Pembahasan Fate/Apocrypha Episode 3: Hadirnya Romansa Antara Master dan Servant

Pembahasan Fate Apocrypha Episode 3

Ada bumbu romansa antara Master dan Servant di Fate Apocrypha episode 3. Seperti apa?

Setelah memasuki episode ketiga, Fate Apocrypha menampilkan pertarungan yang cukup intens dan konfrontasi pertama dari kedua kubu. Beberapa Servant kuat dipertemukan, seperti Karna dan Siegfried.

Tidak hanya pertarungan, namun ada juga adegan manis dari salah satu Master dengan Servant-nya. Siapakah Master tersebut? Simak pembahasan Fate Apocrypha episode 3 berikut ini.

1

Sieg, sang tokoh utama akhirnya muncul

Pembahasan Fate Apocrypha Episode 3

Butuh tiga episode sampai sang tokoh utama, Sieg benar-benar muncul sepenuhnya di dalam cerita. Sieg sendiri adalah Homunculus, yaitu manusia ciptaan yang dibuat tanpa melalui proses sihir. Kehidupan baru yang lahir bahkan tanpa membutuhkan rahim.

Sieg adalah Homunculus yang unik dan berkualitas, karena itu dia bisa berpikir dan keluar dari tempatnya berada dengan kekuatannya sendiri. Namun saat keluar dari kapsul, dia seperti bayi yang baru lahir, karena itu dia belum bisa berjalan. Sampai akhirnya dia bertemu dengan Rider atau Astolfo dan dibawa ke tempat aman.

Karena kualitasnya, Caster Hitam, Servant yang mengembangkan Homunculus di kastil Yggdimillennia sangat menginginkan Sieg. Rider dan Archer Hitam sejauh ini masih menyembunyikan Sieg dari orang lain, bahkan oleh Master mereka.

2

Konfrontasi antara Karna dan Siegfried

Pembahasan Fate Apocrypha Episode 3

Ruler atau Jeanne d’Arc sedang melakukan perjalanan menuju Trifas, lokasi Great Holy Grail War diadakan. Namun di tengah perjalanan, dia dihadang oleh Lancer Merah, yaitu Karna.

Karna diperintahkan oleh Shirou Kotomine untuk menghabisi Jeanne. Ruler menanggapi kehadiran Lancer atau Karna dengan tenang. Pertarungan diantara keduanya hampir terjadi, namun Saber Hitam datang dan menghalangi niat Lancer Merah untuk membunuh Ruler.

Saber Hitam tentu tidak sendirian, dia bersama dengan Masternya, yaitu Gordes Musik Yggdmillennia. Tentu kehadiran Gordes bukan tanpa alasan. Di sini, dia menunggu sampai Lancer Merah menyerang Ruler, lalu dia muncul sebagai bantuan untuk Ruler agar Ruler dan Saber Hitam bisa bekerja sama melawan Lancer Merah.

Namun sayang, Ruler tidak sebodoh itu. Justru Ruler memberikan izin untuk Lancer dan Saber bertarung. Gordes tentu kecewa, namun pertarungan antara kedua Servant itu tak bisa terelakan.

Karna mengomentari tatapan mata Siegfried atau Saber Hitam sebelum mereka bertarung. Mata itu mengingatkannya pada seseorang yang pernah bertarung dengannya. Kemungkinan orang yang dimaksud adalah Arjuna, salah satu pahlawan dari kisah Mahabharata, sekaligus Servant class Archer dan rival Karna.

Pada akhirnya, Karna dan Siegfried bertarung sampai matahari terbit. Mereka berdua terpaksa menghentikan pertarungan karena Shirou Kotomine memerintahkan Karna untuk kembali.


3

Masa lalu Siegfried

Pembahasan Fate Apocrypha Episode 3

Di tengah pertarungannya dengan Karna, Siegfried kembali mengingat masa di mana dia masih hidup. Siegfried adalah pahlawan dari Jerman. Di sini diceritakan bahwa Siegfried tidak memiliki keinginan yang spesifik, justru keinginannya adalah mengabulkan keinginan orang lain.

Namun pada masa hidupnya, dia terlalu sering mengabulkan permintaan orang lain, terutama yang berkaitan dengan membunuh atau mengalahkan seseorang, hingga akhirnya dia lupa dengan keinginannya sendiri.

Pada akhirnya, kerajaan menginginkan kematiannya, dan dia membunuh dirinya sendiri.


Bagaimana dengan hubungan romansa antara Master dan Servantnya? Ayo cek halaman selanjutnya untuk lanjutan pembahasan Fate Apocrypha episode 3!

1
2

SHARE
Previous articleNendoroid Ash dan Pikachu Ini Bener-Bener Wajib Kamu Koleksi!
Next articleCantik dan Keren! 6 Karakter Perempuan Terbaik dalam Serial Detective Conan!
Panggilannya Dim, bukan Mas. Penggemar cerita-cerita Slice of Life, tapi juga suka robot-robotan. Suka review mainan di YouTube-nya. Lagi asik mengumpulkan mainan dengan uang pinjaman.