Pembahasan Dragon Ball Super 104: Tag Team Goku dan Hit!

Goku dan Hit bekerja sama di Dragon Ball Super 104! Musuh macam apa yang membuat andalan Universe 7 dan Universe 6 ini menggabungkan kekuatan?

Baca Juga

Pembahasan Dragon Ball Super 104 ini mengandung spoiler. Jadi untuk yang belum menonton dianjurkan untuk jangan melanjutkan membaca dulu.

Pembahasan Dragon Ball Super 103: Gohan Memusnahkan Satu Semesta!

Di Dragon Ball Super 103, giliran Gohan yang diberi kesempatan beraksi. Tidak tanggung-tanggung, satu semesta musnah di tangannya!
Baca Juga

Kalau kamu memang sudah menonton dan ingin memastikan tak ketinggalan informasi menarik dari episodenya, atau sekedar ingin melihat perkembangan statistik Tournament of Power, simak ulasannya di bawah ini.

SPOILER ALERT!!!

1

Kekuatan Dyspo


Dyspo mungkin adalah salah satu pejuang Universe 11 yang paling bikin penasaran. Pasalnya, dia memiliki penampilan yang mirip dengan Beerus. Dia juga menemani Toppo dan Jiren, dua petarung terkuat Universe 11, di video lagu ending. 

Dragon Ball Super 104 ini memperlihatkan kalau dia memang berbahaya. Dyspo adalah tipe fragile speedster. Kalau kamu bisa menyamai kecepatannya, ia mudah untuk dibuat babak belur. Masalahnya menyamai kecepatannya itu sama sekali tidak gampang.

Dyspo bahkan sengaja berhadapan dengan Hit, yang kekuatan Time Skip-nya sangat berbahaya. Kecepatan Dyspo dapat mengatasi Time Skip. Dua pukulan pertamanya juga begitu keras hingga Hit kesulitan untuk bangkit.

Sebagai andalan Universe 6, Hit pada akhirnya mampu menyamai kecepatan Dyspo dan bahkan menjebaknya. Dyspo harus diselamatkan oleh Kunshee, anggota Pride Troopers lain, untuk lolos dari jebakan eliminasi yang dipersiapkan matang oleh Hit.

2

Kembalinya Super Saiyan God Goku

Hit masih beradaptasi dengan kecepatan Dyspo saat Kunshee ikut campur. Dikeroyok oleh Kunshee dan Dyspo jelas membuat Hit kewalahan. Namun tiba-tiba datang pertolongan dari sosok tak terduga: Son Goku.

Goku sendiri datang dengan wujud Super Saiyan God. Whis menjelaskan kalau wujud ini berada di pertengahan: kecepatannya lebih tinggi dari Super Saiyan reguler, namun energi Goku tidak terkuras separah bila ia konstan menggunakan Super Saiyan Blue.

3

Tag Team

Mungkinkah Pemenang Tournament of Power Bukan Universe 7?

Mungkinkah pemenang Tournament of Power di Dragon Ball Super bukan Universe 7? Kalau iya, kira-kira siapa yang akan juara?
Baca Juga

Aksi keroyokan Kunshee dan Dyspo itulah yang pada akhirnya memicu kerja sama heboh: Hit dari Universe 6 dengan Goku dari Universe 7. Ya, Goku yang di awal melupakan taktik teamwork Universe 7 justru bekerja tim bersama petarung dari semesta lain. Unik juga.

Kunshee dan Dyspo juga membuktikan kalau level mereka lebih tinggi dari Pride Troopers lain yang sudah tereliminasi sejauh ini. Dyspo masih mampu mengimbangi kecepatan Super Saiyan God Goku, sedangkan Hit sempat dibuat berpikir oleh taktik dari Kunshee.

Tapi pada akhirnya tim ini terlalu kuat untuk ditangani Kunshee dan Dyspo. Pada dasarnya Hit adalah Piccolo dengan level kekuatan Goku. Ia bisa menggunakan kecerdasannya untuk membuat Dyspo kesulitan. Saat Hit lalu meminta Goku gantian, perubahan lawan mendadak ini membuat Kunshee dan Dyspo kebingungan.

Karena tag team ini juga Hit tidak selera untuk langsung bertarung dengan Goku. Tampaknya sang pembunuh bayaran tidak bisa tidak menaruh respek terhadap petarung Universe 7 itu setelah menolongnya.

Setelah membantu Kale, Caulifla, dan Hit, Goku jelas dihormati oleh sebagian petarung Universe 6. Mari kita lihat apa itu akan membantunya.


Hal menarik apalagi yang tersaji di Dragon Ball Super 104? Cek lanjutannya di halaman kedua!

1
2

SHARE
Previous articleRutee Sudah Dipastikan Bergabung di Update Tales of the Rays Minggu Depan!
Next articleJadilah Raja yang Adil dan Bijaksana di Crystal of Re:union!
Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.