Waduh, Middle Earth Shadow of War berhasil di-Crack dalam 24 Jam!

Middle Earth Shadow of War DRM

Dalam kurun waktu 24 jam setelah dirilis, para cracker berhasil menjebol pertahanan Middle Earth Shadow of War.

Baca Juga

Sebagai lanjutan dari Shadow of MordorMiddle Earth Shadow of War telah menerima respon positif dari gamer. Dengan rating 9/10 di Steam Store dan pujian yang diterima dari media besar, tidak heran apabila para cracker ingin coba menjebol game ini. Dan hanya dalam kurun waktu 24 jam, crack dari Shadow of War sudah dapat diakses oleh ribuan pemain.

Shadow of War menawarkan sejumlah fitur yang menarik untuk dieksplorasi gamer, contohnya adalah nemesis system. Dengan sistem ini, beberapa orc yang memiliki personalitasnya sendiri akan mengingat apa yang telah pemain lakukan. Pemain hampir membunuh orc tersebut namun ia kabur? Pada playthrough selanjutnya ia akan kembali menyimpan rasa dendam terhadap pemain. Fitur ini sudah khas dimiliki oleh Middle Earth sejak 2014.

Booth Tour GameStart 2017: PlayStation Unjuk Gigi, Kini Bukan Hanya eSports!

Tanpa kehadiran Microsoft, PlayStation semakin unjuk gigi di GameStart 2017. Bukan hanya satu, melainkan dua booth sekaligus plus satu area eksklusif!
Baca Juga

Namun, semua fitur yang ditawarkan, baik open-world maupun nemesis system ternyata tidak menutup fakta bahwa Shadow of War menyimpan satu masalah yang telah menghantui game masa kini, yaitu microtransactions dan lootbox. Hal ini sudah menjadi kontroversi mengingat sistem seperti ini dianggap judi dan merusak game. Bahkan, hal ini membuat badan ESRB harus turun tangan menanggapi keluhan gamers.

Disamping semua masalah itu, kasus tersebut tidak menurunkan minat pemain untuk memainkannya, bahkan dengan cara ilegal sekalipun. Hal ini membuat para cracker turun tangan mencoba menjebol pertahanan Shadow of War, yang dengan cepatnya bobol hanya dalam hitungan 24 jam saja. Kok cepat sekali?

Middle Earth Shadow of War DRM


Sistem DRM yang paling kontroversial saat ini, Denuvo, ternyata adalah sistem proteksi yang digunakan pada Shadow of War. Sistem yang terkesan memaksakan ini mengharuskan pemain untuk mengaktivasi game secara online setiap 24 jam dan banyak yang mengeluhkan Denuvo selalu meninggalkan file sampah apabila game yang tidak diinginkan telah di-uninstall. Dan gawatnya, ada desas-desus yang mengatakan Denuvo mengurangi performa pada game.

Dalam perjalanannya, telah banyak game dengan sistem Denuvo yang telah dibobol, dan masih banyak saja pengembang yang menggunakan Denuvo, bahkan untuk Shadow of War sekalipun. Pergerakan yang signifikan ini menandakan bahwa Denuvo sudah saatnya harus dimatikan mengingat proses cracking yang dibutuhkan semakin sedikit.

Dengan semakin lemahnya pertahanan Denuvo, sudah saatnya para pengembang untuk membuang Denuvo dan mengganti DRM yang lebih user-friendly.

Diedit oleh Fachrul Razi


SHARE
Previous article5 Hero Mobile Legends Termahal yang Paling Baik Untuk Kamu Mainkan!
Next articleSimak Cerita Gagagigo, Monster Yu-Gi-Oh yang Punya Kisahnya Sendiri!
Penggemar berat game racing. Telah jatuh ke dalam jurang FFXIV hingga isi dompet kosong berkat FFXIV Complete Edition.