Selain di Skull Island, Ini Bukti Nyata Jika King Kong Pernah Hidup di Indonesia!

king kong hidup di dunia nyata

Selain kerap kali hadir dalam film-film fiktif, apakah pernah King Kong hidup di dunia nyata bersama manusia?

Sejak 1933, King Kong sudah muncul sebagai sosok monster dalam berbagai bentuk dari beragam film remake. King Kong pertama kali hadir lewat film garapan Merian Cooper. Film King Kong tahun 1933 itu sukses besar dengan menembus box office. Riwayat King Kong dalam industri film pun resmi dibuka.

Tahun 2017, King Kong muncul lagi menghibur fan dalam film bertajuk Kong: Skull Island. Penampilannya di sana sangat heboh. Belum lagi adegan post-credits yang menjanjikan konflik heboh dengan monster raksasa lain.

Baca Juga

Kejayaan King Kong di sejarah sinema sudah tak terbantahkan lagi. Namun apakah King Kong hanya makhluk fiktif yang ada di dalam film atau memang benar-benar hidup di dunia nyata?

Menurut beberapa penelitian yang pernah dilakukan, makhluk primata ini memang benar-benar ada di dunia nyata. Diprediksi para ilmuwan, mereka punah sekitar 100 ribu tahun lalu karena perubahan iklim dan sulitnya beradaptasi dengan lingkungan baru selepas zaman es berakhir.

Monyet berukuran raksasa ini memiliki nama ilmiah Gigantopithecus dan tinggal di sekitar wilayah Asia Timur sampai Asia Tenggara. Fosil pertama dari Gigantopithecus yang ditemukan di negara Cina membuktikan jika King Kong hidup di dunia nyata.

Fosil yang ditemukan merupakan bagian rahang bawah dan empat gigi. Dari bentuknya, diperkirakan jika King Kong tersebut memiliki kemiripan dengan gorila punggung yang tinggal di benua Afrika. Paleontolog menduga jika Gigantopithecus masih bersaudara jauh orang utan yang hidup di Sumatera dan Kalimatan.

king kong hidup di dunia nyata


Uniknya, fosil King Kong juga sempat ditemukan di kawasan situs Semedo, Tegal, Jawa Tengah. Penemuan ini mengindikasikan jika King Kong juga sempat hidup di daerah Indonesia.

Seperti yang di Cina, fosil King Kong itu berasal dari rahang bawah. Pada awalnya, peneliti menduga jika fosil tersebut berasal dari bagian tubuh manusia. Namun karena ukurannya yang besar dan juga analisis mendalam, Balai Arkeologi Yogyakarta meyakini jika fosil itu berasal dari seekor kera raksasa.

Siswanto yang notabene Kepala Balai Arkeologi Yogyakarta menuturkan jika King Kong atau kera raksasa sempat tinggal di Indonesia hingga kurang lebih 200 ribu tahun lalu. Namun perlahan spesies mereka mulai punah karena perubahan iklim. “Ada perubahan iklim mendadak dari ekstrem dingin menjadi kering. Kera raksasa dengan ukurannya yang besar tidak mampu beradaptasi terhadap perubahan lingkungan sehingga akhirnya punah,” kata Siswanto.

Dari yang Kocak Sampai Nyeremin, Inilah Bentuk King Kong dari Masa ke Masa

Sejak 1933, King Kong telah muncul sebagai sosok monster dalam berbagai bentuk dari beragam film remake. Namun bentuk King Kong manakah yang terbaik?
Baca Juga

Nah apa jadinya ya jika King Kong hidup di dunia nyata sampai sekarang? Apakah King Kong bakal mengacau seperti yang diperlihatkan di film-filmnya?

Sumber: Kompas


SHARE
Previous articleDynasty Warriors: Unleashed Dirilis, Bawa Keseruan Hack and Slash Konsol ke Smartphone!
Next articleThe Witcher 4 Dikonfirmasikan oleh CD Projekt RED!?

Penikmat anime detective. Fans Liverpool layar kaca