6 Alasan Hidup di Dunia Komik Superhero Sebenarnya Mimpi Buruk

Kalau dipikir-pikir, hidup di dunia komik superhero itu sebenarnya mimpi buruk. Bahkan lebih parah dari kalau kamu tinggal di dunia Attack on Titan!

Baca Juga

Kalau ditanya apa kamu ingin tinggal di dunia komik superhero atau dunia kelam seperti Attack on Titan atau Dark Souls, kamu pasti akan menjawab dunia komik superhero. Di sana, kalaupun ada ancaman seperti Titan, pasti para pahlawan super siap membantumu. Kamu juga bisa setiap hari melihat aksi para pahlawan seperti Superman (bila kamu di dunia DC) atau Spider-Man (bila kamu di dunia Marvel).

Tapi benarkah begitu? Tidak juga. Karena beberapa alasan, sebenarnya hidup di dunia komik superhero bisa terasa sebagai mimpi buruk untuk orang awam.

1

Para Pahlawan Tak Pernah Menangani Penjahat Mereka


Bukankah para pahlawan selalu mengalahkan para penjahat? Tentu. Tapi apa yang terjadi setelah itu?

Penjahat Batman, contohnya, selalu ditempatkan di Arkham Asylum. Namun rumah sakit jiwa yang satu itu begitu mudah dibobol. Rasanya kalau Batman memutuskan mengurung penjahatnya di WC umum, durasi si penjahat super terkurung di toilet akan sama dengan durasi bila ia dirawat di Arkham.

Kebanyakan pahlawan mainstream memang berusaha keras untuk tidak membunuh. Para penjahat pun biasanya hanya diserahkan ke pihak berwajib. Namun tak peduli secanggih apa sistem penjaranya, para penjahat ini pasti selalu lolos lagi.

Penjara atau rumah sakit jiwa juga seharusnya berfungsi sebagai tempat rehabilitasi. Namun sejauh ini sedikit sekali penjahat yang sukses direhabilitasi (untuk penjahat waras) atau dipulihkan penyakit jiwanya. Begitu mereka bebas atau kabur, sudah pasti mereka akan membuat masalah lagi.

Sepanjang sejarah, ada beberapa penjahat yang berhasil dipulihkan. Two-Face misalnya, pernah beberapa kali sembuh wajah dan jiwanya. Riddler pernah mencoba hidup jujur sebagai detektif. Tapi ujung-ujungnya mereka akan kembali jadi jahat lagi.

Jadi, apakah sebenarnya solusi yang tepat untuk menangani penjahat adalah membunuh mereka? Mungkin saja, mengingat mereka jelas-jelas tidak dapat disembuhkan, dan keberadaannya terlalu membahayakan. Tapi kadang membunuh mereka justru mendatangkan perkara baru lagi.

2

Penjahat Super yang Keji Justru Biasanya Abadi

Dari semua penjahat super yang dihadapi para pahlawan, ada beberapa yang memang sudah sepatutnya dibunuh. Misalnya Joker, yang korban jiwanya sudah luar biasa banyak. Tapi biasanya para penjahat yang sangat keji ini justru populer. Dan karena populer, para penulis cerita (yang menjadi dewa di dunia komik superhero) selalu membangkitkan mereka lagi.

Joker sudah pernah terlibat dalam beberapa situasi di mana ia seharusnya tewas. Tapi tetap saja ia bangkit untuk meneror Gotham lagi. Hal yang sama juga terjadi kepada Thanos, Darkseid, Red Skull, dan banyak penjahat berbahaya lagi.

Sebaliknya, memang para pahlawan super juga abadi. Terutama mereka yang populer. Sudah prestasi tersendiri kalau pahlawan super populer bertahan tetap mati lebih dari satu tahun.

Namun kalau kamu hanya penduduk biasa, kalau kamu sudah ditakdirkan mati oleh serangan gas Joker, invasi Apokolips, dan penyebab lainnya ya… kamu akan tetap mati.


Sudah begitu, para superhero juga tak bisa dipercaya untuk senantiasa melindungi Bumi. Cek lanjutannya di halaman kedua!

1
2
3

SHARE
Previous articleTrailer Punisher Menjanjikan Kedatangan Berdarah dari Sang Penghukum!
Next articleGuide YuGiOh Duel Links: Deck Three-Star Demotion (Bagian 1)
Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.