LightNovel.ID, Komunitas Light Novel Terbesar di Indonesia, Hadir di ASEAN Literary Festival 2017!

lightnovel.id
3 Maskot Komunitas LightNovel.ID

Suka membaca light novel? Yuk, berkunjung ke ASEAN Literary Festival 2017! Kira-kira light novel apa saja yang dibawa ya?

Light Novel atau Novel Ringan menjadi salah satu jenis media yang disukai oleh banyak orang. Perkembangannya sendiri di Indonesia bisa dibilang tidak secepat media lain seperti video game, tetapi bukan berarti bahwa media ini tidak berkembang, lho! Komunitas-komunitas pecinta light novel sendiri sudah banyak bermunculan di Indonesia—dan salah satunya, yang terbesar, adalah LightNovel.ID.

Komunitas LightNovel.ID adalah komunitas pecinta light novel terbesar di Indonesia. Komunitas ini sendiri sudah lama muncul (sekitar 4 tahun) dan sudah berkali-kali berganti nama: bermula dari LNI (Light Novel Indonesia), kemudian LNNRI (Light Novel dan Novel Ringan Indonesia) hingga sekarang ini, LightNovel.ID. Tidak hanya pembaca light novel, tetapi penulis-penulis yang tertarik di bidang light novel juga berkumpul di sini.

Setelah berada selama 4 tahun, komunitas ini akhirnya bisa menempatkan dirinya di permukaan peta industri nusantara. Setelah selama dua tahun ini adanya uji coba ekspansi industri—yang meski hasilnya belum bisa dibilang memuaskan—ke subkategori light novel atau novel ringan, komunitas ini masih bisa eksis, bahkan mendapatkan tempat di Festival Literasi ASEAN 2017 yang terhitung tahun ini telah mengadakan acaranya sebanyak 4 kali.

light novel asean literary awards 2017

Acara bergengsi ini akan diadakan di pelataran Museum Sejarah Jakarta, di Kota Tua, Jakarta Barat pada tanggal 3-6 Agustus. Komunitas LightNovel.ID mendapat kehormatan mengisi salah satu booth komunitasnya. Di sana, komunitas ini akan menyuguhkan beberapa contoh karya—baik novel ringan yang berasal dari Jepang, maupun novel ringan cetak karya anggota kreatif komunitas. Sejauh ini, karya yang dipastikan akan mengisi booth komunitas LightNovel.ID adalah sebagai berikut:

  1. She Loves You, karya Rekai R
  2. Thesis Lambda Merah, karya Anssen Augustus
  3. Beast Taruna, karya Aditya Wardhana
  4. Everna Saga, karya Andry Chang
  5. The Alternative, karya Snow
  6. My Dearest, karya R Lullaby
  7. Animon Project, karya Animon dan berbagai penulis lain

Di acara nanti, komunitas LightNovel.ID juga akan melakukan sosialisasi kepada pengunjung acara, menyebarkan pemahaman tentang novel ringan kepada penikmat literasi. Selain itu, tentunya komunitas ini juga akan menjual novel-novel yang mereka presentasikan kepada pengunjung.

ASEAN Literary Festival ini bisa dikunjungi tanpa ada pungutan biaya. Selain dari komunitas LightNovel.ID, akan ada juga workshop-workshop yang dibawakan oleh petinggi-petinggi industri literasi tanah air, dan se-Asia Tenggara.

Untuk keterangan lebih lanjut mengenai acara maupun informasi-informasi terbaru tentang komunitas LightNovel.ID yang turut memeriahkan acara ini dari sisi novel modern kewibuan, bisa melihat halaman-halaman resmi acara dan komunitas sebagai berikut:

ASEAN Literary Festival

NovelRingan.Moe

Tertarik dengan komunitas LightNovel.ID? Untuk informasi tentang komunitas, kamu bisa menghubungi staff komunitas di alamat surel staff@lightnovel.id atau profil Facebook atau Twitter ketua komunitas di @fscchannl.

ASEAN Literary Festival bisa kamu hadiri pada tanggal 3-6 Agustus 2017 di Jakarta History Museum, Jalan Taman Fatahillah No. 1, Pinangsia, Tamansari, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Jangan sampai ketinggalan yah!


SHARE
Previous articleBersiaplah! Lomba One Shot Challenge Volume 2 dari Ciayo Comics datang Kembali!
Next articleBersama Ciayo, Vandaria Saga akan Kembali dengan Komik Berjudul Red Deimos!
Veteran game survival-horror terutama game seri Resident Evil dan Dead Space. Menurutnya, game survival-horror adalah obat terbaik dalam menangani stress (karena ketakutan, jadi lupa sama stress-nya). Selain memainkan game, dia juga gemar mengikuti anime, manga, comic, film dan novel. Saat ini sibuk menulis banyak judul light novel di Wattpad, light novel-nya yang berjudul The Alternative sudah dicetak.