Legenda Ponsel Jadul Kembali, Akan Seperti Inikah Nokia 3310 Android?

Semoga saja, Nokia 3310 versi 2017, Nokia 3310 terbaru, atau Nokia 3310 Android ini mampu mengembalikan slogan Nokia yang telah lama hilang, Connecting People, bukan sekadar Connecting Account. Plus, bonus game Snake II, please!!

Nokia 3310 Versi Android


Sebenarnya ada desas-desus lainnya, jika sebenarnya Nokia 3310 baru ini tidak akan berbentuk sama seperti aslinya. Mungkin, HMD Global yang memang memiliki lisensi memanfaatkan merk Nokia, hanya akan menciptakan perangkat baru yang memiliki cita rasa seperti Nokia 3310, dengan desain yang berbeda. Jika demikian, maka ponsel, atau semartphone ini bakal setidaknya tahan banting (minimal jatuh berulang kali, masih bertahan!), kapasitas baterainya besar, dan, menggunakan OS Android?

Atau, apakah mungkin Nokia 3 yang pasti diboyong HMD Global nantinya selama MWC 2017 itu tidak lain versi Android dari Nokia 3310? Masuk akal sih, karena sebelumnya Nokia 3 yang diposisikan di bawah Nokia 5, hanya mengajukan layar 5-inchi dengan resolusi HD, serta prosesor yang menjadi mesinnya juga lebih rendah.

Bocoran desain Nokia 3

Prosesor quad-core Snapdragon 425 dengan GPU Adreno 308 seperti pada Xiaomi Redmi 4A, yang kecepatannya 1.4GHz tersebut sangat berpotensi handal untuk memberi ketahanan baterai maksimal. Selanjutnya, ada memory 1GB dan internal storage 16GB, serta kamera utama 13-megapixel dan 5-megapixel di depan. Bahkan menarikya, Nokia 3 ini sudah menjalankan Android 7.0 Nougat.

Jika benar Nokia 3310 Android itu memang ada, mungkin seperti berikut ini nanti desainnya…

Inikah Nokia 3310 Android?

Meskipun itu bukan desain asli, Nokia 3310 versi baru yang dipercaya bakal hadir 26 Februari nanti, namun yang paling dekat desainnya dengan Nokia 3310 klasik. Bentuk tombol yang mengingatkan pada desain aslinya, dan terutama, sisi belakangnya itu ikonik. Ada kamera di sisi belakang dan depan, masing-masing dilengkapi lampu kilat. Bagaimana menurut kalian, apakah setuju jika Nokia 3310 Android nantinya berbentuk seperti di atas?

Nokia 3310 pertama kali diluncurkan pada 2 September 2000, serta terjual hingga 126 juta unit di seluruh dunia. Dan hingga 2017 ini, hampir dua dekade eksistensinya, sudah tak terhitung menjadi bintang meme, video, dan hingga pengujian ekstrem yang mengukuhkannya sebagai ponsel tertangguh yang paling susah “dihancurkan” oleh para fan. Bahkan di negara asalnya, Finlandia, emoji Nokia 3310 juga masuk menjadi bagian kpleksi emoji Nasional negara tersebut.


CONTINUE READING BELOW

Mobile Gaming… Mulai Hidup dengan Melata, Kini Besar di Dunia Maya

Mobile Gaming Mulai Hidup dengan Melata, Kini Besar di Dunia Maya, perkembangan game mobile, download game mobile terbaru 2017, game HP terbaik 2017


Di Indonesia Nokia 3310 juga dikenal sebagai ponsel sejuta umat pada masanya. Saat itu, memiliki Nokia 3310 dianggap sudah sangat keren. Walaupun fiturnya standar banget, namun ponsel ini disukai karena beberapa hal. Mulai desain yang handy, ringan dan mudah masuk kantong, ada game yang sangat fenomenal (Snake, baca di ulasan ini biar kalian bernostalgia), tombol yang empuk dan layar yang terang (bahkan masih terlihat di bawah paparan cahaya matahari), data tahan baterai mencapai 250 jam, dan lebih lagi, Nokia 3310 tidak mengancam penggunanya dengan kendala komunikasi yang banyak menderita pengguna Android dan iOS.

Nokia 3310 pada masanya adalah penjelmaan slogan Nokia, yaitu Connecting People. Mengapa bisa demikian? Karena pada masanya, orang terhubung satu sama lain. Orang melihat pentingnya memendekkan jarak antar mereka dengan gadget kecil ini.

Sangat berbeda dengan apa yang terjadi saat ini. Teknologi komunikasi baru justru sekadar Connecting Accounts. Dengan kata lain, gadget dan media sosialnya menghubungkan antar akun di dunia maya. Dengan kebebasan sebuah akun menjadi siapa saja dan apapun. Berhubungan dengan gadget, seolah hilang dalam hal “connecting-nya” karena semakin tidak memperdulikan satu sama lain.

TENTANG PENULIS
Doni

Penggemar strategy RPG Jepang, serta semua serial Super Robot Wars, yang saat ini masih menjadi kontributor penulis artikel game guide salah satu media game Indonesia. Mulai memburu game-game mobile, dan juga emulator melalui gadget Android, hanya untuk memainkan kembali game-game RPG klasik, yang menurutnya tetap lebih baik dibandingkan game modern.