Apakah kamu masih ingat dengan tokoh Deidara dari anime Naruto? Inilah pembahasan mendalam mengenai teknik peledak ala Deidara!

Baca Juga

Deidara merupakan anggota grup Akatsuki yang cukup eksentrik. Berpasangan dengan Sasori yang juga nyentrik, Deidara mempunya jurus yang unik, yaitu ledakan. Dia dapat mengolah tanah liat peledak dengan mulut-mulut yang ada di tubuhnya dan membuatnya sebagai amunisi.

Setelah mengolah tanah liat tersebut, Deidara bisa memperbesarnya ke berbagai ukuran. Setelah diperbesar, kreasi tanah liat dapat dihidupkan dan dikendalikan dari jarak jauh oleh Deidara, yang kemudian dapat meledakkan tanah liat dengan mantranya. Jurus ledakan unik ini hanya dapat digunakan oleh Deidara dan Gari dalam anime Naruto.

Penasaran seperti apa teknik peledak ala Deidara? Baca pembahasannya di bawah ini!

1

C4

Deidara

C4 merupakan teknik peledak ala Deidara yang sangat menakutkan. Teknik ini tercipta untuk melawan pengguna Sharingan dan Genjutsu yang dihasilkannya. Deidara menggunakan mulutnya sendiri (bukan mulut di tangannya) untuk menciptakan boneka raksasa.


Ketika boneka itu pecah, terlepaslah awan bom mikroskopik yang masuk ke aliran darah siapa saja yang menghirupnya. Saat diperintahkan Deidara, peledakan bom mikroskopik tersebut menyebabkan tubuh korban hancur pada tingkat sel dan benar-benar mengubahnya menjadi debu.

Deidara

Model C4 juga digunakan Deidara saat misi menangkap Gaara. Ketika pasir Gaara digunakan untuk menangkal serangan C3 terhadap Sunagakure, Deidara berhasil menyelipkan bom mikroskopis C4 ke seluruh pasir Gaara. Hal ini membuat Gaara tidak dapat berkutik dan dapat dikalahkan. Saat melawan Ōnoki, Deidara menggunakan metode alternatif C4 dengan membentuk patung liat kecil menggunakan mulut di tangannya.

2

C3

Deidara

C3 adalah teknik peledak ala Deidara yang tak kalah mematikan. Dengan jurus ini, Deidara menciptakan bom berskala besar dengan efek ledakan dahsyat.

Salah satu bom C3 yang pernah dibuat Deidara adalah sosok patung besar yang diturunkan Deidara menuju sasarannya. Kekuatan eksplosifnya mampu menghancurkan sebagian besar Sunagakure.

Deidara

Dalam kemunculannya yang pertama, diketahui bahwa Deidara telah menyiapkan tanah liat eksplosif untuk serangan ini. Setelah diaktifkan, bom tersebut secara perlahan meningkatkan rentang jangkauannya sebelum kemudian diturunkan.

3

C2

Deidara

C2 merupakan salah satu karya seni kebanggaan dari Deidara. Untuk menciptakannya, Deidara harus menggunakan kedua mulut di telapak tangannya. Wujud yang tercipta adalah seekor naga putih.

Bukan hanya bentuknya saja yang keren. Naga ini juga bisa terbang. Tak hanya itu, naga ini juga memiliki kemampuan menyerang yang berbahaya. Ia bisa meludahkan partikel tanah liat  kecil yang menyerang lawan seperti peluru kendali.

Deidara

Peluru kendali ini lebih besar dari manusia. Daya ledaknya pun tidak perlu diragukan lagi. Masing-masing peluru kendali mampu melacak target, lalu memicu ledakan besar.

Masalahnya, rudal-rudal ini diciptakan dari tanah liat tubuh sang naga sendiri. Kalau si naga terus membuat rudal, maka bisa-bisa bagian vital seperti badan atau sayapnya harus dikorbankan.

Deidara

Naga yang satu ini juga dapat menghasilkan ranjau tanah liat. Penggunaan senjata ini akan memaksa lawan bertarung dengan ruang lebih terbatas, karena harus menghindari ranjau yang dikeluarkan.

Model serangkan ranjau ini merupakan hasil kerjasama dengan jurus tanah Tobi yang menyembunyikan sejumlah besar ranjau ini di bawah tanah tanpa sepengetahuan musuh. Ketika taktik ini dikombinasikan dengan teknik rudal yang dipaparkan di atas, kondisi tersebut dapat membatasi pergerakan musuh sedemikian rupa, sehingga mereka akan lebih mudah untuk ditangani.


Masih ada teknik peledak ala Deidara yang lebih keren lagi lho. Cek halaman dua untuk membaca lanjutannya!