Mulai dari Koki hingga Yonko, Inilah 6 Sosok Ayah Terbaik di One Piece!

ayah terbaik di One Piece

Ada beberapa tokoh yang pantas menyandang gelar ayah terbaik di One Piece. Siapa saja mereka dan kenapa mereka layak disebut demikian? Ini daftarnya!

Baca Juga

Kisah percintaan saja sulit untuk dicari di One Piece. Karenanya, menemukan sosok orang tua yang ideal tergolong sukar. Lihat saja anggota utama Topi Jerami. Sebagian besar dari mereka antara yatim piatu atau memiliki orang tua kandung yang jarang berinteraksi dengan anaknya (atau bahkan suka menyiksa anaknya).

Tapi tokoh-tokoh ini unik. Ada beberapa di antara mereka yang bukan orang tua kandung, namun mereka semua betul-betul peduli kepada anak asuh mereka, dan pada akhirnya berperan penting bagi kepribadian si anak.

Siapa saja? Simak daftar ayah terbaik di One Piece ini!

6

Whitebeard

Pengguna Haoshoku haki terkuat


Whitebeard dikatakan memiliki satu anak kandung, Edward Weevil. Tapi untuk sekarang klaim tersebut belum diketahui benar-tidaknya. Bila benar, Whitebeard mungkin akan mendapat poin minus karena sudah meninggalkan anaknya untuk hidup bebas di lautan. (Itu alasan yang membuat Yasopp tidak ada di daftar ini).

Yang sudah diketahui adalah Whitebeard menganggap seluruh krunya sebagai keluarganya. Kalau kamu menyakiti salah satu dari mereka, dia akan datang membalas. Dia juga selalu diperlihatkan peduli pada kondisi krunya.

Pembahasan One Piece 870: Akhir Konflik Sanji dan Keluarga Vinsmoke

One Piece 870 memperlihatkan akhir dari konflik Sanji dan keluarga Vinsmoke. Pada akhirnya, bagaimanakah perseteruan keluarga ini berujung?
Baca Juga

Whitebeard menunjukkan kasih sayang ayah ini di Perang Marineford. Dia menunjukkan nyalinya dengan membawa armada untuk menyerbu Marineford, meski tempat itu dipadati oleh Shichibukai dan seluruh tukang pukul terkuat Angkatan Laut. Ia bahkan yakin dirinya tidak akan keluar hidup-hidup. Tapi demi Ace, ia bersedia berkorban.

Saat Squard menikamnya, Whitebeard juga tetap tenang dan berhasil menenangkan anak buahnya itu. Padahal Whitebeard bisa saja mengerahkan tinjunya untuk menyerang balik, namun dia lebih memilih menggunakan pendekatan berbicara demi “anak”-nya. Padahal luka yang ditorehkan Squard tidak ringan.

Berdasarkan pertimbangan itulah Whitebeard layak disebut sebagai salah satu figur ayah terbaik di One Piece.

5

Genzo

Genzo mungkin memiliki penampilan yang seram. Bahkan sebelum Kuroobi meninggalkan banyak sekali bekas luka di tubuhnya, wajah dan kumisnya sudah membuat dia seperti penjahat.

Namun nyatanya dia adalah salah satu sosok ayah terbaik di One Piece. Dia dapat menggantikan Bellemere sebagai pengasuh Nami dan Nojiko.

Walau ia bukan ayah kandung mereka berdua, Gen sangat peduli kepada Nami dan Nojiko. Saat Arlong membohongi Nami dan membuat gadis itu sedih, kesabaran Gen pun habis. Dia akhirnya mengerahkan penduduk Cocoyasi untuk menyerang Arlong.

Gen tentu tahu dia tidak akan bisa berbuat banyak, mengingat dulu sekali Kuroobi dapat mengalahkannya dengan sangat mudah. Namun Arlong sudah melukai perasaan putri asuhnya sedemikian rupa, dan Gen tidak akan tinggal diam. Meski dia harus mati, ia mencoba memastikan Arlong mendapat ganjaran.

Untungnya, berkat bantuan Luffy, Arlong benar-benar takluk. Tapi Gen pun masih mengancam Luffy agar Nami jangan sampai kehilangan senyumnya lagi, kalau tidak Gen akan memburu Luffy. Mengingat tekad Gen untuk melawan Arlong, Luffy sepertinya menyadari kalau pria ini tidak main-main.

Satu poin minus untuk Gen hanya dia, entah kenapa, gemar sekali menempel versi besar poster buruan Nami di kantornya. Mengingat dia menganggap Nami sebagai anak, sikapnya ini jelas terasa creepy, meski dia membela diri dan mengatakan kalau itu untuk melindungi Nami juga.


 

Itu baru dua. Cek halaman berikutnya untuk melihat siapa lagi sosok ayah terbaik di One Piece!

1
2
3

SHARE
Previous articleJurus Ledakan: Seni Mengolah Tanah Liat Peledak Ala Deidara, Sang Anggota Akatsuki!
Next articleReview Anime Granblue Fantasy: Sebuah Adaptasi yang Cukup Setia dari Gamenya

Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.