Program Steam Greenlight akan Dihapus, Digantikan Steam Direct. Bagaimana Masa Depannya?

steam greenlight akan dihapus steam direct

Steam Greenlight akan dihapus oleh Valve, digantikan program yang lebih simpel bernama Steam Direct. Berita baik atau buruk?

Selama hampir lima tahun terakhir sejak pertama kali diluncurkan tahun 2012 lalu, Steam Greenlight selalu menjadi rujukan bagi developer indie yang ingin memublikasikan game di Steam. Termasuk puluhan developer Indonesia, yang sukses menembus ketatnya program berbasis komunitas di Steam tersebut. DreadOut, Celestian Tales: Old North dan Infectonator: Survivors adalah beberapa contoh suksesnya.

Valve Berencana Menghapus Steam Greenlight

Dalam Steam Dev Days yang tengah berlangsung, Presiden Valve mengungkapkan rencana untuk menghapus Steam Greenlight.
Baca Juga

Namun tidak lama lagi, developer indie sudah tidak bisa menikmati “serunya” bersaing mendapatkan dukungan di Steam Greenlight hingga akhirnya dipublikasikan di portal game PC terbesar di dunia ini. Di awal Februari 2017 ini, Steam mengumumkan bahwa program Steam Greenlight akan dihapus dalam waktu dekat, tepatnya di kisaran kuartal pertama-kedua tahun ini juga. Apa alasannya?

Valve sendiri sebelumnya sempat beberapa kali mengungkapkan bahwa program Steam Greenlight ini masih belum sempurna. Masih banyak kekurangan di sana-sini. Imbasnya, beberapa kali pula Valve mengungkapkan bahwa mereka akan “mengevolusi” Steam Greenlight menjadi program yang lebih baik dan bersahabat bagi developer indie.

steam greenlight akan dihapus steam direct

Dalam pernyataan resminya, Valve mengakui bahwa Steam Greenlight tidak sepenuhnya gagal. Melalui program ini, mereka berhasil mendistribusikan lebih dari 6000 judul game indie yang unik, dimana kurang lebih 100 diantaranya bahkan berhasil meraup pendapatan lebih dari US $1 juta setiap judulnya!

Namun Valve merasa, Greenlight masih menunjukkan masalah yang harus mereka improvisasi, salah satunya adalah menemukan cara yang lebih tepat untuk menghubungkan gamer dengan konten yang sesuai dengan keinginan mereka.

steam greenlight akan dihapus steam direct
Stardew Valley, salah satu game sukses yang berawal dari Steam Greenlight

Steam Greenlight akan dihapus, namun developer indie tidak perlu khawatir. Valve sudah menyiapkan penggantinya yang diklaim lebih simpel dan bersahabat untuk developer indie bertajuk Steam Direct. Steam Direct bisa dibilang “memotong jalan” dari Steam Greenlight, dimana developer indie cukup mengikuti langkah-langkah yang diberikan Steam, dan menunggu kurasi internal sebelum dipublikasikan. Tanpa harus menunggu hasil kurasi dari user layaknya Greenlight.

Masih dalam pernyataan resminya, Valve membeberkan cara kerja dari Steam Direct ini. Pertama, mereka meminta developer yang ingin mendaftarkan game untuk menyelesaikan berbagai macam paperwork, meliputi verifikasi identitas diri atau perusahaan dan informasi dokumen pajak layaknya mendaftar sebuah akun bank.

Setelah data-data tersebut terverifikasi, developer bisa mendaftarkan game yang ingin mereka publikasikan dan membayar biaya pendaftaran untuk setiap game yang didaftarkan. Adanya biaya pendaftaran ini tentunya bisa “menyaring” aplikasi yang masuk, sehingga meminimalisir masuknya game-game dengan kualitas rendah, dan developer yang tidak “niat” memublikasikan game di Steam.

Baca Juga

Setelah game berhasil dikurasi dan dipublikasikan, peran Steam Discovery pun akan bekerja. Fitur store baru ini bisa memberikan saran kepada gamer mengenai game terbaru yang mungkin sesuai dengan minat mereka berdasarkan aktivitas bermain mereka selama bermain di Steam atau berdasarkan filter yang ditetapkan.

Apakah sistem ini akan berjalan dengan baik, dan bagaimana prediksi masa depannya? Simak di halaman 2!

1
2

SHARE
Previous articleMengungkap Identitas Para Dewa Penghancur Baru dalam Dragon Ball Super
Next articleMenjawab Teka-teki Karakter Berjubah Hitam dalam Cerita Baru Dragon Ball Super
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.