6 Fakta Genji Takiya, Orang yang Hampir Menguasai SMA Suzuran

Genji Takiya
image credit: Crows Zero Republic

Genji Takiya mungkin adalah protagonis Crows X Worst paling populer. Inilah fakta-fakta paling menarik tentang dirinya!

Baca Juga

Rasanya kebanyakan orang sudah mengetahui garis besar Genji Takiya. Dia adalah putra dari seorang bos Yakuza, yang mencoba menaklukkan Suzuran agar bisa meneruskan posisi ayahnya. Dengan geng GPS-nya, ia lalu berhasil meraih kekuasaan besar di Suzuran. Namun hingga akhir pun ia tak berhasil menaklukkan Rindaman, pria terkuat di kota Toarushi dan SMA Suzuran saat itu.

Selain fakta-fakta di atas, mari kita coba amati hal-hal lain yang tak kalah menarik soal tokoh yang satu ini.

1

Senior yang Terlupakan

petarung crows x worst


Sesuai judulnya, Crows Zero mengambil latar sebelum Crows maupun Worst. Namun kamu mungkin heran saat membaca Crows. Kenapa Genji tidak pernah disebut-sebut sekalipun? Padahal jelas dia sudah pernah berinteraksi dengan tokoh seperti Rindaman, Bandou Hideto, hingga Hiromi Kirishima, yang masih sekolah di Suzuran saat Bouya Harumichi datang.

Pencapaian-pencapaiannya, seperti mengalahkan Housen di sekolah mereka sendiri, sempat membuat Rindaman kewalahan dalam duel, dan hampir menguasai Suzuran dengan GPS, seakan dilupakan oleh semua siswa Suzuran di angkatan Bouya. Bahkan pentolan Housen seperti Tatsuya Bitou (yang sudah ada di Housen saat Genji melawan Taiga) juga tidak menyebut-nyebut soal dia.

Penyebabnya sederhana. Crows Zero 1 baru tayang tahun 2007. Padahal manga Crows sudah rilis pertama kali tahun 1990 dan tamat tahun 1998. Saat Bouya beraksi, Genji memang belum dipikirkan.

Inilah Daftar 7 Petarung Crows X Worst yang Underrated

Karena berbagai alasan, para petarung Crows X Worst ini cenderung diremehkan. Padahal dari segi kekuatan mereka tergolong hebat. Siapa saja?
Baca Juga

Di dunia Crows X Worst manga, Genji baru dikenang di Worst (yang rilis dari tahun 2002 hingga 2013). Di sana tokoh Sajima Yousuke mengenang duel heboh Genji dan Rindaman. Memang namanya tidak disebut, tapi deskripsinya (gaya rambut topknot) serta siluetnya (lompat sambil mengayunkan tinju, yang merupakan teknik favorit Genji) sudah membuat orang mengenalinya.

2

Satu-satunya Protagonis Crows X Worst yang Pernah Berperang di SMA Housen

Suzuran dan Housen adalah musuh bebuyutan. Kalau tidak ada Suzuran, Housen mungkin akan menjadi SMA terkuat di Toarushi. Karenanya sekolah yang satu ini selalu gatal untuk mengalahkan Suzuran. Apa lagi ada insiden seperti kematian Makio Bitou, yang semakin membuat Housen geram.

Fakta Bouya Harumichi, Satu-Satunya Orang yang Imbang dengan Rindaman

Di dunia Crows X Worst, Bouya Harumichi adalah satu-satunya orang yang pernah imbang dengan Rindaman. Penasaran tentang dia? Ini fakta-fakta soal dia!
Baca Juga

Bouya Harumichi, protagonis Crows, pernah berseteru dengan Housen. Demikian pula dengan Tsukishima Hana, protagonis Worst. Tapi hanya Genji Takiya protagonis Crows X Worst yang pernah menghadapi Housen di SMA Housen. Bouya dan Suzuran di eranya membalas Housen di luar lingkup sekolah, sementara Hana terlibat dalam duel satu lawan satu di Hutan Monster untuk menyelesaikan perkara.

Bahkan bisa dibilang konflik Taiga dengan Genji tergolong sangat brutal, melebihi konflik-konflik berikutnya. Sebelumnya, Housen sempat membakar Suzuran. Sebaliknya, Genji dan rekan-rekannya lalu menghajar habis-habisan para petinggi dan murid Housen di sekolah mereka sendiri. Sudah keajaiban tersendiri tidak ada polisi terlibat dalam urusan itu.


 

Apa lagi fakta menarik Genji Takiya? Cek halaman kedua dan ketiga untuk membaca lanjutannya!

1
2
3

SHARE
Previous articleBukan Simbol Klan Uzumaki, Inilah Arti Simbol di Belakang Baju Boruto
Next articleDerek Kolstad Kembali untuk John Wick 3 yang Digarap Musim Gugur Ini

Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.