Inilah Daftar 7 Petarung Crows X Worst yang Underrated

karakter terkuat crows x worst

Karena berbagai alasan, para petarung Crows X Worst ini cenderung diremehkan. Padahal dari segi kekuatan mereka tergolong hebat. Siapa saja?

7

Genji Takiya

petarung crows x worst

Inilah 10 Geng Terkuat Crows X Worst! Mana yang Paling Berbahaya?

Kalau kemarin sudah dibahas siapa karakter terkuat, sekarang Duniaku akan membahas geng terkuat Crows X Worst! Mana yang paling berbahaya?
Baca Juga

Petarung Crows X Worst yang satu ini mungkin tak terlihat sekuat Hana maupun Bouya. Ia juga pertama ditampilkan dalam versi film, hingga aksinya tak digambarkan sampai seheboh versi manga.

Tapi lihat saja sepak terjangnya sepanjang Crows Zero untuk menyadari kalau kekuatannya tak bisa diremehkan. Ia memang tidak memiliki kekuatan penghancur ala Bouya maupun Rindaman, namun kelincahan, ketahanan fisik, dan pengalaman bertarungnya membuat Genji tak pernah bisa diremehkan. Biar bagaimanapun, dia sudah hampir menguasai Suzuran.

Hingga akhir Genji memang tidak bisa mengalahkan Rindaman. Namun melihat dia selalu bisa membuat Rindaman kerepotan, ia mungkin bisa mengalahkan Bouya – yang ukuran tubuh dan jangkauan tubuhnya tidak sampai setinggi Rindaman. Sayang mereka tidak pernah bertemu.

Kalau kamu mau melihat bagaimana Hiroshi Takahashi menyajikan aksi Genji, kamu bisa mencoba mencari Crows Zero II versi manga.

6

Hideyoshi Kato

crows-zero-katou-hideyoshi

Kalah dari Zetton di perang antar kelas 1 dan satu dari sedikit yang tumbang dalam duel 1 on 1 Housen Vs Suzuran di Monster Forest. Dibanding rekan-rekannya, Hideyoshi mungkin memiliki rekor satu lawan satu yang paling buruk.

Ada alasan di balik itu. Hideyoshi cenderung nekat menantang musuh yang hanya lebih kuat dari dirinya, seperti yang ia tunjukkan saat menantang Hiromi Kirishima waktu kelas 1. Namun bila ia harus melawan musuh yang setara atau lebih lemah, Hideyoshi selalu menunjukkan dirinya sangat kuat. Karenanya ia bahkan hampir menang perang antara kelas 1… hingga Zetton menumbangkannya.

5

Abo

petarung crows x worst

Tubuh pendek Abo membuat petarung Crows X Worst ini sering diremehkan, bahkan di dalam manga. Sudah begitu ia pernah melarikan diri dalam pertarungan melawan Hana Tsukishima.

Namun meremehkan Abo hanya akan berujung fatal. Sebelum pertarungannya melawan Hana, ia sudah meng-K.O. Ikumi dan Katsuhiro dari Hana-Gumi. Nyalinya juga sangat besar, ia buktikan dengan menantang Guriko sampai tiga kali. Selain dia, hanya Hana dan Tesshou dari Front of Armaments yang punya cukup nyali untuk menantang Guriko lebih dari sekali.

Perwakilan Manji Empire saja mengakui kalau tinju Abo setara dengan hantaman bulldozer. Sayang ia membuat kesalahan fatal dalam duelnya.

4

Mitsumasa Tsukimoto

tsukimoto-mitsumasa-crows-x-worst

Mitsumasa mengawali Worst sebagai petarung Housen yang suka seenaknya sendiri. Termasuk melewatkan begitu saja tawuran dengan Suzuran agar dia bisa bertarung dengan incarannya saja: Hana Tsukishima. Penampilannya yang jauh lebih tampan dibanding saudara-saudaranya yang seram pun cenderung membuat Mitsumasa diremehkan duluan.

Padahal Mitsumasa jauh dari lemah. Dia memang seenaknya sendiri, namun sejak kelas 1 SMA pun dia sudah dianggap sebagai yang terkuat di angkatannya. Lalu dia belajar bagaimana cara menjadi pemimpin yang baik, dan dia pun menjelma menjadi lebih berbahaya. Bahkan dikeroyok oleh banyak orang saja belum menjamin ia akan kalah. Lihat saja apa yang terjadi ke Amachi Army saat Mitsumasa dijebak.

Pencapaian terbesar Mitsumasa tentu saja adalah pertarungannya melawan Anan dari Manji Seven. Prestasinya di sana membuktikan kalau Worst bukan hanya kisah Hana Tsukishima, namun juga perjalanan hidup Mitsumasa.


Siapa tiga petarung Crows X Worst yang lebih sering diremehkan dari empat nama di atas? Kamu bisa melihatnya di halaman kedua!

1
2

SHARE
Previous articleTrailer The Fate of the Furious Perlihatkan Konflik Dom Vs Hobbs
Next articleMengejutkan! Beginilah Kira-kira Peran dan Nasib Shanks di Masa Depan One Piece!

Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.