Inilah Perbedaan Ukuran Godzilla dari Masa ke Masa! Mana yang Paling Besar?

Godzilla

Godzilla adalah monster raksasa yang mengerikan. Namun, sebesar apa sih Godzilla?

Baca Juga

Godzilla telah muncul dalam puluhan produksi film, mulai dari yang dibuat oleh pembuat aslinya, Toho, hingga versi barat yang diproduksi oleh Legendary dan Warner Bros. Tentunya si Raja Monster ini mengalami banyak perubahan.

Pada awalnya, Godzilla ditampilkan menggunakan suit actor. Godzilla adalah sebuah kostum dan ada seseorang yang mengenakannya. Namun semakin berkembangnya teknologi, tentu Godzilla saat ini sudah menggunakan CGI, bahkan produksi Toho sendiri yaitu Shin Godzilla.

Dari setiap film itu, Godzilla beberapa kali mengalami perubahan ukuran. Terkadang dia terlihat kecil dan seukuran dengan sebuah gedung, dan terkadang dia memiliki ukuran raksasa hingga gedung pencakar langit hanya seperti mainan. Tetapi, yang mana Godzilla yang paling besar? Inilah perbedaan ukuran Godzilla dari masa ke masa!

1

Godzilla (1954) - 50 Meter

Ukuran Godzilla

Ini adalah Godzilla orisinal dan pertama yang menghancurkan Jepang. Juga dikenal sebagai Shodaigoji (Gojira/Godzilla pertama). Film ini pertama kali tayang pada tahun 1954, tentu film ini menyuguhkan gambar berwarna hitam putih seperti masanya.

Tinggi Godzilla di film pertamanya adalah 50 meter. Tidak terlalu tinggi memang. Bahkan masih jauh lebih tinggi Monas dibandingkan Godzilla 1954. Tinggi Monas sendiri adalah 132 meter.

Rata-rata Godzilla lainnya di zaman Showa (25 Desember 1926 – 7 Januari 1989) memiliki ukuran yang tidak berbeda jauh, yaitu sekitar 50 meter. Meskipun tidak terlalu besar, namun kekuatan Godzilla pada masa ini tentu bisa dengan mudah menghancurkan sebuah gedung.

Tahukah kalian? Meskipun spesial efek film Godzilla pada tahun 1954 terlihat lebih buruk dibanding beberapa film berikutnya, namun jangan salah! Film tersebut ternyata memiliki anggaran produksi yang sangat mahal, lho! Tentunya pada saat itu ya.

2

Godzilla (1984) - 80 Meter

Ukuran Godzilla

Meskipun masih berada di era Showa, namun Godzilla 1984 atau 84Goji seakan menjadi pembuka untuk era Heisei (Januari 1989 – saat ini). Judul filmnya sendiri adalah The Return of Godzilla.

Godzilla pada tahun ini mulai mengalami perubahan kostum yang dikenakan oleh suit actor. Kostum kali ini jauh lebih besar dan berat dibanding kostum di film era Showa terdahulu.

Tentu perubahan kostum ini bertujuan untuk menggambarkan Godzilla yang kembali dan semakin menyeramkan, dengan ukuran tubuhnya yang mencapai 80 Meter. Masih tetap lebih tinggi Monas sih.

Di sini kostum Godzilla sudah mulai dibuat lebih menyeramkan dibanding era Showa. Pada era Showa, rata-rata mata Godzilla dibuat sedikit bulat besar yang justru membuat kesan “lucu” dari Godzilla. Sedangkan di tahun ini, mata Godzilla sudah mulai dibuat sedikit tajam dan mengintimidasi.

3

Godzilla (1989) - 100 Meter

Ukuran Godzilla

Di tahun 1989, Godzilla kembali mengalami pertumbuhan tinggi yang cukup signifikan. Pada tahun ini, nama Godzillanya adalah Biogoji. BioGoji sendiri adalah Godzilla dalam film Godzilla Vs Biollante (1989) dan Godzilla Vs King Ghidorah (1991).

Pada tahun ini, Godzilla memiliki tinggi 100 meter, dan tinggi ini bisa dibilang konsisten sampai film Godzilla pada tahun 1995, yaitu Godzilla Vs Destoroyah. Tinggi ini pun menutup perjalanan Godzilla pada era Heisei.

Sayangnya, pada era ini, Godzilla mengalami akhir yang tragis, yaitu dia harus mati dengan sangat dramatis di film Godzilla Vs Destoroyah. Bahkan setelah film ini selesai, Toho membuat sebuah upacara pemakaman untuk memperingati kematian Godzilla.


Loh? Bukannya membesar, justru Godzilla semakin mengecil? Cek halaman selanjutnya!