Inilah 5 Alasan Kamu Wajib Membaca Komik Vandaria Saga: Red Deimos!

Red Deimos di CIAYO Comics

Sudahkah kamu membaca Vandaria Saga: Red Deimos di CIAYO Comics? Kalau belum, alasan-alasan ini mungkin bisa meyakinkanmu!

Baca Juga

Vandaria Saga: Red Deimos adalah komik hasil garapan kreator-kreator handal dari Indonesia. Sejauh ini, komiknya menceritakan tentang sekumpulan prajurit yang tengah memburu Velius Redfang, seorang bangsawan gila. Dipersenjatai zirah sakti, Velius mungkin adalah lawan yang terlalu berat untuk mereka semua.

Pembahasan Vandaria Saga: Red Deimos Episode 2, Bab Penuh Aksi dan Pembantaian

Vandaria Saga: Red Deimos episode 2 merupakan bab yang penuh dengan aksi menegangkan. Secara mengejutkan, sejumlah tokoh dihabisi secara kejam!
Baca Juga

Masih belum akrab dengan judul yang satu ini? Kalau begitu mari penulis jabarkan alasan kenapa kamu harus mulai membaca Red Deimos di CIAYO Comics.

1

Digarap oleh Tim Handal


Awamnya, komik Indonesia biasanya dikerjakan oleh satu-dua orang. Kalau kamu membaca Red Deimos hingga ke halaman bawah, kamu akan mendapati Red Deimos mengambil pendekatan yang heboh. Lihat saja, daftar namanya saja sudah sepanjang credits di poster film!

Sekedar kuantitas saja tidak menjamin kualitas sebuah komik, tentu saja. Untungnya, tim yang terlibat di proyek ini memang sudah teruji.

Plot komik ini langsung ditulis oleh penulis novel Vandaria Saga dulu, Fachrul R.U.N. Sebelum ini dia menulis novel Hailstorm, Redfang, dan Winterflame yang mendapat respons positif di pembaca fiksi fantasi Indonesia.

Untuk Red Deimos, Fachrul bekerja sama dengan Antonia Yayang dan Dominic Brian untuk menyusun naskah komik ini. Dari yang terlihat di dua episode ini, kisah yang tersaji pun memikat dan tak terduga.

Lalu ada juga kualitas visual, mulai dari desain karakter, line art, serta pewarnaan. Yang ini harus dibahas terpisah.

2

Kualitas Visual yang Luar Biasa

Vandaria Saga sudah memiliki belasan novel sebelum ini, mulai dari Harta Vaeran hingga Winterflame. Bahkan sebelum Harta Vaeran saja sudah ada cerita bersambung berjudul Frameless Orb.

Kisah-kisah itu juga didukung ilustrasi menarik. Namun tentu saja sebagai novel maupun cerbung, yang diandalkan oleh para penulisnya adalah teks. Beda dengan Red Deimos yang sepenuhnya berformat komik, hingga segi visualnya sangat ditonjolkan.

Combo Revin Putra sebagai line artist dan Dhanie Ramadhan berhasil menyajikan komik yang sangat memikat sejauh ini. Tak tanggung-tanggung, setiap bab komik ini tampil berwarna dan penuh detail. Kamu bisa merasa seperti sedang membaca anime. (Ya, membaca anime, bukan membaca manga.)

Red Deimos Episode 1

Yang lebih hebat lagi, sepertinya visual hybrid gaya anime dan realistis ini bukanlah gaya yang biasa dilukiskan oleh Revin Putra selaku line artist. Kamu bisa melihat gaya gambar Revin dalam komik CIAYO berjudul Cantika, yang lebih condong ke realistis.

Namun sang line artist terlihat sekali mampu mengadaptasi karyanya dengan kisah Red Deimos. Visual komik ini pun jadi sangat asyik untuk dinikmati.

3

Pembaca Baru pun Bisa Menikmati

Red Deimos dan Vandaria Saga

Di poin sebelumnya, disebutkan kalau Vandaria Saga sudah memiliki belasan novel sebelum ini. Membaca itu mungkin membuatmu sudah takut duluan kalau cerita ini terbebani kontinuitas. Bahkan kamu-kamu yang pernah mendengar Vandaria mungkin memang sudah takut duluan terhadap sejarah berat dari seri ini.

