Pembahasan Dragon Ball Super 111: Usaha Hit Menghabisi Jiren

Dragon Ball Super 111 melanjutkan duel dream match pekan lalu: Hit melawan Jiren. Apakah petarung andalan Universe 6 ini mampu menundukkan Jiren?

Pembahasan Dragon Ball Super 111 ini jelas mengandung spoiler. Jadi kalau kamu tidak mau terkena bocoran, maka tidak dianjurkan untuk melanjutkan membaca.

Tapi kalau kamu sudah menonton, tidak keberatan spoiler, atau sekedar tidak ingin ketinggalan perkembangan statistik eliminasi Tournament of Power, silakan baca lanjutannya di bawah.

1

Lanjutan Duel Hit vs Jiren

dragon ball super 111

Baca Juga

Hit terbukti adalah salah satu petarung paling pemberani di Universe 6. Jiren baru saja membuktikan dirinya mampu menghadapi Goku hingga Ultra Instinct pudar. Tapi Hit tetap punya nyali untuk mencoba melawan Jiren, yang tampaknya adalah makhluk terkuat di semua semesta tersisa.

Hasilnya? Mengingat Jiren sepertinya mampu menghabisi musuh yang bukan Goku dalam satu pukulan, Hit berhasil memberi perlawanan seru di Dragon Ball Super 111. Serangannya tidak mampu menyakiti Jiren, namun ia berhasil bertahan lama dengan mengandalkan Time Skip dan pertahanan.

Pembahasan Dragon Ball Super 110: Goku Mencapai Level Kekuatan yang Ditakuti Dewa!

Di Dragon Ball Super 110, Goku akhirnya bisa menyaingi Jiren! Tidak tanggung-tanggung, ia meraih level kekuatan yang membuat Dewa Kehancuran takut!
Baca Juga

Dalam satu momen, Hit bahkan berhasil meninju Jiren hingga mental dan membekukan waktu makhluk itu. Itu prestasi yang luar biasa, mengingat Goku saja membutuhkan Ultra Instinct untuk bisa mendaratkan pukulan ke Jiren.

Sayangnya, itu tidak cukup.


Jiren tetap dapat memaksa tubuhnya bergerak, walau waktunya dibekukan. Ini membuat Hit sadar ia tidak akan bisa mengunci Jiren hingga turnamen berakhir.

Hit pun mencoba mengerahkan segenap kekuatannya untuk menghancurkan Jiren. Tapi Jiren justru dapat mengatasi serangan Hit dan keluar dari kekangan waktu. Setelah itu, Hit pun tereliminasi. Universe 6 kehilangan petarung terbaik mereka.

Yep, Caulifla mungkin adalah Saiyan genius yang mampu mencapai Super Saiyan hanya dengan kecerdasannya. Ia lalu mampu mencapai Super Saiyan 2 dan diprediksi akan meraih Super Saiyan 3 di turnamen.

Lalu ada Kale, yang pernah membuat Jiren terpaksa bergerak untuk menangani. Tapi dibanding mereka semua, Hit memiliki sifat pragmatis dan pengalaman sebagai pembunuh bayaran yang lebih teruji. Karenanya, bisa dibilang dia itu adalah tumpuan utama Universe 6.

Dengan tersingkirnya Hit, mampukah Kale, Caulifla, dan Cabba menggantikan posisinya? Ataukah dengan begini maka Universe 6 dipastikan akan lenyap?


Bukan itu saja hal menarik yang terjadi di Dragon Ball Super 111. Baca lanjutannya di halaman kedua!

1
2
3

SHARE
Previous articleGameStart 2017, Evolusi Masif dari Event Game Terbesar Asia Tenggara!
Next articleYoko Taro: “Aku Ingin Membuat Film Dewasa Setidaknya Sekali!”
Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.