Pembahasan Dragon Ball Super 90 – Duel Brutal Gohan Vs Goku! Siapa yang Menang?

Dragon Ball Super 90 - Son Gohan

Dragon Ball Super 90 memperlihatkan duel heboh ayah anak, saat Gohan yang akhirnya serius bertarung seimbang melawan ayahnya sendiri! Siapa yang menang?

Baca Juga

Ya, Dragon Ball Super 90 sudah tayang. Duel yang disajikan di sini mungkin tidak menentukan hidup-matinya dunia, tapi mengingat siapa saja yang terlibat, sudah tentu episode ini terasa sangat heboh. Terutama untuk kamu-kamu fan Son Gohan yang sudah lama menantikan kembalinya pahlawan yang satu ini.

Pembahasan di bawah ini akan membahas lengkap apa saja yang terjadi di episode ini. Tapi hati-hati untuk yang belum menonton langsung episodenya, karena ada spoiler bertebaran. Kamu bisa menonton dulu baru lanjut membaca untuk lebih memahami apa yang terjadi.

Tentunya kalau kamu memang sudah menonton atau tidak keberatan spoiler, tak masalah untuk terus melanjutkan.

SPOILER ALERT!!!

1

Tag Team!


Gohan yang sudah menyelesaikan latihannya berniat untuk menguji kekuatannya. Siapa targetnya? Sudah tentu adalah petarung terkuat di semestanya, yakni ayahnya sendiri: Son Goku.

Pertarungan ini menjadi aksi tag team yang menjadi ajang adu kekuatan Tien Shinhan, Piccolo, Son Gohan, dan Son Goku. Tien berpasangan dengan Goku sementara Piccoo berpasangan dengan Gohan.

Hasilnya? Pertarungan ini sebenarnya berakhir seri. Tapi ada beberapa hal yang menarik dalam duel:

Misteri Broly Perempuan di Dragon Ball Super Akhirnya Terungkap!

Di Dragon Ball Super akan ada petarung yang akan berlaga di Tournament of Power,. Salah satunya adalah kehadiran Broly perempuan yang misterius.
Baca Juga

-Pertama, Gohan akhirnya benar-benar serius. Sudah tidak ada lagi bekas pemuda yang bertahun-tahun malas latihan hingga tak mampu lagi menggunakan wujud Ultimate-nya. Tien sampai terlihat takut saat berduel dengan Gohan.

-Kedua, sebenarnya ini duel yang tidak seimbang. Goku dan Tien pada dasarnya adalah petarung solo, sementara Piccolo dan Gohan memiliki hubungan yang kadang terasa lebih erat sebagai ayah-anak ketimbang Goku dengan Gohan. Terlihatlah kalau Gohan dan Piccolo mampu mendominasi pertarungan dengan trik-trik mengagumkan.

-Ketiga, meski kombinasi Piccolo dan Gohan tangguh, kekuatan imba Goku masih membuat pertarungan ini berjalan seru. Bahkan dari tim Goku yang sampai kewalahan hanya Tien saja.

Jadi, itu sajakah? Apakah duel ayah versus anak yang digembar-gemborkan itu hanya berakhir dalam pertarungan tag team yang imbang ini? Sebenarnya tidak, karena Gohan belum puas dengan performanya dan menantang Goku duel satu lawan satu!

2

Rencana Universe 10

5 Fakta Gol D. Roger – Bukti-Bukti Kehebatan Sang Raja Bajak Laut

Mulai dari nama aslinya hingga kekuatan Haki yang luar biasa, inilah fakta-fakta Gol D. Roger, sang raja bajak laut yang sukses mencapai Raftel!
Baca Juga

Bagaimana jadinya duel antara Gohan versus Goku? Sebelum mulai, penonton terlebih dahulu disuguhi masalah dari Universe 10. Gowasu yang masih dihantui kesalahannya dengan Zamasu diperlihatkan pusing harus memilih siapa untuk menjadi jawaranya. Salah-salah dia memilih orang yang berpotensi menghancurkan banyak semesta lagi.

Sepertinya sih persoalan itu sudah diatasi oleh Rumoosh dan Cus. Mereka menemukan sepuluh orang yang dipimpin oleh petarung kekar bernama Murichimu. Kata Rumoosh sih sudah saatnya Gowasu berpikir dengan otot, bukan otak. Jadi dia dan Cus tampaknya memilih para jawara dengan fisik mantap untuk bersaing.

Murichim dan kawan-kawan sih sudah dipastikan sangat peduli dengan tubuh mereka. Mereka sampai memiliki jadwal rutin untuk minum protein shake, agar otot-otot mereka terjaga. Tapi apakah kumpulan makhluk bodybuilder ini memang tangguh? Kita harus melihat dulu aksi mereka di turnamen nanti.


 

Baca lanjutan pembahasan Dragon Ball Super 90 di halaman kedua!

1
2

SHARE
Previous articleFairy Tail Tamat Sekitar 2 Volume Lagi, Hiro Mashima Ingin Membuat Manga Baru!
Next articleNaruto Mati? Masashi Kishimoto: Tidak Masalah Jika Karakter yang Selalu Ada Nanti Mati di Boruto!
Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.