Remake terbaru Rurouni Kenshin kembali hadir dalam kisah baru yaitu Hokkaido Arc. Jika pada serial sebelumnya Nobuhiro Watsuki menceritakan kembali petualangan Kenshin dari awal perjalanan mengembaranya, maka serial ini mengambil setting waktu enam tahun kemudian.

Baca Juga

Melanjutkan kisah orisinalnya yang tamat di volume ke 28 dulu, Kenshin dan Kaoru telah menikah dan memiliki anak. Dojo Kamiyakasshin kembali ramai dan dipimpin oleh Yahiko sebagai asisten pengajar. Mereka menerima dua murid baru yang masih berusia enam belas tahun, Ashitaro Hasegawa dan Alan Inoue. Keduanya akan mengambil peran penting dalam serial terbaru ini.

Penasaran dengan mereka? Yuk kenalan dengan Ashitaro dan Alan.

Ashitaro Hasegawa


Ashitaro adalah seorang anak yatim piatu yang terlahir di kota Hasegawa, perfektur Niigata. Kehidupannya yang keras di gunung membuatnya melakukan segala cara untuk mendapatkan makanan. Dia memiliki prinsip kau harus makan untuk hidup.

Makoto Shishio menangkap basah Ashitaro menyusup ke markas dan memakan semua makanan ketika mereka sedang berendam. Bukannya ketakutan, Ashitaro justru menantang balik Shishio. Shishio kagum dengan keberaniannya dan mengajaknya bergabung dengan pasukannya dengan syarat dia harus bertambah kuat atau dia akan menghabiskan seumur hidupnya di tempat yang mengerikan.

Pembahasan Rurouni Kenshin: Hokkaido Arc 1, Dimulainya Petualangan Baru Kenshin Himura

Kamu fan Kenshin Himura? Kalau begitu kabar baik nih, petualangan Kenshin telah dimulai di Hokkaido Arc 1! Hal menarik apa yang terjadi di bab ini?
Baca Juga

Setelah Shishio meninggal dan pasukannya bubar, Ashitaro tinggal di kampung orang terbuang sampai dia tertangkap polisi karena makan tanpa membayar. Dia dipenjara di Kosuge, Tokyo selama lima tahun. Setelah dibebaskan, Ashitaro bertemu dengan seorang gadis bernama Asahi. Darinya Ashitaro mengetahui bahwa para mantan bawahan Shishio sedang memburunya karena menginginkan harta karun yang telah dicurinya ketika markas hancur.

Ashitaro sangat kuat dalam berkelahi untuk anak seumurannya. Dia bisa mengalahkan Kanbara, mantan bawahan Shishio yang bertubuh besar dan kuat dengan hanya memakai ujung tombak yang digigit di mulutnya. Tidak hanya Kanbara, Ashitaro juga berani melawan bos Asahi. Dia hampir menarik pedang untuk membunuhnya.

       

Meskipun kuat, pemarah dan keras kepala, Ashitaro sangat polos. Dia percaya ajakan Alan untuk memulai hidup benar di era Jepang yang baru. Alan adalah teman pertamanya setelah keluar dari penjara. Memiliki nasib sama dengan Ashitaro, membuat mereka bekerja sama untuk menjual harta yang diincar oleh para sisa pasukan pemberontak.

Harta itu tidak lain adalah pedang kesayangan Makoto Shishio, Mugenjin. Ashitaro juga setia kawan, dia membela Alan ketika Yutaro menuduhnya berbohong. Ashitaro bahkan mempertahankan mati-matian pedang Mugenjin karena dia percaya pedang itu akan menolongnya dan Alan untuk menjalani kehidupan baru. Ketika melihat Alan dipermalukan, Ashitaro sangat marah dan bersiap untuk menarik Mugenjin keluar dari sarungnya.

Ashitaro sangat suka makan dan dia bisa memakan apapun termasuk makanan sisa. Sisa Makanan dari tempat sampah Akabeko dan onigiri Asahi yang sudah jatuh juga nyaris dimakannya. Ashitaro juga buta huruf dan malas belajar.

Berkat Kenshin, Ashitaro bisa lolos dari serangan pasukan pemberontak. Bersama Alan, keduanya menjadi murid dojo Kamiyakasshin.

Ashitaro masih belum berhenti membuat ulah meskipun sudah dalam pengawasan Kamiyakasshin. Dia membuat kerusuhan dengan polisi dalam Hokkaido Arc chapter 1. Dari sanalah Kenshin menyadari kalau Ashitaro memiliki potensi menjadi penerus Makoto Shishio.


Untuk profil si bule Alan, cek halaman kedua!