilah Daftar Lengkap Pemenang Game Prime Awards 2016!
Next articleSeminar Game Prime 2016: Integrasi Game dengan Edukasi
Penikmat anime detective. Fans Liverpool layar kaca