Akibat Captain America jadi HYDRA, Seluruh Dunia Marvel Terancam!

Dunia Marvel terancam karena Captain America jadi HYDRA. Inilah rangkuman kejadian yang terjadi dalam event Secret Empire!

Seperti yang kita ketahui, walaupun Captain America yang menjadi salah satu karakter komik Marvel telah berusia 75 tahun, ternyata saat ini dibuatkan plot twist dalam asal-usulnya. Captain America, yang menjadi simbol kepahlawanan dan kemerdekaan Amerika Serikat, ternyata merupakan agen HYDRA. Dan dalam perkembangannya, Captain America jadi HYDRA ini menimbulkan dampak yang tidak main-main.

Baca Juga

Duniaku.net pernah membahas bahaya yang akan timbul saat Captain America jadi HYDRA. Ternyata beberapa prediksi ini menjadi nyata dan kini justru Captain America yang mengancam dunia Marvel.

Bagaimana bisa Captain America justru mengancam dunia Marvel sejak ia tidak hanya menjadi agen HYDRA, namun juga kini merupakan Supreme Leader HYDRA? Berikut adalah pembahasan awal bahaya yang ditimbulkan Captain America saat ia menjadi HYDRA.

Rekayasa Realita


Fakta mengenai Captain America jadi HYDRA terungkap di Captain America: Steve Rogers #1, dimana ia menculik Dr. Selvik sambil mengucapkan semboyan yang semestinya tidak pernah ia ucapkan yaitu “Hail HYDRA”

Hal ini dikarenakan Kobik, fragmen dari Cosmic Cube berwujud manusia, merekayasa realita. Namun ternyata yang terjadi tidak sesimpel itu.

Konon di dunia Marvel yang kita ketahui, pada Perang Dunia II justru dimenangkan oleh Nazi. Namun Amerika Serikat berhasil melakukan penelitian pada Cosmic Cube, hingga realitanya diubah. Itulah mengapa pemenang Perang Dunia II menjadi Amerika dan sekutunya, bukan Nazi.

Mengetahui kenyataan ini, Steve Rogers kembali kepada HYDRA dan kini menduduki posisi sebagai supreme leader. Namun keberadaan Captain America sebagai HYDRA justru mengancam dunia Marvel. Hal ini diawali dengan tindakan Steve Rogers yang menyusup di S.H.I.E.L.D -dimana kini ia adalah direktur dari S.H.I.E.L.D. Rencana mengerikan pun dilaksanakan untuk menaklukan dunia.

Stage 1 : Luar Angkasa

Steve Rogers mengetahui bahwa akan ada invasi Chitauri ke Bumi. Red Ghost yang jadi sumber informasinya telah mengantisipasi dengan membuatkan perisai pertahanan planet Bumi. Memanfaatkan informasi ini, Captain America pun membunuh Red Ghost

Invasi Chitauri pun terjadi, dan para superhero kelas kosmik seperti Captain Marvel, Guardians of the Galaxy, The Ultimates, menghadang invasi ini. Untuk mencegah Chitauri masuk ke Bumi, perisai pertahanan planet pun diaktifkan. Namun perisai ini ternyata dikendalikan oleh Captain America. Dan yang terjadi adalah para superhero kosmik terisolasi di luar angkasa ditambah mendapat serangan Chitauri bertubi-tubi

Wilayah luar angkasa pun berhasil terisolasi dan superhero kosmik terhalang memasuki Bumi. Padahal para pahlawan inilah yang punya kesempatan menamatkan Captain America dengan cepat.

Stage 2: New York

Tiba-tiba saja di saat yang bersamaan, berbagai supervillain mengamuk di New York. Selain kriminal, para narapidana Pleasent Hill juga terlihat membuat kekacauan. Berbagai superhero pun dipanggil ke New York, di mana superhero seperti Defender menginisiasi pertahanan New York. Avengers dan kelompok superhero lainnya pun ikut hadir.

Namun tiba-tiba para supervillain ini diteleportasi serentak. Superhero yang ada dalam keadaan kebingungan, hingga ternyata sebuah kekuatan Dark Force menyelimuti kota New York.

Superhero yang ada – jangan lupa, sebagian besar Superhero Marvel ada di Kota New York – kini terkurung di dalam Dark Force seluas kota New York. dan New York berhasil diisolasi.


 

Mau tahu lanjutan dari rencana besar Captain America? Cek lanjutannya di halaman kedua!

1
2

SHARE
Previous article10 Boneka Hebat yang Digunakan Pengendali Kugutsu di Anime Naruto
Next articleBeda Pemilik, Beda Jenis. Berikut 4 Jenis Mangekyou Sharingan di Anime Naruto!
Toto yang merupakan pemerhati dunia komik dan game ini pernah menjalani karier sebagai editor buku anak selama 3 tahun. Bekerja dalam dunia anak membuat jiwa mudanya selalu ada dalam kehidupan sehari-hari. Saat ini, orang yang melanjutkan karier nya sebagai perancang pameran ini suka bereksplorasi seni melalui tulisan dan gambar (desain), yang kebanyakan terinspirasi dari berbagai komik dan game kesukaannya.