Membedah Popcon Asia 2017: Positif dan Negatif dari Event Besar yang Satu Ini!

Popcon Asia 2017

Popcon Asia 2017 telah berlalu. Namun masih tersisa sejumlah komentar negatif terhadap event besar ini. Benarkah acaranya dipenuhi masalah? Duniaku.net mencoba membedahnya!

Baca Juga

Popcon Asia selalu menjadi salah satu event pop culture paling dinanti di Indonesia. Sementara Indonesia Comic Con menarik pengunjung dengan fokus kepada para fan superhero dan tokusatsu, dan AFA fokus kepada pencinta anime, dari tahun ke tahun Popcon terasa sebagai event premium yang mengangkat kreator lokal.

Popcon 2017 dijanjikan akan menjadi lebih meriah daripada sebelum-sebelumnya. Bintang tamu yang hadir pun bisa dibilang cukup heboh. Sebut saja Tohru Fujisawa sang mangaka di balik GTO serta Kenji Ohba dan Yuma Ishigaki, duo bintang dari metal hero Gavan.

Namun belum sempat acaranya berakhir, di media sosial mulai beredar keluhan mulai dari kritik mengenai harga tiket, masalah antrean yang bikin pusing, dan lain-lain.

Penulis mencoba membedah detail-detail rinci dari event ini, mulai dari yang penulis lihat sendiri saat mengunjunginya (Sabtu, 5 Agustus 2017) hingga dari pengunjung dan pemilik booth. Namun, pengunjung dan pemilik booth yang ditanyakan oleh penulis meminta identitas mereka tetap anonim, jadi penulis tak bisa mencantumkan nama mereka di sini.

1

Hal Positif di Dalam Acara

Menurut pendapat penulis, Popcon Asia 2017 masih memiliki sejumlah hal positif yang harus dipertahankan untuk ke depannya.

Yang pertama: fokus kepada Artist Alley.

Meriahkan PopCon Asia 2017, Toge Productions Luncurkan Game Mobile Resminya!

Mainkan game-nya dan dapatkan hadiahnya di PopCon Asia 2017!
Baca Juga

Di kebanyakan acara pop culture, Artist Alley itu seperti hanya tontonan sampingan, yang kadang bahkan seperti diletakkan di sudut venue. Tidak demikian halnya dengan di Popcon Asia 2017.

Jumlah booth di Artist Alley Popcon Asia 2017 tampak lebih banyak dari sebelumnya. Posisi Artist Alley pun cukup strategis dan mudah ditemukan. Kamu tidak akan melewatkannya.

Artist Alley Popcon Asia 2017 sendiri menawarkan berbagai macam variasi merchandise, mulai dari standee, gantungan kunci, hingga komik-komik orisinal.

Yang kedua: crowd yang terlihat lebih banyak. Setidaknya untuk hari Sabtu. Penulis biasa berkeliling di acara ini sekitar jam 10 pagi hingga jam 15.00. Dan dari yang dilihat penulis saat berkunjung hari Sabtu, ada peningkatan pengunjung yang memadati venue. Jadi setidaknya langkah panitia untuk menarik massa memang cukup berhasil.

Walau mendengar hari Minggu jumlah pengunjung justru sepi, mungkin panitia harus lebih memerhatikan bagaimana mempertahankan minat tersebut hingga acara berakhir.

Yang ketiga: Space yang sebagian besar terasa pas dan teratur. Ruangannya tidak sampai terasa sempit dan sesak, meski di puncak kepadatan acara.

Yang keempat: Kebersihan yang senantiasa cukup terjaga di dalam acara. Tidak pernah ada momen kekacauan sampah sepanjang pengamatan penulis dan responden.

Yang kelima: Secara keseluruhan, sebenarnya panitia dan petugas di event cukup sigap dan ramah. Tidak ada masalah dari sisi ini, setidaknya dari sudut pandang penulis.


Tetap ada sejumlah PR yang tampaknya harus ditangani oleh penyelenggara Popcon menyambut event 2018 nanti. Kamu bisa lanjut membaca pembahasannya di halaman kedua!

1
2

SHARE
Previous articlePlayerUnknown’s Battlegrounds Gratis!! Ikutan Giveaway Duniaku.net Bareng Tokopedia Yuk!
Next articleAsal-Usul dari Lagu Eta Terangkanlah yang Sebenarnya Adalah Lagu Tentang kematian
Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.