Gawat! Fidget Spinner Dilarang di Rusia Karena Bisa Menghipnotis?

Fidget spinner dilarang di Rusia karena dianggap bisa menghipnotis orang seperti zombi.

Kepopuleran fidget spinner memang mendunia. Namun mainan ini -katanya- dianggap memiliki dampak buruk bagi pemainnya. Fidget spinner sampai dilarang di Rusia karena alasan ini.

Pemerintah Rusia mencurigai fidget spinner karena dianggap sebagai alat untuk hipnotis. Mereka curiga alat ini disebarkan oleh lawan politik Putin untuk menghipnotis massa untuk menjatuhkan pemerintahan saat ini.

Baca Juga

Seperti yang dikabarkan televisi pemerintah Rusia, mainan tersebut bisa membuat orang rentan terhadap pesan-pesan oposisi politik. Badan pengawas konsumen Rusia, Rospotrebnadzor, juga telah memperingatkan bahwa fidget spinner bisa membuat anak sangat kecanduan. Menurut mereka, fidget spinner membuat anak-anak terlihat seperi zombi karena keasyikan main dan kehilangan kesadaran akan lingkungan sekitarnya.

Dampak negatif yang dianggap menjadi dasar larangan fidget spinner di Rusia antara lain adalah:

Rentan Manipulasi

Spinner sering memiliki efek negatif pada jiwa dan membuat seseorang rentan terhadap manipulasi”, sebagaimana yang dilaporkan sebuah acara televisi bernama ‘Virus on Rossiya 24’. Reportase ini sepertinya menjadi dasar dari larangan fidget spinner oleh Pemerintah Rusia

Bahan kimia

Pemerintah Rusia juga melarang membeli fidget spinner di jalanan. Mereka menyampaikan kepada masyarakat untuk memeriksa kandungan kimia yang berada pada fidget spinner.

Modifikasi berbahaya

Walaupun tidak tercantum, fidget spinner mulai dimodifikasi oleh netizen dengan modifikasi yang aneh-aneh. Ada yang diberi pisau tajam, diberikan api, petasan, dan lainnya. Tentunya modifikasi ini membuat fidget spinner menjadi berbahaya.

Tertelan anak kecil

Walaupun juga tidak dicantumkan, ukuran fidget spinner yang kecil dan dimainkan anak-anak bisa saja tertelan oleh anak kecil.

Tidak hanya di Rusia

Fidget spinner tidak hanya telah dilarang di Rusia. Beberapa waktu bea cukai Jerman menyita 35 ton fidget spinner. Namun penyitaan ini dikarenakan ketidakjelasan pembuatnya. Fidget spinner juga telah dilarang di beberapa sekolah di AS, Prancis, dan Inggris.

Fidget spinner juga populer di Indonesia. Banyak penjual kaki lima menjualnya di pinggir jalan, menggantikan trend batu akik yang melejit beberapa waktu yang lalu. Namun karena Rusia dan beberapa negara lain mulai melarang fidget spinner, apakah mainan ini akan dilarang juga di Indonesia?

Kalau iya, pihak Duniaku.net berharap mainan ini bukan dilarang atas alasan yang sama dengan di Rusia. Itu sih alasan konyol dan paranoid.

Sumber: CNN Indonesia, diedit oleh Fachrul Razi


Konferensi komunitas Game terbesar di Indonesia! Coba berbagai macam game dan dapatkan doorprize di GAME PRIME 2017, Balai Kartini, Jakarta, 29-30 Juli 2017. Info: http://www.gameprime.asia


SHARE
Previous articleTeaser Pacific Rim 2 Tampilkan John Boyega dan Jaeger Keren!
Next articleDaerah di Jepang Ini Tawarkan Pengalaman Masuk Dunia Yuri on Ice! Tertarik?
Toto yang merupakan pemerhati dunia komik dan game ini pernah menjalani karier sebagai editor buku anak selama 3 tahun. Bekerja dalam dunia anak membuat jiwa mudanya selalu ada dalam kehidupan sehari-hari. Saat ini, orang yang melanjutkan karier nya sebagai perancang pameran ini suka bereksplorasi seni melalui tulisan dan gambar (desain), yang kebanyakan terinspirasi dari berbagai komik dan game kesukaannya.