Yuk Kenalan dengan Gema dan Prima, Maskot BEKRAF Game Prime!

Beberapa hari terakhir, mungkin kamu sudah sering melihat poster dari BEKRAF Game Prime 2017. Di sana selain tercantum informasi event dan pendaftaran, terdapat juga dua sosok laki-laki dan perempuan. Mungkin kamu bertanya-tanya, siapa dua maskot BEKRAF Game Prime ini?

Yap, perkenalkan Gema dan Prima, dua kakak beradik maskot BEKRAF Game Prime yang siap menemanimu bermain game sepanjang hari tanggal 29 dan 30 Juli 2017 mendatang!

Baca Juga

Gema dan Prima adalah dua kakak beradik yang membawa semangat dari BEKRAF Game Prime 2017. Prima sang adik perempuan, menggambarkan kegembiraan dan antusiasme dalam bermain game. Sedangkan Gema sang kakak laki-laki, menggambarkan bahwa bermain game memang menyenangkan, akan tetapi akan menjadi sebuah kebanggan tersendiri jika kita juga bisa membuat game atau ikut berkecimpung menjadi pelaku di industrinya.

Gema

Seperti yang kita tahu, di BEKRAF Game Prime 2017 nanti akan ada dua format acara yang digelar di hari yang berbeda. Pada tanggal 27 Juli 2017 akan digelar sesi Business to Business (B2B), dimana para kreator bisa saling bertemu dan bertukar pengetahuan, serta mendengarkan insight dari beberapa pelaku yang sudah berpengalaman bertahun-tahun di industri game.

Sedangkan di akhir pekan, 29 dan 30 Juli 2017 akan digelar sesi Business to Consumer (B2C) terbuka untuk umum yang mengusung konsep “Bermain Seharian”. Selama dua hari ini, kamu bisa bermain game sepuasnya gratis! Selain itu, kamu juga bisa bertemu dengan berbagai komunitas pop culture, menambah koleksi mainan, plus dapat kesempatan untuk membawa pulang doorprize menarik.

Prima

Dua maskot ini dibuat oleh Eldwin Viriya, CEO dari Own Games yang selama ini kita kenal lewat seri Tahu Bulat yang sukses sejak pertama kali dikenalkan tahun 2016 lalu. “Yang jelas merasa senang dan bangga juga tentunya sudah diberikan kesempatan untuk membuat maskot untuk ajang game terbesar di Indonesia,” ungkap Eldwin saat ditanya mengenai kesannya mendapatkan kesempatan ini.

“Membuat maskot untuk BEKRAF Game Prime sendiri ini cukup menantang sekaligus bisa menjadi medium ekspresi juga, karena meskipun dari tim BEKRAF Game Prime sudah punya konsep maskot yang cukup detail (ingin sepasang kakak adik cowok dan cewek dengan detail yang sudah lengkap), tapi saya cukup dapat dibebaskan dalam menentukan konsep dasar dari karakternya sendiri,” lanjutnya.

Mengenai wujud dari maskot ini, Eldwin memiliki penjelasan mengenai filosofi di baliknya. “Bentuk dasar manusia untuk maskot ini bisa dibuat versi simplified-nya yaitu menyerupai lubang kunci sekaligus pion board game. Lubang kunci saya pilih karena saya merasa BEKRAF Game Prime ini adalah event yang cocok untuk membuka wawasan masyarakat Indonesia tentang industri game yang sedang berkembang pesat. Bentuk pion board game sebagai lambang dari rasa senang dari bermain itu sendiri, karena sia-sia bagi kamu yang masuk ke industri game tapi tidak bisa merasa senang ketika berada di dalamnya,” paparnya.

Selain itu, Eldwin juga menjelaskan alasan mengenai pemilihan warna merah dan putih yang dominan di maskot ini. “Semoga dengan pemilihan warna ini juga dapat menyalurkan semangat merah putih bagi para insan pelaku industri game di Indonesia untuk bersama-sama berjuang dalam menumbuhkan industri ini,” ungkapnya.

10 Hal Keren yang Bisa Kamu Temui di BEKRAF Game Prime 2017!

Kamu bisa menemukan banyak game, mainan dan hal menarik di BEKRAF Game Prime 2017 yang bakal digelar akhir Juli 2017 ini. Apa saja?
Baca Juga

Sudah siap bermain dua hari penuh bersama Gema dan Prima? Segera dapatkan tiket BEKRAF Game Prime 2017 GRATIS di tautan ini ya!


Konferensi komunitas Game terbesar di Indonesia! Coba berbagai macam game dan dapatkan doorprize di GAME PRIME 2017, Balai Kartini, Jakarta, 29-30 Juli 2017. Info >>> http://www.gameprime.asia


SHARE
Previous articleJago Mobile Arena? Ayo Daftarkan Tim Kamu ke Mobile Arena Competition di Game Prime Asia 2017!
Next articlePeringkat Film Spider-Man 15 Tahun Terakhir, Versi Manakah yang Terbaik?

Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.