Sungguh Tragis, 3 Shinobi Ini Tega Membunuh Guru Mereka Sendiri!

Kematian akan selalu menanti kapanpun dan di manapun. Namun, sang guru harus menerima kematian yang pahit dengan dibunuh oleh muridnya sendiri. Berikut 3 shinobi yang membunuh gurunya tanpa ampun.

Baca Juga

Guru adalah seseorang yang sangat hebat sehingga layak menurunkan ilmu yang dimilikinya pada murid-muridnya. Akan tetapi, murid yang tidak berakhlak baik ini tidak segan-segan membunuh gurunya karena dianggap menghalangi ambisi dan keinginan pribadinya. Beberapa di antara mereka padahal mempunyai kekuatan yang di atas rata-rata. Berikut 3 shinobi yang membunuh gurunya.

1

Sasuke


Sang Guru: Orochimaru

Kasus yang ini mungkin bisa lebih dimaklumi ketimbang yang lain.

Sasuke bergabung dalam tim Kakashi bersama dengan Naruto dan Sakura. Saat ujian chunin berlangsung, nampaknya Orochimaru tertarik dengan Sasuke karena kemampuan dan Sharingan yang dimilikinya. Dia biasa berpindah-pindah tubuh untuk mendapatkan kekuatannya kembali. Orochimaru memberi Sasuke segel gigitan di bagian leher dan menawarkannya kekuatan. Sasuke yang haus kekuatan untuk membalas dendam pada Itachi, kakaknya, pun tertarik dan mengikuti Orochimaru.

Meski sebenarnya tidak pernah secara langsung menjadi guru dan murid, namun Sasuke mewarisi banyak jutsu dan teknik Orochimaru. Tujuan awalnya adalah menjadikan Sasuke menjadi tubuh Orochimaru yang berikutnya. Saat hal tersebut akan dilakukan, Sasuke yang sudah kuat menolak, dan berhasil menghabisi Orochimaru tanpa ampun. Ternyata Sasuke berhasil membunuh legenda Sanin Orochimaru.

Tentunya, ya, karena ini Orochimaru kematiannya tidak permanen.

2

Pain

Sang Guru: Jiraiya

Nagato, Yahiko, dan Konan merupakan shinobi muda yang kehilangan orang tuanya saat Perang Dunia Shinobi Kedua. Tergerak oleh rasa kasihan dan kemanusiaan, Jiraiya menawarkan untuk mengasuh dan menjadi guru mereka. Nagato atau yang kemudian dikenal sebagai Pain memang memiliki kepribadian yang unik sejak awal, cenderung tertutup dan pendiam, karena mempunyai masa lalu yang kelam.

Ternyata kebaikan Jiraiya dibayar pahit oleh Nagato. Merasa bertanggung jawab atas jalan salah yang ditempuh Nagato, Jiraiya berusaha untuk menghentikannya. Pertarungan antara Pain dan Jiraiya berlangsung sengit. Dia mengeluarkan segala kemampuannya termasuk menggunakan mode sage.

Namun ternyata, Pain berkembang lebih kuat dari yang dibayangkan. Akhirnya, sang guru tewas di tangan muridnya. Jiraiya meninggal dengan tersenyum. Isyarat apakah itu?

3

Orochimaru

Sang Guru: Sarutobi Hiruzen

Orochimaru muda tergabung dalam tim Sarutobi bersama dengan Jiraiya dan Tsunade. Mereka mendapatkan julukan tiga sannin dalam Perang Dunia Shinobi Kedua karena kehebatan mereka meski masih muda. Orochimaru juga mempunyai kepribadian yang unik, suka bereksperimen, namun memiliki kecerdasan di atas rata-rata. Setelah menjadi shinobi pelarian, Orochimaru kembali ke Konoha untuk mengacaukan desa.

Menyamar sebagai Kazekage Keempat, dia memulai penyerangan saat ujian chunin. Sebagai Hokage yang bertanggung jawab, Sarutobi harus menghentikan Orochimaru. Orochimaru menggunakan jutsu terlarang, Edo Tensei, dan membangkitkan Hashirama dan Tobirama.

Menyadari hal tersebut, Sarutobi menggunakan jutsu Dewa Kematian, yang artinya akan mengorbankan dirinya sendiri. Benar demikian, Sarutobi tewas saat menghentikan Orochimaru dan berhasil membuat tangannya lumpuh dengan jutsu Dewa Kematian tersebut. Sarutobi pun meninggal dengan tersenyum.


Bagaimana menurut kalian? Bukankah murid diajarkan untuk selalu menghormati gurunya? Di sisi lain, terlihat bahwa guru-guru tersebut berhasil mendidik murid-muridnya bahkan sampai melebihi kemampuan gurunya.

Diedit oleh Fachrul Razi


SHARE
Previous articlePersiapkan Tisu, Visual Novel Little Busters! Akan Rilis di Steam!
Next articleReview Kumpulan Cerpen Tenebrae: Buku Ringan Berisi Tiga Kisah Horor Unik