Hubungkan Generasi Millennial dengan Industri Kreatif, Duniaku.net Raih Pendanaan dari DNC

Duniaku.net, situs game, geek culture, dan gadget terbesar Indonesia yang bertujuan menghubungkan generasi millennial dengan pelaku industri kreatif, mengumumkan bahwa mereka mendapatkan pendanaan dari Discovery Nusantara Capital (DNC). Perusahaan yang didirikan oleh Robbi Baskoro, Ami Raditya, dan Ricky Setiawan ini mengungkapkan rencana mereka untuk lebih banyak berkontribusi bagi industri kreatif Indonesia dan melebarkan sayap agar dapat menjadi salah satu media game, geek culture, dan gadget terbesar di Asia Tenggara.

Baca Juga

Duniaku.net selama ini aktif mengembangkan dan mempromosikan industri game lokal ke anak muda lewat konten dan artikel dengan gaya bahasa yang mudah dimengerti oleh mereka. “Kami berusaha mendorong mereka yang tadinya hanya penggemar saja menjadi lebih supportive ke industri serta mendorong mereka yang sudah supportive untuk berkontribusi lebih jauh dan menjadi aktor atau pelaku di industri tersebut,” ungkap Ricky Setiawan yang kini menjabat sebagai CEO Duniaku.net.

Duniaku.net secara aktif juga berusaha membantu developer game Indonesia untuk meningkatkan kemampuannya melalui berbagai acara luar jaringan, termasuk berkolaborasi dengan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) dan Asosiasi Game Indonesia (AGI) dalam penyelenggaraan Game Prime Asia. Game Prime Asia sendiri saat ini menjadi acara B2B game terbesar di Indonesia.

Ke depan, Duniaku.net akan mengembangkan kontribusinya ke bidang lain di industri kreatif, terutama yang terkait dengan game, geek culture, dan gadget. “Tekad kami mendukung upaya pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai hub industri kreatif di Asia Tenggara,” tambah Robbi Baskoro. Selain pengembangan aplikasi game, bidang yang akan didukung antara lain komik, animasi, film, dan esport.

Potensi Besar Anak Muda


Potensi anak muda Indonesia tentu tak diragukan lagi. Lebih dari 50% penduduk Indonesia berusia kurang dari 30 tahun. Karena itu, Indonesia memiliki potensi kuat baik sebagai produsen maupun pasar produk-produk kreatif. Hanya saja, potensi besar ini lebih banyak dimanfaatkan perusahaan asing yang masuk ke Indonesia.

Data terakhir dari riset yang dilakukan Duniaku.net dan Kementerian Komunikasi dan Informatika di tahun 2015 menyebutkan bahwa developer game lokal Indonesia hanya mampu meraih kurang dari 5% total nilai pasar. “Tentu ironis bila kita diam sementara developer di negara lain sangat agresif mencari peluang pasar di sini,” ungkap Ami Raditya.

Untungnya, sejak tahun 2016, industri kreatif khususnya game mulai berkembang berkat adanya dukungan pemerintah melalui BEKRAF dan masuknya investor di industri ini, termasuk DNC. “Kami bersyukur DNC mau mendukung mimpi kami dan mau bersama-sama mendorong kemajuan industri kreatif Indonesia,” ucap Ami. Selain Duniaku.net, DNC sebelumnya juga memberikan pendanaan untuk sebuah mobile game developer, sebuah PC game developer, dan sebuah media esport.

DNC percaya Duniaku.net dapat mendukung visi untuk membangun industri game di Indonesia dan mendukung ekosistem portfolio yang dimiliki DNC saat ini. “Dengan pendanaan yang kami berikan, kami berharap dapat mempercepat misi Duniaku.net untuk menjadi pemain besar di regional Asia Tenggara,” ungkap Irene Umar, Co-Founder & Managing Partner DNC.

Berawal dari Majalah

Duniaku.net memiliki sejarah panjang di industri game Indonesia. Diawali dari kesadaran akan berkembangnya media dalam jaringan, pada tahun 2010 Ami Raditya yang kala itu memimpin bisnis sebuah majalah game memutuskan untuk membuat situs web dengan nama Duniaku.net. Ami mengajak Robbi Baskoro untuk ikut dalam pengembangan situs dan kontennya. Pada tahun 2014, saat majalah game tempat Ami bekerja memutuskan untuk tutup, Ami mengajak tim konten majalah tersebut untuk ikut bergabung bersamanya.

Pada tahun awal tahun 2016, saat bisnis Duniaku.net mulai bergerak naik, Ami dan Robbi mengajak Ricky Setiawan untuk membangun operasi Duniaku.net di Jakarta sebagai Chief Marketing Officer. Seiring berjalannya waktu, Duniaku.net berkembang dari 4 orang di awal tahun 2016 menjadi 18 orang pegawai tetap di akhir tahun sambil tetap mempertahankan posisinya sebagai media game terbesar di Indonesia. Ricky menjadi CEO menggantikan Robbi pada bulan Agustus 2016.

Pada bulan April 2016, Duniaku.net membentuk perseroan dengan nama PT. Inspirasi Dunia Media atau IDEA Network. “Mulai April 2017, Duniaku.net dan situs-situs kami lainnya akan bergerak dengan bendera grup IDEA Network,” tutup Ricky.


SHARE
Previous articleMantan Sutradara Avengers akan Menyutradarai Film Batgirl!
Next articleGa Cuma Lucu dan Ngegemesin, Ini Bukti Kebencian Boruto pada Ayahnya
Wadah Gamer dari beberapa generasi, yang mencoba mengekspos hobi video game dari banyak sisi. Dengan tidak melulu game, Duniaku bisa menunjukkan pada khalayak, bahwa Gamer dan video game, adalah hobi yang tidak terbatas.