Serial American Gods, Petualangan Para Dewa di Amerika Modern

serial american gods
Serial American Gods bercerita tentang Dewa-Dewa di Amerika modern

Dewa kuno dan dewa modern beradu kekuatan di American Gods! Serial yang satu ini membawa kita dalam perjuangan para dewa untuk mencoba tetap relevan.

Serial American Gods adalah sebuah serial TV baru yang dibuat untuk sebuah jaringan TV kabel premium, Starz. Serial ini diangkat dari sebuah novel berjudul sama yang ditulis oleh Neil Gaiman, dan dipublikasikan pada tahun 2001.

Serial American Gods, Petualangan Para Dewa di Amerika Modern

Serial American Gods adalah judul yang sangat unik. Bagaimana tidak? Di sini, para dewa kuno seperti Czernobog beradu dengan dewa modern seperti Technical Boy, sang penguasa dunia internet!

Abaikan

Tidak main-main, screenwriter untuk serial ini adalah Bryan Fuller yang sebelumnya mengerjakan serial TV Heroes dan Hannibal, dan Michael Green yang pernah bekerja sama dengan Fuller pada serial Heroes dan merupakan penulis film Logan. Episode pertama dari serial ini mulai ditayangkan pada tanggal 30 April 2017, dan mendapatkan musim kedua pada bulan Mei.

Baca Juga

Dalam American Gods, cerita akan berfokus kepada karakter bernama Shadow Moon yang diperankan oleh Ricky Whittle. Dimulai dengan Shadow yang terjerat kasus hukum, memaksanya masuk ke dalam penjara dengan hukuman 6 tahun. Pada tahun ketiga, dia dibebaskan dan baru mengetahui bahwa istrinya telah meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan mobil.

Cerita dimulai dengan Shadow mencoba mencari tiket pesawat untuk kembali ke rumahnya, menghadiri pemakaman istrinya. Pihak bandara tidak bisa mencarikan tiket untuk hari tersebut, dan dia terpaksa menunggu sampai besok. Keesokan harinya, Shadow bertemu dengan orang yang memperkenalkan dirinya sebagai Mr. Wednesday yang diperankan oleh Ian McShane.

Mr. Wednesday
Mr. Wednesday

Pertemuannya dengan Mr. Wednesday kemudian mengubah segala sesuatu yang ia ketahui mengenai dunia—hal tersebut juga termasuk dunianya. Ketika Mr. Wednesday menawarkan pekerjaan, awalnya ia menolak sampai terjadi sesuatu yang memaksanya menerima tawaran tersebut.

Premis cerita yang ditawarkan oleh serial American Gods merupakan sebuah konsep yang menarik. Para dewa-dewa Kuno (Old Gods) dari berbagai mitologi berkumpul di kehidupan modern Amerika, berusaha untuk tetap relevan dan melawan serangan dewa baru (New Gods) seperti globalisasi dan teknologi.

Technical-boy, New Gods
Technical Boy, salah satu Dewa Baru yang merepresentasikan teknologi

Banyak yang berspekulasi bahwa serial American Gods akan menjadi Games of Thrones yang baru, mengingat keduanya sama-sama diangkat dari novel yang cukup populer dan keduanya bergenre fantasi. Tapi, American Gods menghembuskan angin baru bagi mereka yang sudah lelah dengan korelasi fantasi dengan setting medieval, karena latar tempat yang mereka gunakan pada serial ini adalah Amerika modern.

Trailer Game of Thrones Season 7 Janjikan Perang Besar

Trailer Game of Thrones season 7 telah dirilis. Selain menampilkan tanggal tayang musim terbarunya, video ini juga menjanjikan terjadinya perang besar!
Baca Juga

Penasaran tentang cara serial American Gods menggambarkan sosok dewa-dewa Kuno yang tinggal bersama manusia di Amerika modern? Jangan sampai ketinggalan cerita tentang Shadow Moon bersama Mr. Wednesday mencari cara untuk mengalahkan dewa Baru di serial ini.

Tapi… tolong diingat: serial ini benar-benar khusus untuk penonton dewasa. Ada banyak adegan yang benar-benar tidak patut ditonton penonton di bawah umur di serial ini. Serialnya sendiri penuh dengan kekerasan.

Sumber: Wikipedia, diedit oleh Fachrul Razi


SHARE
Previous articleKeren, Deretan Aktor Ini Sukses Perankan Dua Karakter Sekaligus dalam Satu Film!
Next articleProduksi Film Monster Hunter yang Digarap Sutradara Resident Evil Telah Dimulai
Penulis. Menghabiskan sebagian besar waktunya membaca dan menulis hanya karena hal tersebut asyik. Bisa dihubungi lewat twitter di twitter.com/radityadji. Sering juga foto-foto dan diunggah ke instagram di instagram.com/radityadji. Harusnya, bisa diajak ngobrol kok.