Review Resident Evil Vendetta: Separuh Horor, Separuh Aksi, Penuh Fanservice untuk Fans Resident Evil!

resident evil vendetta review indonesia

Resident Evil Vendetta terasa seperti campuran antara The Raid, John Wick, dan Final Fantasy. Seperti apakah filmnya? Simak review-nya di dalam artikel ini!

Baca Juga

Sinopsis

Film Resident Evil akan Di-Reboot dengan Produser James Wan!

Rencana untuk reboot Resident Evil sudah dipastikan. James Wan yang terkenal sebagai sutradara The Conjuring akan jadi produser!
Baca Juga

Resident Evil Vendetta menjadi film ke-3 dari serial animasi CG Resident Evil setelah Degeneration dan Damnation. Jika diurutkan dari kronologi game-nya, maka Resident Evil Vendetta bersetting di antara Resident Evil 6 dan Resident Evil 7. Jika pada film sebelumnya cerita lebih fokus pada Leon, kini film akan fokus pada tiga karakter yang berbeda dan pastinya sudah dikenal oleh fans Resident Evil: Chris Redfield (Resident Evil, Resident Evil 5, Resident Evil 6), Leon S. Kennedy (Resident Evil 2, Resident Evil 4), dan Rebecca Chambers (Resident Evil, Resident Evil 0).

Resident Evil Vendetta diawali dengan Chris yang sedang melacak penjual senjata bioorganik (Bio-Organic Weapon/B.O.W.) ilegal bernama Glen Arias. Akan tetapi, saat Chris dan timnya sampai ditempat persembunyian Arias—sebuah mansion di tengah hutan—ternyata rumah tersebut penuh dengan jebakan dan zombie. Chris dan timnya pun harus berjuang untuk keluar dari mansion tersebut hidup-hidup.

Cerita beralih ke tempat lain. Rebecca Chambers kini adalah seorang profesor yang, semenjak kejadian di game Resident Evil pertama, tengah mempelajari virus-virus yang mengubah manusia menjadi zombie. Kali ini, dia adalah satu-satunya profesor yang tahu bagaimana menyembuhkan manusia dari virus terbaru yang akhir-akhir ini muncul. Tentunya, karena hal ini dia juga menjadi target dari Arias yang merasa bisnisnya terancam.


Chris dan Rebecca pun akhirnya bertemu. Dan mereka memutuskan untuk meminta bantuan dari seorang ahli yang sudah berkali-kali berhadapan dengan virus: Leon S. Kennedy. Mampukah mereka menghentikan bisnis ilegal Arias dan menyelamatkan manusia dari ancaman virus buatannya?

Horor Yang Terasa Kental di Paruh Pertama

Hal pertama yang perlu dipuji dari Resident Evil Vendetta adalah nuansa horor yang disajikan di paruh awal film. Ya, di awal film, kita akan dibawa menuju sebuah mansion di tengah hutan. Tentu saja, bagi kalian yang pernah memainkan game Resident Evil, kalian pasti akan merasakan nostalgia ketika menonton film ini. Meskipun jelas bahwa paruh pertama ini disajikan untuk para fans game Resident Evil, tetapi bisa dibilang bahwa horor dalam paruh pertama film masih bisa dinikmati oleh semua orang.

Animasi Yang Bagus dan Penuh Aksi, Terasa Seperti Sebuah Film Superhero

video resident evil vendetta leon s kennedy review indonesia

6 Game Terbaik Shinji Mikami, Bapaknya Genre Survival Horror

Meski tak seterkenal Hideo Kojima, namun bagi fans survival horror, Shinji Mikami adalah yang terbaik dan paling berjasa di industri video game.
Baca Juga

Jika paruh pertama dari film ini kental dengan nuansa horor, maka paruh kedua dari Resident Evil Vendetta dipenuhi dengan berbagai adegan aksi spektakuler. Tentu saja, ini tidak lepas dari animasi Resident Evil Vendetta yang sangat bagus dan halus.

Selama paruh kedua film, kamu akan disuguhi aksi Chris dan Leon melawan para zombie. Dari kedunya, mungkin Leon mendapatkan banyak sekali sorotan yang spektakuler. Aksi yang diperlihatkan oleh Leon sendiri sebenarnya terasa tidak masuk akal, terutama setiap kali dia beraksi di atas sepeda motor—yang mana akan mengingatkanmu pada adegan kejar-kejaran sepeda motor Cloud dalam Final Fantasy Advent Childern. Tetapi, karena disajikan dengan rapi dan pengambilan gambar yang hampir sempurna, rasanya hal-hal tidak masuk akal tersebut masih bisa diterima.

Adegan aksi dalam Resident Evil Vendetta secara keseluruhan bisa dibilang mirip dengan film John Wick atau The Raid dengan bumbu-bumbu Final Fantasy (kamu bisa melihat contohnya dari video di atas). Karena hal itulah, daripada disebut sebagai sebuah film horor atau aksi, rasanya lebih tepat kalau Resident Evil Vendetta disebut sebagai sebuah film superhero—tetapi masih memiliki sentuhan khas Resident Evil di dalamnya.

Lanjut ke halaman 2 untuk plot cerita yang lemah dan fanservice!

1
2
REVIEW OVERVIEW
Resident Evil Vendetta
80 %

SHARE
Previous articleTernyata, Jadwal Rilis FF VII Remake dan KH III Masih (Sangat) Lama!
Next articleGacha Weekend: Event 9 Juta Pendownload FGO dan Melihat Statistik Kartu Eli dan Umi di Event SIF Jepang
Veteran game survival-horror terutama game seri Resident Evil dan Dead Space. Menurutnya, game survival-horror adalah obat terbaik dalam menangani stress (karena ketakutan, jadi lupa sama stress-nya). Selain memainkan game, dia juga gemar mengikuti anime, manga, comic, film dan novel. Saat ini sibuk menulis banyak judul light novel di Wattpad, light novel-nya yang berjudul The Alternative sudah dicetak.