Banyak Masalah Selama Pengembangan, Bagaimana Masa Depan dari Pale Blue?

Pengembangan Pale Blue

Setelah dua tahun lebih jarang memberikan update, akhirnya Tinker Games mengonfirmasikan masa depan dari Pale Blue.

Mengembangkan game bukan hanya tentang skill dan juga sumber daya yang terpenuhi saja. Ada banyak hal yang perlu diperhatikan, salah satunya adalah dari sisi manajemen proyeknya. Hal itulah yang menjadi pelajaran berharga bagi proyek Pale Blue.

Baca Juga

Yap, sudah lebih dari dua tahun (bahkan hampir tiga tahun) sejak Pale Blue berhasil dalam kampanye Kickstarter-nya. Namun sayang, dalam kurun waktu dua tahun lebih ini, Pale Blue masih belum saja dirilis ke pasaran. Awalnya ditarget rilis tahun 2015, namun sayang penundaan demi penundaan pun dialami. Sayangnya juga, Tinker Games tidak banyak memberikan update selama dua tahun lebih ini.

Pengembangan Pale Blue

Hingga akhirnya kabar buruk menimpa Pale Blue. Hampir mirip dengan apa yang dialami oleh Winterflame: The Other Side, tim pengembang Pale Blue mengungkapkan bahwa pengembangan game ini penuh dengan kekacauan. Hingga akhirnya, mereka pun kehabisan dana pengembangan dan harus merelakan versi penuh dari game ini tidak pernah dirilis -setidaknya dalam waktu dekat.

Hal ini disampaikan tim pengembang dalam update yang ditulis di halaman Kickstarter-nya. Tim pengembang mengungkapkan bahwa selama pengembangan ada banyak masalah yang dialami. Salah satu masalah terbesar bagi mereka adalah mereka tidak memiliki orang yang berdedikasi tinggi untuk mengatur alur kerja tim. Tidak ada desainer game tetap bahkan tidak ada produsernya dan juga orang yang mengatur pengeluaran selama pengembangan.

Pengembangan Pale Blue

Hal ini membuat tim bekerja tampak “tidak tahu arah”. Mereka mengerjakan apa yang mereka inginkan, dan akhirnya jauh dari target yang dicanangkan. Bahkan, tidak ada seseorang yang menjadi pemimpin dan memberikan arahan bahwa jika game ini tidak mencapai target, maka pengembangannya harus dihentikan seluruhnya.

Puncaknya, di bulan Juli 2016 lalu tim pengembang pun mengungkapkan bahwa dana yang didapat dari Kickstarter sudah habis. Bahkan bisa dibilang masih kurang untuk menyelesaikan game ini sepenuhnya. Rupanya masalah bukan hanya dialami oleh tim pengembang Pale Blue saja. Bahkan dalam pernyataan resmi ini, tim pengembang juga menyebutkan bahwa ada beberapa divisi mereka yang lain juga mengalami kolaps.

Pengembangan Pale Blue

Hal tersebut tidak membuat tim pengembang Pale Blue putus asa. Mereka pun melanjutkan pengembangan game -baik digaji ataupun tidak. Hal ini menimbulkan beberapa masalah baru, seperti aura negatif yang ada di ruang kerja (hingga memaksa beberapa anggota tim untuk bekerja secara remote dari rumah), hingga ada juga beberapa anggota yang merencanakan untuk resign.

Dengan tidak adanya dana tersisa untuk pengembangan, tim pengembang Pale Blue akhirnya membuat sebuah keputusan. Mereka akan bekerja secara intensif selama tiga bulan ke depan untuk melanjutkan pengerjaan game ini. Tujuannya, mereka ingin membuat sebuah prototype playable yang bisa dimainkan secara umum. Prototype inilah yang nanti akan menjadi gameplay inti dari Pale Blue, jika suatu saat ada yang melanjutkan pengembangannya.

Pengembangan Pale Blue

Berikut adalah beberapa kutipan penting dari pernyataan resmi tim pengembang Pale Blue.

We didn’t have dedicated game designer, product manager, nobody to lead the timeline, minimal plan for the financing, and nobody to lock the game scope. We have all the freedom, but nobody to lead.

… There were already finance problems before, though (some of the team not being paid in full, or at all). Finally, around July 2016, it was decided that the Pale Blue team couldn’t be paid anymore, because there is no money left.

… Relationship between the company and the team started to strain. On the company itself, various department are collapsing. Nobody are there to take care of social media, website, or even the human resource.

… The team and the company finally reached a decision with Pale Blue: we will now spent a three-month-intensive development on Pale Blue core gameplay. The team will be small, fully funded for three months, and there will be a dedicated Game Designer to make decisions.

Melalui pernyataan ini, tim pengembang Pale Blue juga meminta maaf sebesar-besarnya terutama kepada para backer karena tidak mencapai target rilis. Mereka juga membuka kesempatan bagi backer yang ingin uangnya kembali -meskipun tidak menjanjikan secara pasti apakah bakal mengembalikannya sepenuhnya.

Artoncode Hentikan Pengembangan Game PC Winterflame: The Other Side

Bukan cuma itu, Artoncode Indonesia juga menutup operasional mereka. Bagaimana nasib masa depan mereka selanjutnya?
Baca Juga

Sebuah kabar yang disayangkan. Namun, godspeed untuk tim pengembang Pale Blue. Semoga tiga bulan ke depan bisa menjadi produktif dan target yang diinginkan bisa tercapai, dan ada pihak yang mau melanjutkan pengembangannya.

Catatan: Diedit karena pernyataan dan kisah di atas merupakan pernyataan resmi dari tim pengembang Pale Blue, bukan Tinker Games secara keseluruhan.


SHARE
Previous articleTips Mengalahkan Eudora, Penyihir Ahli Petir dari Mobile Legends
Next articlePemilik Saham League of Legends dan Clash of Clans Asal Cina, Tencent Siap Saingi Steam Melalui WeGame!
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.