Terbukti! Inilah 6 Alasan Mengapa Orang Indonesia Sulit Menjadi Pemain Dota Profesional!

Bermain di atas panggung The International pasti menjadi impian para pemain Dota di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Namun, apakah mungkin kita bisa mewujudkan mimpi tersebut?

4

Kita Masih Sulit Bermain Dengan Serius

DotaSumber: RedBull

Pada dasarnya Dota memang bukanlah sebuah game yang mudah untuk dikuasai, karena ada lebih dari 100 hero dan 5 peran yang harus kita kuasai sehingga sulit untuk tetap fokus dalam permainan. Namun, pada kenyataannya kita masih sangat sering melakukan kegiatan lain ditengah permainan, baik untuk membalas chat Steam ataupun LINE dari orang lain. Padahal, kebiasaan seperti ini adalah salah satu hal yang berpotensi menjamin kekalahanmu dalam permainan.

Walaupun kita mungkin telah menghabiskan waktu ratusan jam bermain Dota, jika kita masih tidak memiliki fokus yang tinggi maka semua waktu tersebut telah telah terbuang percuma. Hasil dari sebuah pertandingan dapat berubah hanya dalam 1 detik, dan tim yang berhasil memanfaatkan setiap detik yang mereka miliki berpotensi lebih besar untuk menjadi seorang pemenang. Dota bukanlah sebuah game individu, sehingga saat kita kehilangan fokus di tengah permainan, tidak hanya kita telah merusak permainan untuk diri sendiri, melainkan 9 orang lainnya juga ikut terpengaruh karena kesalahan kita.

5

Kita Selalu Menyalahkan Orang Lain


CONTINUE READING BELOW

5 Skandal Menghebohkan yang Telah Mengguncang Dunia Dota 2

Nama Dota 2 telah dikenal sebagai salah satu game MOBA paling kompetitif yang ada pada saat ini. Namun, ternyata ada banyak skandal di tengah dunia Dota 2


Mungkin ini adalah pelajaran terpenting yang harus dipahami untuk menjadi seorang profesional. Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan, namun, bukan berarti kita harus terus menyalahkan orang tersebut sepanjang permainan.

Dalam sebuah pertandingan berskala besar seperti The International, kita pasti sering melihat seorang profesional melakukan kesalahan, namun, apakah kita melihat teman satu tim-nya mengejek pemain tersebut? Seorang profesional yang sebenarnya pasti akan mempelajari kesalahannya setelah turnamen tersebut dan menghabiskan waktu berjam-jam untuk menganalisis cara menghindarinya, lalu mengapa kita tidak melakukan hal yang sama?

Melihat seseorang melakukan kesalahan pasti membuat semua orang merasa kesal, apalagi jika kita yakin bahwa kesalahan tersebut seharusnya tidak mungkin terjadi. Namun, jika situasinya dibalik apakah kita ingin berada di posisi pemain tersebut? Tidak ada pemain Dota yang sempurna, dan sekarang adalah saatnya untuk menyadari hal tersebut. Mulailah menyaksikan replay dari pertandingan kita sendiri, pelajari berbagai kesalahan kecil yang terjadi, dan cobalah untuk introspeksi diri kita sendiri.

6

Kita Tidak Menyadari Peran yang Sebenarnya Dibutuhkan

DotaSumber: GosuGamer

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, Dota bukanlah game yang mudah untuk dikuasai. Dari banyaknya hero dan posisi yang bisa diambil, banyak orang pasti lebih sering memilih yang paling sering mereka gunakan – walaupun sudah ada orang yang mengisi posisi tersebut. Salah satu contoh dari hal ini adalah banyaknya orang yang memilih hero carry walaupun sudah ada 4 orang carry lainnya dalam tim mereka. Mengapa kita tidak memilih hero support atau pun offlaner yang sebenarnya jauh lebih dibutuhkan? Apakah lima orang carry yang tidak ingin membeli ward ataupun courier dapat menjamin kemenanganmu?

Sebenarnya alasan dari hal ini cukup sederhana, antara kita ingin menjadi pusat perhatian semua orang atau tidak ada satupun yang bisa mereka andalkan. Namun, kita lupa bahwa komposisi hero adalah pelajaran terpenting yang seharusnya dikuasai. Kita tidak bisa asal memilih hero tanpa mengoordinasikannya dengan teman satu tim. Walaupun terdengar sangat sederhana, rasa egois dalam diri kita telah membuat lupa bahwa ada lebih dari seratus hero dan lima peran yang bisa kita pilih, mengapa kita tidak ingin berkorban demi sebuah kemenangan?


 

Itulah enam alasan mengapa kita semua akan sulit menjadi seorang pemain Dota profesional. Jika ada salah satu alasan yang membuat kamu tersinggung, seharusnya kamu bisa menjadikannya sebuah masukan untuk meningkatkan kemampuanmu. Apakah ada lagi alasan lainnya yang menurutmu ditambahkan ke dalam daftar ini? Jangan lupa berikan pendapatmu di komentar yah!

Diedit oleh Fachrul Razi

TENTANG PENULIS
Timelord

Penikmat musik rock dan band-band di era 90 an. Memiliki hobi bermain game Action hingga RPG, menonton series, movie, anime, dan seorang Game Theorist. Salah satu fans berat DC dan marvel.