Kamen Rider Build Episode 3: Faust, Ilmuwan Jahat!

Build Episode 3 agaknya memperkuat posisinya sebagai serial Kamen Rider era Heisei bagian kedua yang terbaik… Paling tidak, sampai saat ini.

3

Sifat Asli Sento

Pada ulasan episode pertama Kamen Rider Build, penulis sempat menuliskan bahwa Sento tampak seperti anti-hero, bahwa tujuan utamanya bukan untuk menyelamatkan orang lain tapi untuk mencari ingatannya yang hilang. Lewat episode ini dan episode minggu lalu, pendapat tersebut dipatahkan dengan keras.

Saat Misora dalam mode net idol mengetahui ada Smash yang muncul, Sento segera pergi untuk menghentikan Smash tersebut. Padahal jika mereka menemukan Nabeshima, Sento memiliki peluang yang lebih besar untuk mengetahui hal-hal yang terjadi sebelum ingatannya hilang. Bahkan, Ryuuga langsung menanyakan hal tersebut kepada Sento:

Mana yang lebih penting? Ingatanmu, atau menolong orang lain sebagai build?

Dengan senyuman dan rasa percaya diri yang tinggi, Sento menjawab: Build.

Hal ini sebenarnya sudah dipertegas pada episode sebelumnya dimana Sento berusaha untuk memberikan waktu untuk kekasih Ryuuga agar mampu bicara, alih-alih langsung mengalahkannya. Pada episode ini, hal tersebut semakin diperjelas dengan sebuah percakapan kecil antara Sento dan Ryuuga saat dikepung musuh.

Jadi, nampaknya penulis harus meralat sesuatu. Sento adalah karakter utama dengan tingkat kepahlawanan yang luar biasa.

4

Debut HawkGatling

Wujud favorit penulis akhirnya mengembangkan sayapnya di episode ini untuk melawan Smash yang kemungkinan besar menjadi full bottle untuk Ninja. Best Match-nya adalah full bottle elang dan gatling gun. Slogan yang dikeluarkan oleh sabuknya adalah “tenkuu no abarenbou” yang bisa diartikan sebagai “si gegabah dari angkasa”.

Tidak seperti GorillaMond di episode sebelumnya yang fokus pada kekuatan, wujud HawkGatling nampaknya mengkhususkan dirinya pada akurasi dan serangan yang mampu menghabisi banyak musuh sekaligus.

5

Kemunculan Blood Stark

Build episode 3 menunjukkan musuh lainnya yang harus dihadapi oleh Build: Blood Stark. Bentuk yang digunakan Blood Stark sebenarnya mirip dengan Night Rogue, tapi kali ini motif utamanya adalah kobra, bukannya kelelawar. Belum diketahui apakah mereka adalah orang yang sama, atau orang yang berbeda. Kalau berbeda, berarti Build harus menghadapi 2 musuh yang cukup kuat.

Meskipun kali ini hanya muncul dalam waktu singkat, ada kemungkinan pada episode minggu depan Blood Stark akan menampilkan wujudnya secara lebih jelas.

Yang agak unik adalah baik Blood Stark dan Night Rogue dua-duanya memiliki motif yang sering dikaitkan dengan musuh-musuh awal dalam serial Kamen Rider lainnya: kelelawar dan kobra, hanya kurang laba-laba saja.

Apakah ini adalah tribute untuk seri-seri lama? Ataukah ini merupakan sebuah foreshadowing bahwa mereka sebenarnya bahkan bukan musuh utama dalam seri ini? Jika memang mereka bukan musuh utama, maka kira-kira siapa yang cocok menjadi musuh utamanya?


Build episode 3 menurut penulis terasa jauh lebih santai jika dibandingkan dengan episode-episode sebelumnya. Meski begitu, bukan berarti episode ini jelek. Bahkan jika dibandingkan dengan 2 episode lainnya, Build episode 3 menurut penulis pribadi adalah episode terbaik dari serial ini.

Oh iya, buat kalian yang suka streaming setiap hari minggu pagi, jangan lupa kalau pada tanggal 1 Oktober Kamen Rider akan pindah jam tayang. Jika biasanya jam setengah 6 pagi WIB, kini akan tayang jam 7 pagi WIB.

Diedit oleh Snow


Suka bermain Mobile Legends, Free Fire, PUBG Mobile, dan Chess Rush? Baca GGWP.ID untuk meningkatkan skill kamu agar lebih jago!
TENTANG PENULIS
radityadji

Penulis. Menghabiskan sebagian besar waktunya membaca dan menulis hanya karena hal tersebut asyik. Bisa dihubungi lewat twitter di twitter.com/radityadji. Sering juga foto-foto dan diunggah ke instagram di instagram.com/radityadji. Harusnya, bisa diajak ngobrol kok.