Bergenre Horor, Dipastikan Film Venom Akan Beda dari Film Superhero Lain!

Keberhasilan Spider-Man: Homecoming digunakan sebagai batu loncatan untuk serangkaian film spin-off yang melibatkan karakter dari semesta Spider-Man. Namun Sony berencana menggunakan berbagai gaya berbeda untuk masing-masing film spin-off tersebut, tak hanya gaya superhero biasa saja.

Baca Juga

Menyajikan Venom sebagai karakter superhero mungkin memang bukan keputusan yang tepat. Makhluk Symbiote yang satu ini bahkan mengawali karirnya sebagai musuh berat untuk Spidey, hingga muncul Carnage sebagai ancaman yang lebih kuat.

Seperti yang bisa kamu lihat dalam petualangan Eddie Brock dan Flash Thompson di komik, kedua pengguna Symbiote Venom ini juga kadang tetap bertingkah buas dan menyebabkan kematian, walau mereka tidak menghendaki terjadi seperti itu.

 

Hal itulah yang tampaknya menjadi pertimbangan Ruben Fleischer selaku sutradara untuk menjadikan film Venom bergenre horor. Fleishcer mengakui kalau dirinya selalu lebih tertarik ke anti hero ketimbang superhero. Berhubung Venom memiliki unsur-unsur kegelapan di dalam karakternya, minat Fleischer pun bangkit.

Film Venom akan menyorot latar belakang karakter Venom, tapi tanpa Spider-Man. (Berhubung film ini akan memiliki status sama seperti Marvel Netflix, boleh memberi referensi ke Marvel Cinematic Universe, tapi tidak bisa menampilkan karakter MCU). Yang akan disorot oleh Fleischer terutama adalah hubungan Eddie Brock, diperankan Tom Hardy, dengan Venom.

Sanford Panich dari Columbia Pictures mengatakan dengan bergenre horor, film Venom justru bisa mengambil inspirasi dari film-film John Carpenter dan David Cronenberg, namun tidak melupakan unsur-unsur fun dari film superhero.

Untuk yang belum tahu, Carpenter dan Cronenberg termasuk sutradara legendaris untuk film horor. Cronenberg menunjukkan proses transformasi mengerikan di film The Fly, yang bisa menjadi inspirasi untuk Venom. Sementara itu John Carpenter sukses menyajikan ketegangan body horror dan paranoia lewat film The Thing.

Awalnya, kesan Sony Pictures yang begitu maksa untuk menampilkan Venom mungkin membuat penonton malas. Tapi melihat Fleischer akan menggunakan pendekatan yang lebih mirip John Carpenter dan David Cronenberg, serta kekuatan dari akting Tom Hardy, Venom rasanya tidak bisa dilewatkan.

Diedit oleh Fachrul Razi


Konferensi komunitas Game terbesar di Indonesia! Coba berbagai macam game dan dapatkan doorprize di GAME PRIME 2017, Balai Kartini, Jakarta, 29-30 Juli 2017. Info: http://www.gameprime.asia