Inilah Urutan Film Terbaik Joko Anwar yang Harus Kamu Tonton!

film terbaik joko anwar

Jika harus menyebut satu sutradara terbaik Indonesia saat ini, mungkin nama Joko Anwar yang akan berada diingatanmu. Bagaimana tidak, pria kelahiran Medan ini selalu berhasil menelurkan karya-karya luar biasa. Nah kira-kira, mana film terbaik Joko Anwar hingga saat ini?

6

A Copy of My Mind

Meski dikenal sebagai sutradara yang kerap melahirkan film-film bertema thriller, tapi jangan remehkan kemampuan Joko Anwar saat menggarap film bernuansa cinta. Hal itu terlihat dalam film A Copy of My Mind yang dirilis tahun 2015 lalu.

Filmnya sendiri menceritakan kisah Sari (Tara Basro), seorang wanita yang mencoba peruntungannya bekerja di Jakarta sebagai spa therapist di salah satu salon. Hidup serba berkecukupan, satu-satunya hiburan yang bisa dinikmati Sari adalah menonton film yang ia beli di toko film bajakan.

Hobinya menonton film bajakan akhirnya membawa Sari bertemu dengan Alek (Chicco Jerikho) yang berprofesi sebagai penerjemah dan pembuat subtitle dari DVD bajakan. Pertemuan keduanya pun membawa penonton mengarungi bagaimana realita kehidupan di Jakarta yang begitu pelik. Bahkan Sari dan Alek harus terjebak dalam intrik politik pejabat negara.

Meski tak mendulang banyak penonton di Tanah Air, film A Copy of My Mind cukup sukses di pentas internasional. Film ini mampu menembus  seleksi Toronto International Film Festival (TIFF) dan Venice Film Festival 2015 di Italia. TIFF sendiri merupakang festival film yang sangat prestisius di dunia dan setiap tahunnya dihadiri sekitar 400 ribu orang.

Lewat film ini juga, Joko Anwar sukses menyabet sutradara terbaik di ajang Festival Film Indonesia 2015.

5

Pengabdi Setan

Film terbaik Joko Anwar selanjutnya adalah Pengabdi Setan. Film reboot dari film horor klasik keluaran tahun 80-an dengan judul yang sama ini sukses mendulang atensi penonton film Tanah Air, khususnya film horor.

Pengabdi Setan versi anyar ini menceritakan tentang sebuah keluarga kecil yang mengalami keterpurukan di tahun 1981. Sang Ibu, yang sebelumnya seniman dan penyanyi terkenal kini mendadak sakit selama 3 tahun. Karena tak ada lagi pemasukan dan perlunya biaya pengobatan, mereka pun hidup serba kekurangan.

Mereka tinggal di rumah neneknya yang berada di tengah hutan dekat areal pemakaman, menambah suasana mencekam di keluarga ini. Akhirnya, sang Ibu meninggal secara misterius setelah sakit bertahun-tahun, meninggalkan keluarganya. Namun kematian sang ibu adalah awal malapetaka yang terjadi.

Tak hanya menonjolkan teror horor yang membuat penonton terkaget-kaget, film arahan sutradara Joko Anwar ini juga seakan mengajak penonton berpikir seputar misteri yang dihadirkan.

Ya, mungkin kamu sedikit dibuat penasaran dengan beberapa adegan yang ditampilkan namun tidak dijelaskan secara gamblang. Joko Anwar seperti mengajak penonton untuk mencari tahu jawabannya sendiri lewat petunjuk-petunjuk kecil.

Sejak dirilis tanggal 28 September lalu, film Pengabdi Setan sudah merup lebih dari 2,8 juta penonton dan digadang-gadang sebagai film Indonesia terlaris tahun 2017.

Selain itu, Pengabdi Setan juga menorehkan prestasi gemilang di ajang Festival Film Indonesia 2017. Pasalnya, film yang dibintangi Tara Basro ini sukses menyabet 13 nominasi.

4

Modus Anomali

Tak banyak film thriller Indonesia yang membuat penontonnya berpikir sepanjang film. Pengalaman itu yang mungkin akan kamu rasakan ketika menyaksikan film terbaik Joko Anwar berjudul Modus Anomali.

Dirilis tahun 2012, film ini mengisahkan John Evans (Rio Dewanto) yang tiba-tiba terbangun di sebuah hutan belantara. Di tengah kebingungannya, ia berusaha mengingat-ingat apa yang telah terjadi kepadanya hingga bisa terlantar seorang diri.

Pencariannya itu akhirnya menuntunnya ke sebuah rumah. Di sana, John menemukan rekaman video yang memperlihatkan istrinya dibunuh oleh orang misterius. Ia pun sadar jika di dalam hutan, anak-anaknya juga sedang dalam masalah besar. John berusaha menyelamatkan mereka, namun ada misteri besar di balik semua kejadian ini.

Modus Anomali memiliki kemasan luar biasa untuk menjadi salah satu film Indonesia terbaik. Punya alur cerita yang kuat, akting prima dari Rio Dewanto, dan tentu saja sisi sinematografi yang menggunakan shaky cam yang terus mengikuti pergerakan Rio Dewanto sehingga seakan penonton benar-benar sedang berada di dalam film.

Penasaran dengan urutan tiga besar film terbaik Joko Anwar? Cek di halaman selanjutnya!