The World of Ghibli Kacau, Pengunjung Kecewa! Apa masalahnya?

world of ghibli kacau

The World of Ghibli bisa dibilang merupakan acara yang paling ditunggu-tunggu penggemar animasi tahun 2017 ini. Namun sayangnya, acara The World of Ghibli kacau! Di hari pertama, pengunjung mengeluhkan bahwa The World of Ghibli kacau di media sosial. Apa sebabnya?

Baca Juga

Acara yang Ditunggu

studio ghibli

Tak sedikit orang tertarik untuk datang ke World of Ghibli di hari pertamanya. Pasalnya pengunjung dijanjikan suguhan 22 film terbaik dari studio Ghibli! Selain itu, pengunjung juga bisa mengunjungi wahana-wahana yang membuat mereka dapat menyaksikan wujud nyata dari lokasi, benda, dan karakter dalam film kesayangan mereka.

Film Animasi My Neighbor Totoro Bakal Hadir di Dunia Nyata Lewat Taman Hiburan Ghibli Park

Kabar gembira buat para penggemar anime buatan studio Ghibli nih!
Baca Juga

Sayang seribu sayang, harapan hanya tinggal menjadi harapan. Apa yang ditemukan pengunjung berbeda dengan apa yang ada dalam impian mereka. Eksebisi ini direncanakan buka tanggal 10 Agustus 2017, setelah sebelumnya dipromosikan secara gencar selama beberapa minggu. Namun, di tengah malam, pukul 23.54 WIB, tanggal 9 Agustus 2017, panitia acara mengumumkan informasi yang mengejutkan!

Informasi Dadakan, Venue Belum Selesai

Ternyata, beberapa area yang dijanjikan belum siap! Tidak jelas apa masalahnya. Panitia sendiri mengumumkan di berbagai tempat, termasuk di media sosial, bahwa masalah tersebut terjadi karena adanya isu teknis. Parahnya lagi, waktu kunjungan eksebisi ini dibatasi menjadi dua jam! Pengunjung hanya bisa melihatnya dari pukul 13.00 – 15.00.

Informasi yang didapatkan dari Ade Naufal Ammar, narasumber kami, phase yang baru selesai adalah phase 1. Tidak jelas kapan phase berikutnya dibuat. Beberapa menunjukkan kekecewaan karena karakter favoritnya belum ada dalam eksebisi tersebut.

Untungnya, panitia memberikan kompensasi kepada pengunjung untuk masalah ini. Panitia membolehkan tiket yang dibeli untuk tanggal 10 Agustus 2017 tersebut untuk dipakai di hari lain. Selain itu, pengunjung juga akan mendapatkan tur spesial dari tim Ghibli, termasuk dari CEO Ghibli, untuk melihat proses pembuatan eksebisi tersebut.

Selesaikah masalahnya?

Apakah masalahnya selesai? Ternyata tidak juga. Pasalnya, yang datang ke The World of Ghibli bukan hanya mereka yang berasal dari Jakarta, tetapi juga mereka dari luar kota! Dari beberapa komentar di Instagram, mereka yang sudah berangkat dan mengambil cuti dari kantornya mengungkapkan kekecewaan yang besar atas peristiwa ini. Pengorbanan waktu mereka menjadi sia-sia akibat kegagalan teknis di atas.

Hingga saat ini, peserta juga hanya bisa menggunakan tiketnya ke hari lain, tetapi tidak refund. Selain itu, hal lain yang dikeluhkan adalah buruknya pelayanan panitia. Pemberitahuan yang hanya mendadak mengecewakan peserta! Banyak yang bertanya, mengapa informasi tersebut tidak diberikan sehari sebelumnya? Mengapa baru tengah malam?

Nomor Customer Service yang diberikan juga tidak tanggap. Beberapa mengaku bahwa nomor tersebut sulit dihubungi atau lamban memberikan pelayanan. Dalam acara sebesar ini, tentu mengherankan saat customer service tidak mampu mengatasi situasi krisis dan menenangkan konsumen.

Kami telah mengirimkan email kepada pengelola acara ini, namun belum mendapatkan tanggapan.

Deretan Film Terbaik dari Studio Ghibli Bakal Hadir di Bioskop Indonesia!

Dalam waktu dekat, kamu bisa menikmati puluhan film terbaik Studio Ghibli di bioskop-bioskop tanah air loh!
Baca Juga

Di tengah masalah hari pertama ini, The World of Ghibli masih menyimpan harapan. Bagaimana pun, konten yang disajikan acara ini sangat menarik dan ditunggu-tunggu oleh banyak orang. Kita berharap saja, di hari-hari berikutnya, acara ini mampu menebus kesalahan dan lebih banyak pengunjung daripada yang mereka kecewakan.

 


SHARE
Previous articlePembahasan Attack on Titan 96: Sisi Lain dari Hancurnya Tembok Maria
Next articleKecewa The World of Ghibli Jakarta, Pengunjung Ini Tulis Surat Terbuka!
Day dreamer. Geek-stuff journalist.