Benarkah Kekuatan Charlotte Katakuri di One Piece Merupakan Buah Iblis Logia?

Charlotte Katakuri
Image credit: Video Kudo – One Piece

Kekuatan buah iblis Charlotte Katakuri sudah terungkap. Tapi benarkah kekuatannya ini berjenis Logia, padahal sifatnya lebih mirip Paramecia?

Baca Juga

Mengingat tokoh Charlotte Katakuri belum muncul di animenya, pembahasan di bawah ini mungkin akan terasa sebagai spoiler untuk yang belum sempat mengikuti alur Whole Cake Island. Kalau benar begitu, maka tidak dianjurkan bagi kamu untuk melanjutkan membaca pembahasan ini.

Kalau kamu memang sudah mengikuti alur Whole Cake Island hingga yang terbaru, atau tidak peduli spoiler, silakan melanjutkan.

SPOILER ALERT!!!

Kekuatan Katakuri adalah Logia?

5 Kejadian Heboh di One Piece 863 – Saat Big Mom, Jinbe, dan Charlotte Katakuri Unjuk Kekuatan!

Pertempuran melawan Big Mom telah dimulai di One Piece 863. Big Mom, Jinbe, dan Charlotte Katakuri unjuk kekuatan di bab ini. Seperti apa?
Baca Juga

Informasi soal kekuatan Charlotte Katakuri ini bukan berasal dari sumber sembarangan. Yang mengucapkannya adalah Jinbe, mantan anggota kelompok Big Mom yang sepertinya sudah mengenal para komandan utama sang Yonko. Jadi seharusnya ini adalah satu-satunya penjelasan yang dibutuhkan untuk memahami jenis buah iblis Katakuri.

Yang aneh adalah, kekuatan Katakuri bukan benar-benar melambangkan unsur alam. Coba ingat-ingat saja para pengguna Logia yang telah muncul sejauh ini. Mereka antara melambangkan elemen dasar di game RPG (es, api, bumi, cahaya) atau unsur alam (pasir, salju, lumpur, magma).

Mochi? Mochi jelas bukan unsur alam maupun elemen dasar di game RPG. Mochi adalah hasil olahan manusia. Dan itu seharusnya menempatkan buah iblis Katakuri di kategori Paramecia.

Ngomong-ngomong, ada satu karakter yang kekuatannya mirip-mirip Logia namun ternyata terkonfirmasi sebagai Paramecia.

Kasus Trebol


Masih ingat Trebol, salah satu orang kepercayaan Doflamingo? Orang yang satu ini memakan buah iblis Beta Beta no Mi. Dengan Beta Beta no Mi, Trebol dapat menciptakan lendir yang dapat merekatkan orang untuk menahan dan melumpuhkan mereka. Kurang lebih mirip dengan kekuatan yang ditunjukkan Katakuri di bab terbaru One Piece.

Cara Trebol memanfaatkan Beta Beta no Mi cukup hebat, hingga bisa saja ada pembaca yang menyangka dia pengguna Logia. Kalau lumpur saja bisa menjadi Logia, kenapa lendir tidak? Tapi tidak, Beta Beta no Mi sudah dipastikan berjenis Paramecia.

Sebelum Trebol, ada juga Magellan. Dengan Doku Doku no Mi, dia dapat memunculkan serangan racun mematikan. Luffy saja butuh penanganan khusus untuk selamat dari jurus-jurusnya.

Seperti Trebol juga, kekuatan imba Magellan mungkin membuat pembaca mengira jenis buah iblisnya adalah Logia. Tapi tidak, Doku Doku no Mi juga diklasifikasikan sebagai Paramecia.

Sejauh ini, Mochi Mochi no Mi lebih mendekati Doku Doku no Mi dan Beta Beta no Mi ketimbang buah Logia. Bahkan mengingat mochi adalah makanan, seharusnya buah ini juga bersifat Paramecia seperti Bisu Bisu no Mi milik Charlotte Cracker. Jadi mengherankan mendengar Jinbe mengungkap Katakuri sebenarnya adalah Logia.

Jadi Benarkah Mochi Mochi no Mi Logia?

Kalau berdasarkan pertimbangan-pertimbangan di atas, seharusnya tidak, Mochi Mochi no Mi bukan Logia. Dari sifatnya yang lebih mendekati Beta Beta no Mi, fakta bahwa kue mochi bukanlah unsur alam, dan pemakan buah iblis jenis makanan lain (Charlotte Cracker) tergolong sebagai Paramecia, seharusnya Katakuri juga tergolong pemakan buah Paramecia.

Itu bukan hal yang buruk tentu saja. Sudah beberapa kali terbukti pemakan Paramecia yang bisa mengerahkan haki juga sangat berbahaya. Lihat saja Doflamingo dan Luffy.

Satu-satunya bukti jelas kalau Katakuri adalah pemakan buah iblis Logia hanya kata-kata Jinbe semata. Masalahnya, Jinbe bukanlah orang bodoh untuk urusan seperti ini. Jadi seharusnya kata-katanya memiliki bobot yang lebih berat dibanding bila diucapkan oleh tokoh lain. Karenanya, bahkan penulis sendiri bingung kenapa Eiichiro Oda – melalui Jinbe – menganggap Mochi Mochi no Mi adalah Logia.

Kita tunggu saja penjelasan lebih lanjut soal buah Katakuri. Siapa tahu kemampuannya bukan benar-benar mochi, melainkan unsur alam yang dia tutupi dengan sifat mochi dan tema makanan. Siapa tahu juga Jinbe hanya salah mengambil kesimpulan.

Yang jelas: mochi adalah makanan yang terkenal kenyal. Kalau diperkuat haki, Katakuri bisa menjadi musuh yang sulit untuk dihadapi. Rasanya hanya Jinbe, mengandalkan teh-teh dan minuman lain yang tersedia, yang bisa melunakkan orang ini untuk dihajar.

Bagaimana menurutmu? Apakah kekuatan Charlotte Katakuri ini pantas disebut Logia? Ataukah sebenarnya buahnya itu berjenis Paramecia?

Sumber gambar: Mangastream

 


SHARE
Previous articleIndonesia Comic-Con Adakan Anime Matsuri 2017 yang Diramaikan oleh Comic Artist, Cosplayer Berkelas Internasional!
Next articleDay 1 Indonesia Games Championship: Keseruan Mengunjungi Stand-Stand VR dan Game Developer!
Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.