Wah, “Hulk” Muncul di Dragon Ball Super Episode 100!

dragon ball super episode 100

Sadar nggak, kalau “Hulk” muncul sekilas di anime Dragon Ball Super episode 100?  (Spoiler Alert!)

Tak terasa, akhirnya Dragon Ball Super kini telah mencapai 100 episode. Pada Dragon Ball Super episode 100 sendiri, kita akhirnya bisa menyaksikan Tournament of Power yang seru. Nah, di dalam pertandingan ala Battle Royale yang seru tersebut, ternyata “Hulk”—yang dari Avengers—sempat muncul, lho! Serius?

Baca Juga

Tentu saja bukan Hulk asli, melainkan Kale yang telah berubah menjadi “Legendary Super Saiyan.” Dan lebih tepatnya, Kale melakukan hal yang sama dengan yang Hulk lakukan saat Tournament of Power. Petarung dari Universe 6 tersebut mulai mengamuk setelah merasa bahwa Caulifla “diambil” oleh Goku. Dia pun mendatangi Goku dan mulai menghajar sang tokoh utama dari Dragon Ball tersebut.

Pembahasan Dragon Ball Super 100: Kebangkitan dari Legendary Super Saiyan Kale!

Di Dragon Ball Super 100, Kale sekali lagi membangkitkan wujud Legendary Super Saiyan! Bagaimana para petarung semesta lain menanggapi perubahan ini?
Baca Juga

Nah, di sinilah menariknya. Saat Kale menangkap Goku, gadis tersebut mulai membanting tubuh Goku berkali-kali tanpa ampun. Hal ini sangat mirip sekali dengan bagaimana Hulk membanting tubuh Loki di film Avengers pertama. Coba saja lihat perbandingannya di melalui GIF di bawah ini:


Jika diperhatikan lagi, Kale sendiri memang mirip dengan Hulk: keduanya sama-sama memiliki tubuh yang besar berotot, dan ki yang dihasilkan juga hijau mirip dengan warna kulit Hulk. Oh, dan tak ketinggalan pula, Kale menghajar Goku yang dalam seri ini sendiri sudah mencapai tingkatan dewa (Super Saiyan God)—mirip dengan Loki.

Sayangnya, Kale setelah itu dikalahkan oleh Jiren dengan relatif cukup mudah. Alasannya sih karena, selain Jiren itu kuat, Kale juga sudah banyak kehilangan tenaga karena form-nya ini tak terkendali dan menggunakan banyak sekali tenaga. Mungkin satu-satunya yang tidak bisa saya terima adalah Kale dapat menahan Kamehameha dari Super Saiyan Blue karena hal ini semakin membuktikan bahwa Super Saiyan Blue ada hanya sebagai tumbal untuk menunjukkan ada karakter lain yang jauh lebih kuat.

Dragon Ball Super memang semenjak awal sudah tidak konsisten lagi dalam menakar power level karakter. Meskipun begitu, hal tersebut bisa dimaklumi mengingat Akira Toriyama membuat seri ini hanya untuk bersenang-senang tanpa perlu membuat penonton (atau pembaca manga) berpikir keras.

Inilah Alasan Kenapa Anime dan Manga Dragon Ball Super Berbeda Cukup Jauh!

Penasaran kenapa anime dan manga Dragon Ball Super berbeda jauh? Toyotaro selaku mangaka yang mengerjakannya pun menjawab dalam sebuah interview!
Baca Juga

Sudahkah kamu menonton Dragon Ball Super episode 100? Bagaimana menurutmu Dragon Ball Super episode 100 ini? Suarakan pendapatmu di kolom komentar ya!


Konferensi komunitas Game terbesar di Indonesia! Coba berbagai macam game dan dapatkan doorprize di GAME PRIME 2017, Balai Kartini, Jakarta, 29-30 Juli 2017. Info: http://www.gameprime.asia


SHARE
Previous articleMengapa Film Horror Banyak Menampilkan Sosok Hantu Wanita?
Next articleSupaidaman Reboot dengan Pemeran Kamen Rider Drive sebagai Spider-Man? Boleh Juga!
Veteran game survival-horror terutama game seri Resident Evil dan Dead Space. Menurutnya, game survival-horror adalah obat terbaik dalam menangani stress (karena ketakutan, jadi lupa sama stress-nya). Selain memainkan game, dia juga gemar mengikuti anime, manga, comic, film dan novel. Saat ini sibuk menulis banyak judul light novel di Wattpad, light novel-nya yang berjudul The Alternative sudah dicetak.