Tips Menjadi Artist Kelas Dunia dari Rianti Hidayat, Production Artist dari Breath of The Wild!

rianti hidayat breath of the wild

Di balik kemegahan The Legend of Zelda: Breath of The Wild, terselip satu nama asal Indonesia, Rianti Hidayat. Siapa dia? Bagaimana pengalamannya menggarap game ini? Serta apa tips untuk para artist di Indonesia? Simak wawancaranya berikut!

Peluncuran Nintendo Switch di seluruh dunia pada awal Maret 2017 lalu dibarengi dengan sebuah game yang sangat menarik minat gamer di seluruh dunia, The Legend of Zelda: Breath of the Wild. Dengan mengusung nama besar The Legend of Zelda, gameplay yang adiktif serta grafis yang memukau, Breath of The Wild banyak disebut-sebut sebagai salah satu game terbaik sepanjang masa.

Baca Juga

Nah yang lebih menarik lagi, ternyata ada satu nama Indonesia yang berada di balik layar pengembangan game tersebut, Rianti Hidayat. Dalam credits yang bisa kamu lihat setelah menamatkan game ini, Rianti tertulis mengerjakan Production Art-nya bersanding dengan beberapa nama developer top lain yang ikut serta dalam pengembangannya.

Kali ini, Duniaku.net mendapatkan kesempatan untuk mewawancarai Rianti Hidayat. Kepada Duniaku.net, Rianti membagikan pengalamannya selama ikut serta mengembangkan game ini, plus tips dan trik bagaimana bisa menjadi ilustrator dan artist kelas dunia seperti dirinya. Yuk simak wawancaranya berikut ini!

Rianti Hidayat

Duniaku.net (D): Pertama-tama, bisa perkenalkan diri sedikit siapa sih sosok Rianti Hidayat?

Rianti Hidayat (RH): Hi! Salam kenal, Rianti here. Saya video-game and animation concept artist asal Bandung yang lulus dari ITB pada tahun 2007 di bidang keilmuan Desain Komunikasi Visual jurusan Desain Grafis. Kemudian saya melanjutkan ke Master Art & Desain di ITB.

Selepas itu saya berkarir di Ubisoft Singapore. Di sana saya sempat mengerjakan beberapa project game, juga terlibat dalam proses produksi awal dari Ghost Recon Online. Tak berapa lama saya mendapat beasiswa master kedua di Tokyo University of Technology. Sambil melanjutkan sekolah, saya mengerjakan internship di CyberConnect2, tempat lahirnya game dengan judul populer seperti seri Naruto, .hack, dan masih banyak lagi.

Begitu lulus saya langsung bekerja full time di tempat yang sama. Selama di Cyberconnect 2, saya terlibat dalam berbagai project game seperti Shadow Escaper, Shinigami Messiah, Full Bokko Heroes, Final Fantasy 7 G-Bike untuk platform iOS dan juga mengerjakan job desk ilustrasi untuk buku kompilasi IP mereka seperti .hack dan Asura’s Wrath.

Semenjak itu saya lanjut berkarir di Jepang hingga sekarang dan terlibat di beberapa project baru lagi seperti Shironeko Project yang merupakan salah satu iOS game terbesar di Jepang dan berkesempatan untuk turut ambil bagian di The Legend of Zelda: Breath of The Wild.

Untuk kesibukan rutin tahunan, setiap tahun saya aktif sebagai sub-committee dan staff di SIGGRAPH Asia. Sudah memasuki tahun kedelapan, and still counting.

Rianti Hidayat

D: Bisa diceritakan sedikit bagaimana awalnya bisa diajak terlibat proyek Breath of the Wild?

RH: Kalau secara detail full saya tidak bisa cerita. Tapi semuanya diawali saat saya menerbitkan storybook saya yang pertama, Terry the Burdenlifter sekitar tiga tahun yang lalu, dimana buku itu jatuh ke tangan orang yang tepat dan satu hal bersambung dengan hal lainnya hingga kesempatan untuk terlibat akhirnya datang.

Jadi, my advice buat artist-artist, jangan segan terus mengeluarkan karya ke luar sana (kalau disimpen sendiri gak bakal jadi apa-apa). Di jaman sekarang, karya bisa mewakili seorang artist untuk berjalan lebih jauh daripada manusianya melangkah dengan kaki sendiri.

Rianti Hidayat


D: Banyak yang menyebutkan bahwa developer game Jepang cukup strict dan disiplin. Bisa ceritakan sedikit bagaimana pengalamannya selama mengerjakan proyek tersebut?

RH: Mengenai developer Jepang secara keseluruhan, saya kira kurang lebih tidak jauh berbeda seperti developer di negara lain. Poin penentu apakah strict atau tidaknya tergantung dari individu yang memegang posisi manajemen/lead/atasan. Saya pernah bekerja dengan tim yang strict, dan juga pernah kerja dengan tim yang easy going.

D: Sejauh mana keterlibatannya dalam proyek Breath of the Wild? 

RH: Peran saya adalah sebagai bagian dari tim production artist. Secara sederhananya mirip-mirip dengan proses concept art yang terlibat dalam proses pembuatan dunia dalam game ini.

D: Breath of the Wild sekarang disebut-sebut sebagai salah satu game terbaik sepanjang masa. Bagaimana perasaannya bisa terlibat di dalamnya?

RH: Merupakan sebuah kehormatan besar dan senang tentunya! Apalagi karena seperti yang terlihat di credits game, tidak banyak orang asing yang terlibat dalam timnya. Mudah-mudahan yang sudah memainkan game-nya bisa enjoy the game!

Bangga! Ada Orang Indonesia Menggarap The Legend of Zelda: Breath of the Wild!

Siapa orang Indonesia di balik game The Legend of Zelda: Breath of the Wild?
Baca Juga

Apa sih tips-tips dari seorang Rianti Hidayat untuk para artist game di Indonesia? Simak di halaman 2 ya!