Dark Souls Vs Nioh Vs Bloodborne, Mana yang Terbaik?

Dark Souls vs Nioh
Image credit: DualShockers

Dark Souls vs Nioh vs Bloodborne. Mana di antara tiga game action RPG dengan tingkat kesulitan sadis ini yang paling bagus? Inilah pembahasannya!

Komparasi Dark Souls vs Nioh vs Bloodborne ini menggunakan game PS4-nya sebagai perbandingan. Tak mengherankan rasanya, mengingat hanya Dark Souls saja dari tiga judul itu yang multiplatform. Dua lainnya ekslusif untuk Sony.

Jadi, mana di antara ketiganya yang terbaik? Mari kita bedah dengan seksama!

1

Pertempuran

6 Superstar Hollywood yang Karirnya Sempat Hancur dan Terpuruk

6 superstar Hollywood ini karirnya sempat hancur karena berbagai alasan. Namun dengan peran yang tepat, kini mereka kembali menjadi nama yang digemari!
Baca Juga

Mekanik dan inti pertempuran Nioh, Bloodborne, serta Dark Souls pada intinya sama. Kamu adalah satu karakter apes yang akan menghadapi sekumpulan musuh tangguh. Kalau kamu tidak hati-hati, karaktermu akan dilibas oleh musuh paling lemah sekalipun. Dikeroyok biasanya berujung fatal, tak peduli kamu sudah level berapa.

Di antara ketiga judul, Dark Souls (dan juga Demon Souls) adalah yang gaya bertarungnya paling lamban. Di sini gaya tangkis lalu serang balik terasa diutamakan. Untung di Dark Souls 3 terbuka juga kesempatan untuk bertarung lebih brutal dan agresif seperti Bloodborne.

Bloodborne menyajikan mekanik pertempuran yang lebih ganas. Di sini, kamu diwajibkan untuk agresif. Bahkan kamu bisa menyembuhkan luka dengan menyerang balik musuhmu untuk mengisi lagi HP yang baru saja tergerus. Tanpa tameng yang bagus, karaktermu dipaksa untuk mempelajari sistem parry atau menghindar.

Nioh? Begini, kalau kamu punya Bloodborne, coba mainkan Bloodborne lalu Nioh. Game ini bahkan terasa lebih cepat dan mulus dari Bloodborne. Ini terutama terasa kalau kamu memainkannya di Action Mode, di mana Nioh disajikan dengan 60FPS. Versi konsol Dark Souls dan Bloodborne sama-sama terkunci di 30FPS.  

Tak hanya cepat dan mulus, gaya bertarung Nioh juga variatif. Bloodborne punya trick weapon yang tiada duanya, sementara Nioh memiliki tiga kuda-kuda dengan efek berbeda. Nioh bahkan memiliki skill tree yang bisa menambah variasi gaya bertarung William.

Pemenang: Nioh

Penulis sebetulnya sangat menyukai gaya bertarung Bloodborne yang menonjolkan keagresifan brutal. Tapi harus diakui, gaya pertempuran Nioh luar biasa asyik. Meski kamu stres menghadapi bos-bos Nioh, dijamin kamu akan tetap enjoy menggunakan teknik samurai, ninja, atau bahkan sihir untuk mengatasi musuh.

2

Boss

Jualan utama game seperti ini adalah pertarungan melawan boss. Itulah puncaknya. Kamu harus melalui level yang brutal, lalu merasakan kegirangan heboh setelah menaklukkan boss yang tangguhnya minta ampun. Jadi, dalam pertarungan tiga arah Dark Souls Vs Nioh Vs Bloodborne, mana yang paling unggul?

Jujur, menurut penulis Nioh paling lemah di sisi ini. Jangan salah, boss game ini sama sekali tidak mudah. Musuh seperti Onryoki, Hino Enma, dan Umibozu bisa mempecundangi pemain berkali-kali kalau kamu tidak paham kelemahan mereka; bahkan meski kamu adalah veteran SoulsBorne sekalipun.

Masalahnya, cara Nioh menyajikan bossnya tidak pernah sekeren SoulsBorne. Desain boss, musik yang mengiringi, serta gaya bertarung mereka tak pernah terasa terlalu istimewa.

Bandingkan itu dengan Dark Souls dan Bloodborne. Begitu kamu masuk arena, kamu akan langsung disambut oleh musik yang mengancam. Desain boss yang disajikan sering kali luar biasa horor hingga membuat pemain gentar duluan. (Padahal sering kali si boss juga tak sesulit itu).

Sebagai judul tertua, Dark Souls jelas memiliki lebih banyak variasi boss dari para pesaingnya. Tapi Bloodborne juga tak bisa diremehkan. Makhluk seperti Orphan of Kos, Ludwig, dan lain sebagainya dari The Old Hunter menambah variasi dari boss yang tangguh dan mengerikan.

Pemenang: Dark Souls

Kalau soal cara penyajian boss, cara membuat setiap kemenangan melawan boss begitu bermakna, dan variasi gaya pertempuran, Dark Souls yang senior melampaui yang lain. Tapi Bloodborne juga tak bisa diremehkan. Mulai dari Cleric Beast dan Father Gascoigne hingga boss-boss The Old Hunters, setiap pertempuran Bloodborne terasa sangat intens.

3

Grafis

Kategori pertarungan berikutnya antara Dark Souls vs Nioh vs Bloodborne adalah grafis.

Kalau murni dilihat dari performa visual, antara ketiganya, Nioh terasa sangat unggul. Pilihan untuk main dengan Action Mode (60FPS) atau Movie Mode (30FPS dengan kualitas grafis lebih tinggi) merupakan keputusan revolusioner. Harusnya lebih banyak game konsol yang menyajikan pilihan ini.

Action Mode seharusnya mengorbankan ketajaman untuk framerate. Tapi bahkan di mode ini pun grafik Nioh masih terlihat bagus, apalagi bila dibandingkan dengan pesaingnya.

Pemenang: Nioh

Bahkan dengan keterbatasan mayoritas misi berlangsung di malam hari, grafik Nioh mampu melampaui dua pesaingnya. Bahkan Dark Souls III yang baru rilis tahun lalu. Sudah begitu pilihan Action Mode dan Movie Mode semakin memastikan game ini superior dari sisi ini.


 

Sejauh ini, Nioh unggul dalam dua kategori. Apakah game ini pada akhirnya bisa dianggap lebih bagus dari Dark Souls maupun Bloodborne? Baca pembahasan lanjutannya di halaman kedua!

1
2

SHARE
Previous articleSelain Snapdragon 625, Motorola Moto G5, Punya Kamera Canggih, Sony Exmor Dual-Pixel
Next articleIni Peran Loki di Thor Ragnarok Menurut Tom Hiddleston!
Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.