Lost Sphear Hadirkan Fitur Machine, Kini Setiap Karakter Memiliki Armor Berat!

Lost Sphear

Pagelaran E3 2017 ini, Square Enix tak ketinggalan memperkenalkan fitur baru dari Lost Sphear! Salah satunya adalah armor mesin ala Iron Man! Hoho..

Pada akhir Mei 2017 lalu, Square Enix mengungkapkan RPG klasik terbaru mereka berjudul Lost Sphear. RPG ini dikerjakan oleh Tokyo RPG Factory, studio dibalik kesuksesan I am Setsuna. Dari informasi yang kita ketahui, Lost Sphear ini akan memiliki permainan dan grafis yang mirip dengan game pendahulunya. Namun pada pagelaran E3 2017 ini, sang sutradara, Atsushi Hashimoto mengungkap fitur lebih dalam dari game ini.

Lost Sphear, Ini Lho JRPG Baru dari Square Enix!

Dikembangkan Tokyo RPG Factory, Lost Sphear siap mengekor kesuksesan I Am Setsuna. Tampak menarik nih!
Baca Juga

Secara garis besar, baik grafis, permainan, dan kemunculan world map yang ada dalam video diatas, semuanya sama persis dengan I am Setsuna. Kemungkinan besar, engine yang digunakan untuk mengembangkan kedua game ini pun sama. Pemain bisa membentuk sebuah party berisi empat pemain, serta melakukan battle dengan para monster menggunakan fitur “ecounter” ala JRPG klasik.
Lost Sphear
Pada awal video, pemain akan disuguhkan sebuah kota dan world map baru, kali ini berada di pdang rindang, bukan lagi bukit-bukit es. Seperti RPG klasik pada umumnya, kamu bisa menemukan berbagai toko dan penginapan di kota. Kamu pun bisa mendapatkan item dengan mengecek “cahaya” yang muncul di sudut-sudut kota.
Lost Sphear
Untuk ecounter battle, masih mirip dengan seri I am Setsuna. Namun bedanya, kali ini sistem pertarungannya akan lebih membutuhkan strategi. Ketika pemain memberikan perintah menyerang, pemain bisa menempatkan posisi karakter sesuai dengan area yang kamu inginkan. Penempatan posisi ini sangat penting, misalnya kamu menempatkan posisi karakter yang memiliki pertahanan lemah di belakang karakter yang kuat.
Setiap karakter juga memiliki senjata yang berbeda untuk menyerang musuh. Mereka juga memiliki jarak serang yang bervariasi. Misalnya saja Kanata yang menggunakan pedang, jarak serangnya hanya pendek. Berbeda dengan karakter lain bernama Van, ia menggunakan bit untuk menyerang dalam jalur lurus. Serangan Van juga mampu menembus musuh, sehingga memungkinkannya untuk menyerang lebih dari satu monster.
Lost Sphear
Setiap karakter memiliki level berbeda, mereka juga memiliki kemampuan menyerang yang lebih kuat dengan menggunakan “Skill.” Tentu saja mereka juga memiliki equipment yang bisa kamu ubah sepanjang perjalananmu. Setiap equipment mempengaruhi status karakter, semakin baik, tentu semakin kuat karaktermu.
Salah satu fitur terbaru yang tidak ada di I am Setsuna adalah munculnya Machine. Dalam suatu petualanganmu di dungeon, pemain bisa memakai sebuah Heavy Armor bernama Machine. Mereka lambat, tetapi pukulan yang mereka hasilkan sangat tinggi! Namun menggunakan Machine ini tampaknya juga memerlukan sebuah sumber daya yang bernama EN.
Lost Sphear
Lost Sphear akan mengisahkan seorang pemuda bernama Kanata yang tinggal di sebuah kota terpencil. Kanata terbangun dari mimpi dimana dia menemukan kota kelahirannya tiba-tiba menghilang, dan akan diikuti oleh menghilangnya seluruh dunia. Untuk mencegah hal tersebut terjadi, Kanata bersama dengan teman-temannya pun membangun kembali kota-kota dan dunia tersebut lewat sebuah kekuatan bernama Memory yang bisa mewujudkan pikiran menjadi materi.
Lost Sphear rencananya akan dirilis tahun 2018 mendatang untuk Ps4, Nintendo Switch, dan juga PC.
Sumber: Youtube | Diedit oleh Snow

Konferensi komunitas Game terbesar di Indonesia! Coba berbagai macam game dan dapatkan doorprize di GAME PRIME 2017, Balai Kartini, Jakarta, 29-30 Juli 2017. Info >>> http://www.gameprime.asia

SHARE
Previous article5 Alasan Kenapa Kamu Harus Pamerkan Game-mu di BEKRAF Game Prime 2017
Next articleWah, Kini Kamu Bisa Memainkan Game Dragon Ball dengan Virtual Reality!
Pembaca Omega-Zigma di zaman pembahasan DOTA. Tertarik dalam dunia game, mencoba mencari guide game Online sebelum main. Suka mencoba character build sendiri, hingga pernah mengikuti event Dragonica Online dan berhasil menang. Saat ini bekerja di Zigma-Omega karena referensi dari teman kuliah. Selain bekerja saat ini sibuk dengan kuliah juga.