Laku Keras, Inilah 5 Film Indonesia Terlaris Hingga Saat Ini

Selain berjasa memajukan industri film tanah air, 5 film Indonesia terlaris ini juga mendulang banyak pendapatan dari jutaan penonton yang datang ke bioskop.

Dunia perfilman Indonesia sedang berada di tren positif. Kepercayaan masyarakat terhadap film-film buatan sineas lokal mulai kembali tumbuh. Tentu saja hal ini tak terlepas dengan semakin banyaknya film Indonesia yang punya kualitas tak kalah dengan film luar negeri, yang dalam beberapa tahun terakhir selalu mendominasi bioskop-bioskop tanah air.

Baca Juga

Hadirnya film-film berkualitas pada tahun lalu seperti momentum besar bagi industri film Indonesia untuk menjadi tuan rumah di negerinya sendiri. Tak hanya sukses memajukan dunia film, deretan film ini juga sangat sukses di pasaran dengan penadapatan fantastis.

Nah berikut ini lima film Indonesia terlaris hingga saat ini.

5

Ayat-Ayat Cinta

Dengan penonton yang mencapai 3.581.947, Ayat-ayat Cinta adalah film Indonesia terlaris kelima dalam sejarah perfilman Indonesia, dan salah satu film religi terbaik Indonesia.

Film yang diangkat dari novel laris karya Habiburrahman El Shirazy ini menceritakan Fahri, seorang pelajar Indonesia yang sedang menuntut ilmu di Mesir. Fahri yang terkenal sangat taat pada agama harus memilih cinta di antara empat wanita.

Film yang dibintangi Fedi Nuril ini bisa dibilang sebagai pelopor film-film Islam yang ada di Indonesia. Kesusksesan Ayat-Ayat Cinta juga membuat bioskop tanah air kebanjiran film bernuansa Islami.

4

Ada Apa Dengan Cinta 2

film indonesia terlaris

Seperti yang telah diduga sebelumnya, film Ada Apa Dengan Cinta 2 sukses keras semenjak pertama kali tayang serentak di seluruh bioskop sejak Kamis 28 April 2016. Bahkan pada hari pertama penayangan, AADC 2 telah memecahkan rekor dalam industri film Indonesia.

Film besutan Mira Lesmana dan Riri Riza tersebut sukses menembus rekor 200 ribu penonton. Rekor sebelumnya dipegang oleh film aksi komedi Comic 8: Casino King Part 2 yang di hari pertamanya sukses menyedot 105 ribu penonton.

Total, film yang penuh nuansa nostalgia ini sukses mendatangkan 3.665.509 penonton sekaligus menjadikan salah satu film terlaris Indonesia diurutan keempat.

3

Habibie & Ainun

film indonesia terlaris


Film ini diangkat dari memoir yang ditulis Habibie mengenai mendiang istrinya, Hasri Ainun Habibie, dalam buku Habibie dan Ainun. Film ini jugalah yang dijadikan batu lompatan seorang Reza Rahadian menjadi aktor disegani di industri film Indonesia.

Lewat peran sempurnanya sebagai Habibie, Reza Rahadian diganjar penghargaan Pemeran Utama Pria Terbaik di ajang Piala Citra tahun 2013.

Tentu saja akting hebat Reza Rahadian sebagai Habibie menjadi salah satu faktor yang menjadikan Habibie & Ainun sebagai salah satu film Indonesia terlaris dengan 4.488.889 penonton.

2

Laskar Pelangi

film indonesia terlaris

Digarap oleh Riri Riza dari novel sukses karya Andrea Hirata, Laskar Pelangi sempat bercokol selama delapan tahun sebagai film Indonesia terlaris sepajang sejarah.

Menurut data filmindonesia.or.id Laskar Pelangi mencatat jumlah penonton sebanyak 4.631.841 sejak film ini dirilis tahun 2008 lalu. IMDb pun menganugrahi film ini dengan rating 7.8.

1

Warkop DKI Reborn

film indonesia terlaris

Pencapaian luar biasa diraih oleh film Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 1. Hanya dalam tempo 12 hari pasca penayangan, film produksi Falcon Pictures itu sukses memecahkan rekor sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa.

Rekor ini tak terlepas dari promosi film yang gila-gilaan. Tak tanggung-tanggung, dana 15 miliar rupiah mereka gelontorkan untuk sektor promosi film Warkop DKI Reborn. Jumlah tersebut malah melebihi dana produksi filmnya yang memakan dana 10 miliar rupiah.

Wow! Inilah Deretan Bintang Besar yang akan Hadir dalam Film Si Juki The Movie!

tak tanggung-tanggung Falcon Pictures menggandeng 15 artis top Indonesia untuk menjadi pengisi suara dalam film Si Juki The Movie
Baca Juga

Sejak filmnya turun layar, film Warkop DKI Reborn Part I sukses mendatangkan 6.858.616 penonton ke bioskop.

Diedit oleh Fachrul Razi