Wow, Ada “Nama Indonesia” di Salah Satu 12 Dewa Penghancur Dragon Ball Super

Dewa Penghancur

Mengenal Tugas dan Kekuatan 12 Malaikat di Alam Semesta Dragon Ball Super

Memiliki hak tetap hidup (selain makan gratis di Capsule Corp) walaupun Dewa Penghancur dimusnahkan, 12 Malaikat Dragon Ball Super ini memang penuh misteri. Benarkah tujuannya sekadar nemenin God of Destructions dan Zeno bermain?
Baca Juga

UPDATE: Langsung buka bagian akhir halaman 3, untuk nonton Dragon Ball Super 81 yang tayang 05 Maret 2017!

Sebelum kalian nonton Dragon Ball Super 79 besok, dan episode 80 minggu depan, akhirnya pihak studio Toei Animation telah membeberkan siapa saja nama-nama 12 Dewa Penghancur Dragon Ball Super. Para God of Destruction tersebut sudah menarik perhatian fan sejak pertama kali terungkap penampakannya beberapa saat yang lalu, namun belum ada informasi mendetail. Baru menjelang berlangsungnya Tournament of Power, satu-per-satu nama mereka terungkap.

Baca Juga

Setelah God of Destruction dari Universe 9 dan Universe 11 yang sudah kami bahas dalam artikel sebelumnya, kini semua nama dan gambar Dewa Penghancur diungkapkan melalui artikel di majalah V-Jump dan laman resmi Toei Animation. Langsung saja kalian lihat pada penggalan halaman media Jepang tersebut di bawah. Pada masing-masing gambar, pada sisi kiri-atas, kalian bisa melihat angka yang mewakili Universe mereka. Seperti pada gambar Beerus ada angka 7, dan pada gambar Champa ada angka 6 diantara tulisan Jepang yang menjelaskan mereka.

7 Hal Menarik Dragon Ball Super 81, Deja vu Pertarungan Goku vs Hit?

Selain Goku yang resmi menjadi public enemy, dan munculnya para malaikat setiap universe, ada beberapa hal menarik yang terjadi selama Dragon Ball Super 81 yang mungkin tidak kalian sadari.
Baca Juga

12 Dewa Penghancur

Lebih Dekat dengan Helles, Ultimate Gohan dan “Broly” Wanita dalam Dragon Ball Super Terbaru

Menjadi satu-satunya Dewa Penghancur wanita, God of Destruction Universe 2 memang sangat menarik. Lihat detail mengenai Helles ini, bersama informasi baru mengenai Ultimate Gohan dan juga Brolina, Super Saiyan Wanita yang mirip Broly.
Baca Juga

Berikut informasi untuk 12 Dewa Penghancur tersebut. Desain mereka dibuat langsungoleh Akira Toriyama dan juga Toyotarō, ilustrator manga Dragon Ball Super, yang juga menjadi penerusnya nanti. Seperti tipikal nama God of Destruction sebelumnya (Beerus, Champa, Sidra), mayoritas nama mereka plesetan dari jenis minuman keras di dunia nyata. Yup, seperti gambaran dalam ceritanya, para dewa ini memang bisa bikin “mabuk” (baca: merepotkan!).

Universe 1: Ivan/Iwen (イワン iwan)
Didesain oleh: Toyotarō

Kemungkinan plesetan dari kata “wine”, minuman beralkohol yang terbuat dari fermentasi anggur atau buah-buahan lain. Jika menggunakan ejaan Jepang, ワイン akan menjadi iwan イワン dengan mengganti urutan suku katanya. Well, mungkin juga kebetulan, namun nama iwan sendiri juga menjadi salah satu nama yang jamak dipakai di Indonesia. Aslinya sih iwen, namun jika dibaca dengan pengucapan Jepang akan menjadi iwan イワン.

Universe 2: Xerez/Helles (ヘレス heresu)
Didesain oleh: Akira Toriyama dan Toyotarō

Kemungkinan menjadi plesetan dari nama “sherry”, sejenis anggur yang disimpan lama dan diproduksi di Jerez, Spanyol, atau “Helles”, nama bir dari Jerman; baik “Jerez” dan “Helles” dieja dalam bahasa Jepang sebagai heresu ヘレス.