Tapi jangan khawatir. Dari komentar-komentar yang muncul sejauh ini, komik ini memulai dua bab pertamanya dengan bagus. Penulis konsep dan script writer memajukan cerita yang sederhana dengan cukup ringan. Kamu kira-kira bisa mengetahui siapa saja tokoh-tokoh yang muncul dan apa plot ceritanya.

Selain itu, komik ini juga bukan adaptasi dari novel, melainkan kisah baru. Jadi baik pembaca lama Vandaria maupun pembaca yang baru kenal bisa sama-sama menyimak kejadian di setiap episode dengan penasaran.

4

Pendekatan yang Merangkul Fan Baru Tanpa Melupakan Fan Lama

Di era buku Winterflame, tim Vandaria pernah mencoba membuat perubahan besar. Sejarah dunia, penampilan fisik ras tertentu, bahkan format ilustrasi di bukunya berbeda sekali dengan yang sebelum-sebelumnya. Perubahan ini memang memikat fan baru, namun fan lama justru kurang menyukainya.

Seperti terlihat di dua episode Red Deimos, kali ini tim Vandaria tampaknya mengambil pendekatan yang akan lebih memikat fan lama. Gaya visual ala anime ini lebih mendekati ilustrasi dari novel dan cerbung klasik Vandaria. Kemunculan dari karakter lama seperti Velius Redfang juga bisa membuat pembaca lama bernostalgia, atau terdorong untuk membuka lagi novel Redfang.

Ini pendekatan yang unik, tentu saja. Format kisah Red Deimos jelas baru, karena ini tampaknya pertama kalinya Vandaria Saga memperoleh serial komik. Format ini memungkinkan Vandaria Saga untuk menjangkau para pembaca baru pula, yang belum pernah mendengar seri ini sebelumnya.

Meski begitu, kali ini tim Vandaria juga tidak melupakan gaya bercerita dan visual yang sudah mengakar sejak Frameless Orb dulu. Jadi seharusnya baik pembaca baru maupun lama bisa sama-sama dirangkul dengan judul ini.

Benarkah begitu? Tentu saja kamu bisa membaca dan menilainya sendiri!

5

Glosarium

Kamu ingin mengenal semesta fantasi Vandaria? Kalau begitu Red Deimos justru bisa menjadi titik awal mula yang bagus untuk kamu. Pasalnya di setiap bab selalu tercantum Glosarium, yang berisi penjelasan-penjelasan tambahan.

Sejauh ini dua episode Red Deimos fokus memperkenalkan karakter, sehingga pembaca bisa mengenal kurang-lebih siapa saja mereka. Tapi rubrik ini juga tampaknya akan digunakan nanti untuk memperkenalkan istilah-istilah di Vandaria, hingga kamu dapat lebih memahami semesta ini.


Itulah kira-kira lima alasan agar kamu membaca Vandaria Saga: Red Deimos di CIAYO Comics.

Penasaran? Kalau begitu kamu bisa mengecek cerita ini lewat tautan di bawah. Sudah tersedia dua episode yang bisa kamu nikmati.

Link: Baca Vandaria Saga: Red Deimos di CIAYO Comics

Malas baca di situs? Untuk memudahkan, kamu-kamu pengguna ponsel tinggal download aplikasi CIAYO Comics agar kamu bisa membaca Red Deimos dan komik-komik keren CIAYO dengan praktis dan mudah. Sudah ada banyak judul seru yang siap menghiburmu.

Download aplikasi CIAYO Comics: App StorePlay Store


SHARE
Previous articlePopcon Asia 2017! Ajang Berkumpulnya Kreator dan Pelaku Kreatif di Indonesia!
Next articleBagaimana Rasanya Menjadi Ranger Hitam? Simak Interviu Walter Jones Si Black Power Rangers Pertama!
Panggilannya Dim, bukan Mas. Penggemar cerita-cerita Slice of Life, tapi juga suka robot-robotan dan superhero Amerika maupun Jepang. Lagi asik mengumpulkan mainan dengan uang pinjaman.