6 Hal yang Bikin Kita Kangen DotA Warcraft Setelah Dota 2 Update 7.00!

Update Dota 2 7.00 memang terbilang kontroversial. Bagaimana tidak, update ini begitu masif! Sampai-sampai pemain Dota 2 profesional juga butuh beberapa waktu untuk melakukan sedikit penyesuaian. Alhasil opini pro dan kontra pun muncul. Ada yang tak sebegitu bermasalah dengan update ini seperti saya atau ada yang sebegitu kesalnya dengan update ini sampai-sampai punya niat tak main Dota lagi.

Tetapi menurut saya, satu hal yang pasti adalah kehadiran Dota 2 Update 7.00 ini membuat kita kangen dengan Defense of the Ancients, map modifikasi Warcraft III yang merupakan Ayah dari Dota 2. Kenapa begitu? 7 Hal ini Alasannya!

Sudah 13 Tahun Berlalu Sejak Defense of the Ancients Pertama Rilis

Ada yang ingat kapan terakhir kali membuka w3c.exe?? Sumber: moremoba.com

Tanpa terasa, ternyata sudah sekitar 13 tahun berlalu semenjak game bernama Defense of the Ancients atau DotA sudah bersama kita para gamers. Map modifikasi game Warcraft III ini pertama kali muncul tahun 2003, dengan Eul sebagai kreator pertamanya. Proyek DotA ini sempat berpindah tangan Guinsoo dan Pendragon, dua orang developer yang kini menangani proyek League of Legends. Baru pada sekitar tahun 2005 game ini berpindah ke tangan dingin developer kecintaan kita, Icefrog.

Tiga belas tahun tentu bukan waktu yang sebentar. Terlebih, kehadiran Dota 2 Update 7.00 ini bisa jadi saat yang tepat untuk bernostalgia dan memainkan DotA yang dahulu gambarnya masih begitu jelek dan punya mekanika yang jauh dari mudah.

Artwork Buatan Kunkka

Artwork Kunkka yang selalu menghiasi loading screen setiap update Defense of the Ancients. Sumber: kunkka.deviantart.com

Hal lain yang membuat kita jadi kangen dengan DotA Warcraft, adalah artwork hasil dari tangan dingin Kendrick “Kunkka” Lim. Orang ini dahulu dikenal jasanya sebagai orang yang membuat artwork dari loading screen Defense of the Ancient. Terlebih ketika DotA Warcraft punya gambar yang tak begitu bagus, kehadiran artwork milik Kunkka membuat kita membayangkan bila pertarungan DotA dilihat dari sudut pandang orang pertama. Ditambah setelah hilangnya loading screen pada Dota 2 Update 7.00 ini, tentu membuat kita jadi tambah kangen sama hasil karya dari seniman yang namanya diabadikan Icefrog menjadi nama hero di Dota 2.

Zaman Jahiliyah Ketika Semua Harus Dihafal

Jarak tower? Kalau tak salah sih sekitar 500 unit. Sumber: softpedia.com

Spawn Box? Tower Hit Range? Hotkey QWER? Quick buy? Semua itu tak ada ketika DotA masih sebuah map modifikasi. Mau beli item? Hapalakan resepnya, beli bahan-bahannya! Mau taruh ward? Hati-hati kena spawn box! Tapi di mana posisinya ya? Kini Dota sudah jadi jauh lebih menyenangkan dengan kehadiran fitur-fitur yang semakin memudahkan. Namun hal-hal tersebut yang justru buat kita jadi kangen dengan DotA zaman Warcraft III dahulu.

Masih kangen sama DotA Warcraft? Lanjut ke halaman dua untuk hal lain yang ngangenin dari DotA Warcraft.

1
2

SHARE
Previous articleResmi, Dragon Ball Super Terbaru Disebut Universe Survival Arc!
Next article5 Manga Survival dengan Jumlah Korban Jiwa Spektakuler
Bukan orang biasa yang hobi main game dan jadi hobi menulis tentang game. Game favorit adalah game multiplayer kompetitif, kini juga jadi pengamat dunia persilatan eSport lokal dan internasional.