Kisah Sedih dan Pilu di Balik Kasus Pembunuhan di Detective Conan

Di balik misteri pembunuhan di Detective Conan, ternyata ada kisah sedih dan pilu dari orang-orang di sekitar korban.

4

Motif: Kecemburuan

Conan bersama dengan Kogoro sedang dalam perjalanan ke konser Yoko Okino. Sialnya, Kogoro kehilangan karcisnya. Namun ada seorang wanita muda bernama Masayo Aoshima memiliki tiket tambahan. Setelah konser usai, betapa kagetnya Masayo melihat saudaranya, Mina Aoshima tergeletak tewas dan diduga sebuah bunuh diri.

Setelah dilakukan penyelidikan, pembunuhnya tidak bukan adalah saudaranya sendiri, Masayo Aoshima. Dia membunuh adik perempuannya dan teman sekamarnya. Motif awalnya adalah kecemburuan karena Mina dan Kenji, mantan pacarnya, berkencan.

Awalnya, Masayo ingin membunuh Mina dengan cara memberinya racun. Dia mengunci Mina di sebuah ruangan dengan pembersih kamar mandi dituangkan sebagai racun. Namun ternyata, pembersihnya terlalu lemah. Masayo memutuskan untuk menggorok pergelangan tangan Mina, menempatkan lengannya yang terluka ke dalam air sehingga dia berdarah lebih cepat. Lalu dia meninggalkan tubuh Mina yang tak bernyawa.

Akhirnya, Masayo menyadari bahwa Mina bukanlah orang yang seperti dia pikirkan. Kenji menjelaskan bahwa Mina tidak pernah bermaksud menyakiti perasaan Masayo. Sebenarnya, dialah yang memintanya berkencan dan Mina mengatakan bahwa dia tidak ingin membuat Masayo merasa buruk. Masayo menyesal telah membunuh adiknya, namun semuanya telah terlambat.

5

¥ 1,000,000,000 Robbery Case

Motif: Berkorban demi adiknya

Kasus ini diawali dengan rencana organisasi berjubah hitam untuk membungkam Akemi dengan berpura-pura melakukan kesepakatan dengannya. Suksesnya perampokan satu miliar yen akan dibayar dengan bebasnya Akemi dan adiknya, Shiho. Organisasi mengira Akemi pasti akan gagal dan karena itu mereka memiliki alasan untuk membunuhnya.

Akemi dan kedua rekannya berhasil melakukan perampokan, membunuh seorang penjaga dalam proses tersebut. Sayangnya, kedua rekan Akemi melarikan diri dengan membawa uang curian satu miliar yen. Akemi berpura-pura menjadi Hirota Masami dan menyewa jasa Detektif Kogoro untuk membantunya menemukan rekannya yang kabur.

Sementara Kogoro sedang melakukan penyelidikan, Akemi bertemu dengan Shiho di sebuah restoran dan menceritakan mengenai Conan kepadanya. Akemi memberitahu Shiho bahwa Conan tinggal di kantor detektif swasta milik Kogoro Mouri dekat rumah Kudo yang pernah dikunjungi Shiho sebelumnya. Shiho kemudian meminta Akemi untuk menceritakan tentang misi berbahaya yang baru saja dilakukan Akemi, tapi Akemi mengatakan pada Shiho bahwa dia baik-baik saja dan bahwa dia harus berhenti mengerjakan obat itu dan mencoba untuk mendapatkan pacar sebagai gantinya.

 

Akhirnya, Akemi bertemu dengan Gin untuk melakukan pertukaran, dia memberitahu Gin bahwa dia hanya akan memberi tahu dia di mana uang itu setelah dia membebaskan adiknya, tetapi Gin mengatakan bahwa kakaknya terlalu berharga untuk dilepaskan. Gin memberinya satu kesempatan terakhir untuk bekerja sama, tapi dia menolak dan dia menembaknya. Beberapa tahun berselang, Shiho yang sudah mengecil menjadi Haibara menangis tersedu-sedu karena kematian kakaknya demi membebaskan dia dari cengkeraman organisasi.

Bagaimana menurut kalian? Tidak disangka ya, ternuata ada kisah sedih di balik kasus-kasus yang ada. Semua sebab pasti ada akibat dan semua kejadian pasti ada penyebabnya. Namun demikian, tindakan kriminal tetap saja tidak dapat dibenarkan meskipun kebenarannya menyakitkan.

Diedit oleh Snow

TENTANG PENULIS