Nasib Zamasu Sedikit Berbeda di Manga Dragon Ball Super 26

Manga Dragon Ball Super 26

Nasib Zamasu di manga Dragon Ball Super 26 berbeda sedikit dengan animenya. Untuk yang tidak suka dengan dia, reaksinya di sini bisa lebih memuaskan.

Baca Juga

Goku Black Saga adalah alur cerita terbaik di Dragon Ball Super sejauh ini. Alur ini menyajikan penjahat yang benar-benar menakutkan (Goku Black), serta nuansa kelam yang jarang ditemui di cerita Dragon Ball.

Di anime sih alur ini sudah lama selesai. Namun baru di bab manga Dragon Ball Super 26 perjuangan Goku melawan Zamasu tuntas.

Pembahasan Dragon Ball Super 100: Kebangkitan dari Legendary Super Saiyan Kale!

Di Dragon Ball Super 100, Kale sekali lagi membangkitkan wujud Legendary Super Saiyan! Bagaimana para petarung semesta lain menanggapi perubahan ini?
Baca Juga

Para penonton setia anime pasti masih ingat apa yang terjadi di anime. Ternyata ada perbedaan sedikit di versi manganya. Seperti apa itu? Pembahasannya bisa kamu baca di bawah, tapi hati-hati dengan spoiler, baik untuk versi manga maupun anime.

SPOILER ALERT!!!

Di versi anime, Zamasu berubah menjadi Infinite Zamasu, makhluk mengerikan yang dengan cepat menyelimuti seluruh dunia. Infinite Zamasu seperti tidak memiliki akal dan hanya dapat tertawa. Kekuatan Zamasu juga menjadi luar biasa dalam wujud ini, hingga ia dapat benar-benar memusnahkan seluruh penghuni Bumi di masa Future Trunks.

Penampilan Zamasu di manga tidak seperti di anime. Infinite Zamasu di sini hanya pasukan Fused Zamasu yang terus bertambah banyak. Tapi sama seperti di versi anime, para Zamasu ini pun mengancam semua realita yang ada, karena ia memiliki mesin waktu. Ia sudah berencana untuk melenyapkan masa lalu tempat Son Goku dan Vegeta berasal.

Pada akhirnya, Goku anime maupun Goku manga menggunakan cara yang sama untuk mengatasi Zamasu: tombol pemanggil Zen-Oh.

Infinite Zamasu versi anime pun menunjukkan rasa gentar saat Zen-Oh muncul. Namun karena Infinite Zamasu versi manga ini masih mempertahankan keangkuhan dan akal budi mereka, para fan yang ingin melihat mereka dihajar bisa lebih puas melihat keterkejutan makhluk mengerikan ini saat Zen-Oh menampakkan diri.

Ekspresi Zamasu saat Zen-Oh memusnahkan dirinya (beserta seluruh semesta) jadi lebih menyenangkan untuk disaksikan. Setelah semua kerepotan yang ia berikan kepada Future Trunks dan Future Mai, balasan ini terasa sangat memuaskan.

Tapi di sisi lain, tindakan Zen-Oh di sini justru terasa berlebihan.

Di anime, Infinite Zamasu benar-benar mengerikan. Dia bahkan mulai mempengaruhi masa lalu dan telah menyelimuti Bumi yang dihuni Future Trunks dengan wujud horornya. Di sini? Infinite Zamasu hanya sepasukan Zamasu. Zen-Oh seharusnya bisa melenyapkan mereka dengan sangat mudah.

Namun Zen-Oh malah melenyapkan total satu semesta, hingga tak ada yang tersisa dari dunia itu. Pada akhirnya dia memang akan melakukan ini lagi di Tournament of Power, tapi tetap saja ini membuktikan kalau kamu tidak sebaiknya menekan tombol panggil Zen-Oh sembarangan.


 

Itulah perbedaan minor antara nasib Zamasu di anime dengan di manga Dragon Ball Super 26. Mana yang lebih kamu sukai? Versi Dragon Ball Super anime, di mana Infinite Zamasu adalah monster mengerikan? Ataukah versi Dragon Ball Super manga, di mana ia adalah Fusion Zamasu dengan jumlah banyak, yang terlihat lebih jelas ketakutan dan kengeriannya saat dimusnahkan oleh Zen-Oh?


 

Pameran komunitas game terbesar di Indonesia! Coba berbagai macam game dan dapatkan doorprize di GAME PRIME 2017, Balai Kartini, Jakarta, 29-30 Juli 2017. Info: http://www.gameprime.asia


SHARE
Previous articleZombieman Hadir di One Punch Man 78! Speed-o’-Sound Sonic, Apa yang Kau Lakukan??
Next articleWah, Eiichiro Oda Sudah Tahu Pemeran Ideal untuk Live-Action One Piece!
Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.