ASUS ROG Mengeluarkan Dua Motherboard Mini-ITX Strix

ASUS ROG Strix Mini-ITX

ASUS ROG baru saja merilis dua motherboard terbaru dari lini Strix mereka, yaitu ROG Strix H270I Gaming dan ROG Strix B250I Gaming. Keduanya mengusung ukuran mini-ITX Strix dengan chipset H270 dan B250.

Secara fisik penampilan kedua model ini hampir sama persis, perbedaan hanya terdapat pada beberapa komponen minor dan chipset-nya. Sesuai dengan form factor-nya kedua model mini-ITX Strix berukuran 170mm x 170mm. Mereka juga memiliki fitur-fitur yang biasa ditemukan di motherboard Strix lainnya seperti:

  • support untuk prosesor Intel generasi keenam (Skylake) dan ketujuh (Kaby Lake)
  • support memori DDR4
  • slot PCIe 3.0 x16
  • Gigabit LAN
  • 802.11ac dual band Wi-Fi
  • USB 3.1 type A/C
  • Bluetooth 4.1
  • socket M.2 yang siap menerima Intel Optane
  • HD audio 8-channel
Baca Juga

Strix H270I memiliki dua port Gigabit LAN, sementara Strix B250I hanya satu. Keduanya menggunakan ASUS LANGuard untuk melindungi dari arus listrik seketika dan dapat diatur melalui software GameFirst IV untuk mendahulukan koneksi gaming di atas program lainnya.

Port ASUS ROG Strix B250I Gaming
Bagian belakang ASUS ROG Strix B250I Gaming

Seperti kebanyakan peralatan ‘gaming’ masa kini, kedua motherboard ini pun hadir dengan pencahayaan RGB. Dengan ASUS RGB Aura Sync, kamu juga dapat mengatur agar semua komponen lain dalam komputermu mengeluarkan warna yang sama (atau berbeda-beda kalau kamu suka komputermu memuntahkan warna pelangi).

ASUS ROG B250I
Pencahayaan RGB pada ASUS ROG B250I

Terlepas dari kesukaanmu terhadap adanya pencahayaan RGB dalam komputer, ASUS ROG Mini-itx Strix merupakan model yang relatif jinak dalam penggunaannya. Dengan sebuah garis cahaya di satu sisi saja, motherboard ini tidak tampak norak atau berlebihan meski dialiri warna-warni pelangi.


ROG Strix H270I hadir dengan harga $120 sementara ROG Strix B250I dibanderol dengan harga $110. Saat ini saya belum bisa menemukan keduanya di toko manapun di Indonesia sehingga belum jelas harganya ketika masuk dalam Rupiah. Melihat bahwa harga komponen ASUS seringkali lebih mahal dari harga rilisnya di Amerika Serikat, kemungkinan hal itu juga akan terjadi dengan kedua motherboard ini.

Diedit oleh Snow


SHARE
Previous articleReview MSI GE62 VR Apache: Laptop Gaming Serba PAS!
Next articleIni Dia, Cara Mengalahkan Anggota Justice League Langsung Dari Batman!