Benarkah Universe 7 Menang 2-1? Ini Prediksi Dragon Ball Super 80 (SPOILER ALERT!)

Pertarungan Majin Buu vs Kicker Basil sudah berlangsung, dan sepertinya, Buu kewalahan... apakah dia bakal kalah? Selanjutnya disusul si kutu buku Gohan vs Venomous Lavenda. Baru juga pemanasan, ternyata Gohan sudah babak belur...
Baca Juga

Universe 3: Mosco (モスコ mosuko)
Didesain oleh: Toyotarō

Diduga menjadi plesetan dari “Moscow mule”, koktail atau campuran minuman keras sejenis Vodka, bir jahe dan jus jeruk nipis di negara asalnya (bukan Rusia ya, karena diciptakan di Hartford, Amerika Serikat), yang jika dieja dalam bahasa Jepang menjadi mosuko mule atau モスコ・ミュール.

Goku Kalah Lawan Bergamo? Ini Alasan Bakal Ada Plot Twist Hebat di Dragon Ball Super 81

Setelah banyak yang memprediksikan Goku bakal menjadi karakter "jahat" di tengah arc Universe Survival, kita akan melihat salah satu indikasi wujud kabar tersebut dalam #DragonBallSuper81
Baca Juga

Universe 4: Quitela (キテラ kitera)
Didesain oleh: Akira Toriyama

Sangat jelas, namanya menjadi plesetan “tequila”, minuman distilasi yang terbuat dari tanaman agave yang dibuat di sekitar kota Tequila, Meksiko. Dieja dalam bahasa Jepang sebagai kitera テキーラ; nama karakter ini dihasilkan dengan cara menata ulang suku kata, namun juga membuang suku kata yang memanjang.

Universe 5: Arak (アラク araku)
Didesain oleh: Toyotarō

Lagi-lagi nama yang sudah sangat jelas. “Arak” pasti juga kerap kalian dengar bukan? Ini minuman beralkohol suling jenis minuman keras yang biasanya diproduksi di negara-negara Asia Tenggara dan Asia Selatan. Arak terbuat dari fermentasi nira mayang kelapa, tebu, biji-bijian (misalnya beras, beras merah) atau buah, tergantung pada negara atau wilayah asalnya. Dieja dalam bahasa Jepang sebagai araku アラク atau アラック (artinya sama).

Menjawab Teka-teki Karakter Berjubah Hitam dalam Cerita Baru Dragon Ball Super

Selain hadirnya para dewa dan malaikat baru yang sangat menarik desainnya (dewa badut juga bisa dianggap kelewat aneh), para petarung tiap Universe juga membuat kita penasaran. Seperti karakter berjubah hitam ini. Siapa dia sebenarnya?
Baca Juga

Universe 6: Champa (シャンパ shanpa)
Didesain oleh: Akira Toriyama

Pasti kalian juga sudah mengenalnya, bukan? Plesetan dari “champagne”, minuman anggur putih bergelembung yang dihasilkan di kawasan Champagne di Perancis. Dieja dalam bahasa Jepang sebagai shanpa シャンパン; nama karakter ini membuang suku kata ン (n) di akhir nama minuman aslinya.

Lanjut ke halaman 2

1
2
3

SHARE
Previous articleUpdate Dota 2 : Item Suggestion System dan Winter Treasure 2
Next articleTeliti Sebelum Memilih! Inilah Penjelasan Neutral Creep yang Dapat Kamu Kendalikan!
Penggemar strategy RPG Jepang, serta semua serial Super Robot Wars, yang saat ini masih menjadi kontributor penulis artikel game guide salah satu media game Indonesia. Mulai memburu game-game mobile, dan juga emulator melalui gadget Android, hanya untuk memainkan kembali game-game RPG klasik, yang menurutnya tetap lebih baik dibandingkan game modern.