Gawat, Saitama Malah Alami Kehilangan Motivasi di One Punch Man 76!

One Punch Man 76 tunjukkan Saitama yang malah meragu karena tidak menemukan apa yang ia cari di Super Fight

SPOILER ALERT!

One Punch Man season 2 mungkin baru akan mulai kembali, namun manga-nya tetap berjalan. Memasuki One Punch Man 76, kisah manga epik ini masih melanjutkan momen serangan Monster Association di berbagai kota, dan mencapai bagian akhir dari rencana Monster Association.

Baca Juga

Di akhir One Punch Man 75, terlihat Saitama mulai turun tangan menghadapi serangan para Monster Association. Suiryu pun menjadi saksi kehebatan Saitama yang dengan mudah menghadapi monster Bakuzan dan monster Gouketsu.

One Punch Man 76 kali ini berjudul Stagnation and Growth. Hal ini mungkin dikarenakan pada kejadian yang menimpa Saitama.

Puri Puri Prisoner vs Free Hugger

Adegan beralih di suatu sudut dimana Puri Puri Prisoner sedang menghadapi monster Free Hugger. Monster ini berupa manusia landak yang tentunya memiliki tubuh tajam yang bisa melukai lawannya.

Pertarungan terlihat stagnan. Namun penduduk yang mengungsi di atas gedung bersorak pada Puri Puri Prisoner untuk menggunakan bola besi di borgol kakinya -karena dari tadi Puri Puri Prisoner bersikukuh melawan Free Hugger dengan tangan kosong.

Puri Puri Prisoner mengira ini adalah bentuk dukungan dari penduduk. Namun ia menganggap bahwa cara untuk  melawan Free Hugger adalah dengan “cinta”. Dasar PeA (Pendek Akal), ia malah sekonyong-konyong memeluk Free Hugger. Walaupun pertarungan dimenangkan Puri Puri Prisoner, namun ini membuat sekujur tubuhnya terluka -mengingat ia bertarung dalam keadaan telanjang bulat!

Narapidana diculik

Setelah pertarungan, Puri Puri Prisoner mendapat telepon -yang ternyata ia simpan di… bokongnya?- mengabarkan bahwa teman-teman narapidana di penjara semua menghilang. Mengapa para monster menculik para narapidana?

Jawabannya sih sudah jelas. Tampaknya para monster berencana menjadikan para narapidana sebagai monster-monster baru. Sama seperti yang baru saja terjadi di Super Fight.

Mental Saitama Tumbang

Adegan kembali beralih kepada Saitama. Ia berkeliling untuk membantu orang yang terluka, ataupun menghabisi monster yang tersisa. Namun ia hanya menemukan sisa-sisa pertarungan dimana hero atau monster terlihat terkapar.

Ia mulai mempertanyakan mengapa para monster melakukan ini semua dalam waktu singkat -hanya dalam 3-4 jam saja. Tentu ada sesuatu yang menjadi sasaran para monster.

Ia juga mulai merenung, karena ia kehilangan momen melawan para monster di insiden ini. Hal ini mengingat karena ia mengikuti Super Fight yang ia ikuti selain untuk menghadapi medan bertarung yang sesungguhnya, ia juga ingin menghadapi sosok hero killer.

Namun ia menyadari bahwa setelah semua yang ia ikuti dan yang ia alami, baik dari Super Fight maupun insiden serangan monster, ia sebenarnya tidak menemukan apa yang ia cari sebelumnya, yaitu gairah untuk bertarung dengan lawan yang kuat.


 

Apakah Saitama kehilangan semangatnya? Bagaimana para hero akan menghadapi rencana Monster Association selanjutnya? Sampaikan di kolom komentar!

Diedit oleh Fachrul Razi

 


SHARE
Previous articleSiapkan Dirimu, Live Action Tokyo Ghoul Bakal Tayang di Bioskop Tanah Air!
Next articleX-Men Hadir di Marvel Future Fight dalam Update Terbaru!
Toto yang merupakan pemerhati dunia komik dan game ini pernah menjalani karier sebagai editor buku anak selama 3 tahun. Bekerja dalam dunia anak membuat jiwa mudanya selalu ada dalam kehidupan sehari-hari. Saat ini, orang yang melanjutkan karier nya sebagai perancang pameran ini suka bereksplorasi seni melalui tulisan dan gambar (desain), yang kebanyakan terinspirasi dari berbagai komik dan game kesukaannya.