Mulai April, Cewek Cantik Ini Bakal “Nemenin” Kalian Setiap Akhir Dragon Ball Super

Selama Jump Festa 2017 yang berlangsung pertengahan Desember 2016 lalu di Jepang, Toei Animation resmi mengkonfirmasikan Universe Survival, arc baru Dragon Ball Super yang mulai tayang pada 5 Februari 2017. Episode awalnya langsung menyambut kalian dengan lagu pembuka baru Limit Break x Survivor, yang dibawakan oleh musisi Jepang Hikawa Kiyoshi. Bagaima dengan lagu ending Dragon Ball? Toei Animation menjawabnya dengan rencana ending theme song baru.

Baca Juga

Kemarin laman resmi Dragon Ball Super mengkonfirmasikan jika penyanyi Jepang Miyu Inoue bakal mengambil alih dengan Boogie Back sebagai lagu penutup setiap episode serial anime ini mulai April 2017 mendatang.

lagu ending dragon ball

Menurut informasi Toei, lagu ending baru ini bernada pop, sehingga juga cocok kalian gunakan sebagai pengiring selama berdansa. Lagunya sendiri diadaptasi dari single debut utama Miyu Inoue, Boogie Back, yang rencananya bakal dirilis 19 April 2017 mendatang.

Video Universe Survival Ini Perlihatkan Tim U7 Diiringi Musik Dragon Ball Super Terbaru

Video Dragon Ball Super Ini Perlihatkan Tim U7 Diiringi Lagu Limit-Break x Survivor, musik Dragon Ball Super terbaru, download Dragon Ball Super Indonesia
Baca Juga

Mengenai Miyu Inoue, atau juga dikenal dengan nama Yuka Kanamatsu, penyanyi Jepang berusia 19 tahun ini lahir di Fukuoka, serta jebolan dari sekolah musik “Voice”, yang dikenal telah memproduksi beberapa artis terkenal Jepang, seperti Ayaka, Yui, Leo Ieiri, dan chay. Single utamanya tahun ini terpilih menjadi lagu penutup Dragon Ball Super, bersamaan dengan peluncuran single tersebut. Rencananya Boogie Back bakal mengiringi animasi ending Dragon Ball Super selama dua bulan, sampai Juni 2017.

Peringkat Lagu Dragon Ball Super – Semuanya Enak Didengar, Tapi Mana yang Terbaik?

Sadarkah kamu bahwa lagu-lagu di anime Dragon Ball Super itu sebagian besar enak untuk didengar (dan ditonton)? Inilah peringkat lagu Dragon Ball Super!
Baca Juga

Lagu penutup tersebut mulai digunakan pada Dragon Ball Super 84 yang tayang 2 April 2017 mendatang, namun kalian sudah bisa mendengarkannya preview-nya melalui laman resmi Miyu Inoue di inouemiyu.com.

Berikut video salah satu lagunya yang masuk dalam album yang dirilis 19 April nanti, I will be your love.

Sedangkan untuk Boogie Back, untuk preview-nya kalian bisa mendengarkan melalui laman resminya ini, atau video di bawah:

Regular edition dari single tersebut (VICL-37262) ditawarkan seharga ¥1,200 + pajak (sekitar Rp150 ribuan). Tersedia juga “Anime Limited Edition” (VICL-37263) yang dijual ¥1,000 + pajak (sekitar Rp120 ribuan). Dua disc (CD+DVD) “Limited Edition” dari single ini (VIZL-1146) juga ditawarkan dengan harga ¥1,800 + pajak (sekitar Rp210 ribuan).


Edisi CD untuk ketujuh single yang menjadi lagu ending Dragon Ball semuanya sudah dirilis sebelumnya. Mulai dengan “Hello Hello Hello” dari Good Morning America, “Starring Star” oleh KEYTALK, “Light Pink” oleh LACCO TOWER, “Forever Dreaming” yang dinyanyikan Czecho no Republic, “Easy-Going Dance” dari Batten Showjo Tai, “Chao Fan MUSIC” yang dinyanyikan Arukara, dan “An Evil Angel and Righteous Devil” yang dilantunkan THE COLLECTORS.

Menjawab Teka-teki Karakter Berjubah Hitam dalam Cerita Baru Dragon Ball Super

Teka-teki Karakter Berjubah Hitam dalam Cerita Baru Dragon Ball Super, nonton episode baru Dragon Ball Super new episode download, gambar 12 Dewa Penghancur
Baca Juga

CD single untuk lagu pembuka pertamanya, “Chōzetsu ☆ Dynamic!” yang dinyanyikan  Kazuya Yoshii telah dirilis 07 Oktober 2015 lalu. Sedangkan yang terbaru, “Limit-Break x Survivor” oleh Kiyoshi Hikawa masih belum mendapatkan versi CD single-nya.


SHARE
Previous articleCerita Ragnarok Online: 6 Ras Ragnarok Online Terkuat!
Next articleVainglory Update 2.2: Hadirnya Grumpjaw, Skin Baru, dan Peningkatan Lainnya!

Penggemar strategy RPG Jepang, serta semua serial Super Robot Wars, yang saat ini masih menjadi kontributor penulis artikel game guide salah satu media game Indonesia. Mulai memburu game-game mobile, dan juga emulator melalui gadget Android, hanya untuk memainkan kembali game-game RPG klasik, yang menurutnya tetap lebih baik dibandingkan game modern.