One Punch Man 71: Saitama Kalah Telak dari Suiryu! Kok Bisa?

Di luar dugaan, Saitama kalah telak dari Suiryu di final Super Fight

Pertandingan final Super Fight pun mencapai puncaknya. Namun di luar dugaan, walaupun Saitama (yang menyamar sebagai Charanko) memiliki kekuatan jauh di atas Suiryu, namun justru ia kalah di final Super Fight ini. Kok bisa?

SPOILER ALERT!

Sebenarnya tidak jauh dari yang kita duga, dengan terlepasnya wig Saitama karena tendangan Suiryu, rencana Saitama menggunakan identitas palsu sebagai petarung di Super Fight ini pun jadi ketahuan. Masalahnya, hal seperti ini baru-baru ini terjadi dan menyebabkan keresahan di dunia para jagoan.

Ya, karena insiden Garou yang menyamar sebagai Wolfman di turnamen sebelumnya dan ternyata dia menjadi kriminal, membuat Saitama pun terkena aturan ini. Hal ini menyebabkan Charanko (Saitama) terkena diskualifikasi dari turnamen. Dan itu artinya, Suiryu dinyatakan sebagai pemenang Super Fight!

Berarti kali ini justru Saitama kalah dari Suiryu. Apakah berarti Super Fight telah berakhir?

Ternyata tidak sesingkat itu.

Suiryu yang merasa kepalang tanggung setelah terkena hembusan pukulan Saitama, justru kembali menghajar Saitama. Tidak tanggung-tanggung kali ini Saitama dipukul bertubi-tubi.

Tidak hanya Saitama yang menjadi korban, arena Super Fight pun juga dihajarnya. Akibat serangan Suiryu, arena Super Fight jadi terpecah-belah. Bahkan sesekali Suiryu memanfaatkan arena yang hancur ini untuk menyerang Saitama.

Tentunya pihak panitia ingin menghentikan ulah Suiryu ini. Namun, siapa sih yang mau gegabah mencelakakan diri untuk menghentikan Suiryu?

Suiryu pun sesumbar pada Saitama bahwa aksinya menunjukkan makna bela diri yang sebenarnya. Ia juga mengaku bahwa walaupun ia bertarung untuk bersenang-senang, namun kekalahan baginya merupakan sesuatu yang tidak menyenangkan.

Saitama yang berusaha mencerna makna yang dimaksud Suiryu pun memiliki kesimpulan. Ia berpikir bahwa arti bela diri yang sebenarnya adalah…

Melakukan gaya-gaya keren…

Suiryu tentunya merasa diremehkan melihat Saitama jadi joget-joget sendiri. Bahkan serangan-serangannya tadi tidak berpengaruh pada Saitama. Pada akhirnya sebuah senggolan Saitama menyenggol Suiryu, lalu yang terjadi adalah…

Suiryu terpental keluar arena hingga ke kursi penonton.

Dan arena di sekitar Saitama hancur berkeping-keping karena hembusan joget Saitama.

Suiryu pun menjadi shock karena inilah pertama kali ia kalah melawan seseorang. Namun ia mencoba menghibur diri, toh dirinyalah pemenang turnamen ini.

Namun ternyata turnamen tidak selesai begitu saja.

Terdengar pengumuman bahwa para monster sedang menyerang kota, dan mereka bahkan menyerang ruang perawatan kesehatan tempat para pertarung yang terluka dirawat.

Dua manusia burung turun sambil membawa beberapa panitia dan peserta yang terluka. Disusul dengan kemunculan Gouketsu yang merupakan bencana level dragon.

Baca Juga

Apakah para monster akan mengacaukan turnamen? Apa yang akan dilakukan oleh Saitama?

Diedit oleh Febrianto Nur Anwari


SHARE
Previous articleTahukah Kamu Ada Kisah Kelam di Balik Asal Usul Jurus Kamehameha
Next articleDukung Tahu Bulat untuk Jadi Jawara di Ajang IMGA 2017 Tingkat Dunia!
Toto yang merupakan pemerhati dunia komik dan game ini pernah menjalani karier sebagai editor buku anak selama 3 tahun. Bekerja dalam dunia anak membuat jiwa mudanya selalu ada dalam kehidupan sehari-hari. Saat ini, orang yang melanjutkan karier nya sebagai perancang pameran ini suka bereksplorasi seni melalui tulisan dan gambar (desain), yang kebanyakan terinspirasi dari berbagai komik dan game kesukaannya.