Cerita Hero Dota 2: Techies yang Hobi Buat Onar dan Ledakan Besar

Techies
Techies

Buat kamu pemain Dota 2, tentu kamu sudah mengetahui satu Hero menyebalkan bernama Techies. Menyebalkan sebagai lawan karena kita harus berhati-hati menghadapi ranjaunya, menyebalkan juga sebagai teman karena dia kebanyakan tidak akan bisa membantu peperangan secara intens.

Baca Juga

Mungkin untuk kamu yang belum mengenal lebih dalam, Techies merupakan salah satu Hero yang mengandalkan status Intelligence. Techies sendiri ternyata sebenarnya terdiri dari tiga kurcaci berbentuk Troll-yang-mirip-dengan-ras-Tusk yang masing-masing bernama Squee, Spleen, dan Spoon. Ketiganya menjadi satu kesatuan yang disebut Techies Demolitions.

Techies
Techies

Techies Demolition ini adalah suatu “korporasi bisnis” yang dijalankan mereka bertiga, yang tujuannya bukan bisnis – tapi meneliti soal bahan dan produk ledakan. Mereka sangat terobsesi dalam membuat ledakan dan membuat inovasi agar dapat membuat ledakan yang lebih canggih, lebih mutakhir, dan tentunya lebih dashyat.

Dalam sejarah mereka, Techies Demolition ini sudah “sukses” membuat dua tempat menjadi kenangan, Toterin Town dan Trapper Town Settlement. Toterin Town tinggal kenangan karena Land Mines mereka, sedangkan Trapper Town Settlement hancur karena Static Trap ciptaan mereka. Mereka pun ingin melakukan inovasi baru, yaitu menciptakan ledakan yang dapat diledakkan dari jarak jauh.


Tujuan itu pun mereka laksanakan di markas penelitian mereka, Dredger’s Blight City yang juga sekaligus menjadi tempat percobaan mereka. Mereka mengembangkan teknologi peledak yang bisa dikendalikan dari jarak jauh, Remote Mines. Cukup dengan satu tombol, mereka bisa meledakkan peledak yang terpasang detektor dari tombol tersebut, dimanapun tombol tersebut berada.

Techies
Techies

Berhasil membuat Remote Mines dan ingin langsung mencobanya, mereka pun memasang peledak tersebut di sekitar kota tempat laboratorium mereka berada. Pemasangan selesai, Spleen pun antusias untuk langsung mencobanya. Dengan semangat, dia langsung menekan tombol dari Remote Mines – yang ternyata tidak menimbulkan apa-apa. Kebingungan, Spleen pun berdiri dan melompat-lompat sembari terus-menerus menekan tombol Remote MInes.

Hingga akhirnya, satu ledakan dashyat timbul dengan suara yang sangat besar. Saking dashyatnya, ketiga anggota Techies Demolition terpental jauh dari posisi mereka. Dredger’s Blight City berubah menjadi satu lubang besar, di mana semua bangunan didalamnya ambruk dan penduduk yang panik berusaha menyelamatkan diri dari lubang besar yang menyeret segala sesuatu ke dalamnya.

Dota 2 Lore: Mengintip Kisah Masa Lalu Kehidupan para Hero Dota 2

Hero Dota 2 muncul dengan berbagai bentuk, juga berbagai cerita. Mulai dari Anti Mage yang mau musnahkan sihir sampai Windrunner si anak angin.
Baca Juga

Squee, Spleen, dan Spoon berkumpul, terduduk melihat kota tempat laboratorium mereka pernah berada. Mereka justru menunjukkan kebahagiaan – tertawa cekikikan melihat pemandangan tersebut. Mereka pun berpikir satu tujuan yang sama meskipun melihat kehancuran dari rumah mereka – apakah mereka bisa menciptakan ledakan yang lebih besar lagi?

Pertama kali diterbikan di duniagames.co.id. Diedit oleh Arya W. Wibowo


SHARE
Previous articleRaiders Quest RPG Dirilis Global, Kumpulkan Hero dan Jelajahi Ratusan Dungeon-nya!
Next articleSiapkan Dompet, Nintendo Switch Sudah Buka Preorder di Indonesia!
e-Sports Enthusiast, Game Connoisseurs. Penikmat berbagai macam genre game, terutama yang berupa RPG – online maupun offline. Keranjingan juga dengan beberapa arcade game bertipe Ryhthm Game, juga pemain-yang-lebih-cocok-jadi-pelatih/manager di berbagai game dengan genre MOBA dan RTS. Bisa menguras emosi bagi setiap lawan (dan kawan) dalam berbagai macam Boardgames.